YLKI Soroti Lemahnya Pengawasan Solar Subsidi di Jambi, Antrean SPBU Belum Teratasi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua YLKI Provinsi Jambi, Ibnu Kholdun.( poto : jambione )

Ketua YLKI Provinsi Jambi, Ibnu Kholdun.( poto : jambione )

Kota Jambi, oegopost.id – Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU Kota Jambi kembali menjadi perhatian publik. YLKI Provinsi Jambi menilai persoalan tersebut muncul karena pengawasan solar subsidi belum berjalan maksimal sehingga distribusi BBM bersubsidi belum tepat sasaran.

Ketua YLKI Provinsi Jambi, Ibnu Kholdun, mengatakan dugaan pelangsiran dan penyalahgunaan solar subsidi masih terjadi di lapangan. Kondisi itu membuat masyarakat yang berhak menerima subsidi mengalami kesulitan memperoleh BBM.

YLKI melihat antrean kendaraan yang terus muncul sebagai tanda pengawasan distribusi belum efektif. Organisasi itu juga menyoroti dugaan kendaraan yang melakukan pengisian solar subsidi berulang kali di SPBU yang berbeda.

YLKI meminta pemerintah daerah memperketat pengawasan langsung di area SPBU. Organisasi tersebut menilai petugas perlu hadir untuk mengontrol antrean dan memastikan penyaluran solar subsidi sesuai ketentuan.

Petugas dapat memantau antrean kendaraan, memeriksa penggunaan barcode, dan mengawasi proses pengisian BBM subsidi. Langkah itu juga dapat menekan peluang terjadinya penyalahgunaan distribusi.

Menurut YLKI, pengawasan yang berjalan konsisten akan membantu memperbaiki pola distribusi. Masyarakat yang benar-benar membutuhkan subsidi pun dapat memperoleh layanan dengan lebih mudah.

Baca Juga :  Wali Kota Sungai Penuh Hadiri Pergelaran Seni Budaya Luhah Rio Tamengung Jelang Kenduri Sko 2026

Tempat Penampungan BBM Ikut Disorot

Selain menyoroti kondisi di SPBU, YLKI juga mengkritik keberadaan tempat penampungan BBM yang di duga masih beroperasi di Kota Jambi. Organisasi tersebut menilai lokasi penampungan memiliki keterkaitan dengan praktik penyalahgunaan BBM subsidi.

Ibnu Kholdun menegaskan aparat tidak cukup hanya menindak pelangsir di lapangan. Aparat juga perlu mengejar pihak yang di duga menampung BBM subsidi dalam jumlah besar.

“Kalau tempat-tempat penampungan itu di tertibkan, aktivitas pelangsiran tentu akan berkurang. Penindakan jangan hanya menyasar pelangsir di lapangan, tetapi juga pihak-pihak yang di duga menampung BBM subsidi dalam jumlah besar,” ujarnya.

YLKI juga meminta aparat penegak hukum menggelar razia secara rutin dan terbuka terhadap lokasi penampungan yang diduga ilegal. Organisasi itu menilai langkah tersebut dapat memutus pola penyalahgunaan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Pemkot Jambi Tetap Awasi Antrean SPBU

Pemerintah Kota Jambi memastikan tim gabungan dan satuan tugas tetap mengawasi kondisi antrean kendaraan di SPBU.

Baca Juga :  Patroli SPBU Polda Jambi Antisipasi Dampak Kenaikan BBM

Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi, Amran, mengatakan petugas akan turun ketika antrean kendaraan memicu kemacetan atau menumpuk di kawasan SPBU. Pemerintah menjalankan pengawasan secara insidentil sesuai situasi di lapangan.

Amran juga menjelaskan Surat Edaran Wali Kota Jambi Nomor 19 Tahun 2025 tentang Pengaturan Penggunaan Bahan Bakar Solar untuk Kendaraan Roda Enam atau Lebih di SPBU wilayah Kota Jambi masih berlaku karena belum ada regulasi pengganti.

YLKI berharap pemerintah memperkuat pengawasan agar distribusi solar subsidi benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima.

Organisasi tersebut menilai pengawasan yang lebih ketat dan penertiban yang berjalan berkelanjutan dapat mengurangi antrean kendaraan di SPBU Kota Jambi.

Persoalan distribusi BBM subsidi tidak hanya berkaitan dengan pasokan, tetapi juga menyangkut pengendalian di lapangan. Karena itu, YLKI mendorong seluruh pihak meningkatkan pengawasan agar antrean solar tidak terus berulang.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PWI Jambi Benahi Data Anggota, Ridwan Agus Targetkan Organisasi Makin Profesional
Wali Kota Sungai Penuh Apresiasi Sunatan Massal Minker-JS ke-13
Nobar Piala Dunia 2026 Jambi Libatkan UMKM, Pemprov Siapkan Dua Lokasi Strategis
Pemkab Merangin Bentuk Tim Terpadu, Kawasan Inti Geopark Merangin Jadi Prioritas Sterilisasi dari PETI
Pemotongan Dana Desa 2026 untuk KDMP Berdampak, Pembangunan Desa di Batang Hari Tertunda
Detik-detik Fajri Tenggelam di Sungai Tembesi, Bocah 8 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian
Alfin Tetapkan Pimpinan BAZNAS Kota Sungai Penuh Periode 2026–2031
Bus PO Al Hijrah Tabrak Kendaraan Parkir di Tebo, Diduga Hilang Kendali Usai Hantam Trotoar
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:00 WIB

PWI Jambi Benahi Data Anggota, Ridwan Agus Targetkan Organisasi Makin Profesional

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:22 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Apresiasi Sunatan Massal Minker-JS ke-13

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:00 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Jambi Libatkan UMKM, Pemprov Siapkan Dua Lokasi Strategis

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:00 WIB

Pemkab Merangin Bentuk Tim Terpadu, Kawasan Inti Geopark Merangin Jadi Prioritas Sterilisasi dari PETI

Senin, 6 Juli 2026 - 22:00 WIB

Pemotongan Dana Desa 2026 untuk KDMP Berdampak, Pembangunan Desa di Batang Hari Tertunda

Berita Terbaru