Jambi, oegopost.id – Universitas Baiturrahim mencetak pencapaian baru dalam dunia pendidikan tinggi di Provinsi Jambi.
Kampus tersebut kini menjadi Migran Center tunggal di Jambi setelah mendapat penunjukan langsung dari Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).
Rektor UBR Jambi, Dr. Filius Chandra, mengumumkan kabar itu saat Sidang Terbuka Senat Wisuda ke-IV pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Penunjukan tersebut membawa peran baru bagi UBR Jambi. Kampus tidak hanya meluluskan sarjana, tetapi juga menyiapkan tenaga kerja profesional untuk pasar internasional.
Dr. Filius Chandra menyebut pencapaian itu sebagai langkah besar bagi pendidikan di Jambi.
Menurutnya, kementerian hanya memilih sedikit perguruan tinggi di Indonesia untuk menjalankan fungsi Migran Center.
Beberapa kampus besar nasional juga masuk dalam jaringan tersebut. Di antaranya ialah Universitas Indonesia dan Universitas Negeri Padang.
Permudah Proses Kerja ke Luar Negeri
Kehadiran Migran Center memberi kemudahan bagi masyarakat Jambi. Lulusan SMK dan perguruan tinggi kini bisa mengurus kebutuhan kerja luar negeri langsung di daerah sendiri.
Sebelumnya, banyak calon pekerja migran harus pergi ke Palembang atau Pekanbaru untuk mengurus administrasi dan pemeriksaan kesehatan.
Kini, UBR Jambi menghadirkan layanan satu pintu atau One-Stop Service. Kampus menyediakan pelatihan sesuai standar industri internasional dan kurikulum kementerian.
Pihak kampus juga mengadakan psikotes dan pembinaan mental kerja. Seluruh proses berlangsung di lingkungan kampus agar peserta lebih mudah mengakses layanan.
Untuk pemeriksaan kesehatan, UBR Jambi memanfaatkan fasilitas Rumah Sakit Baiturrahim. Rumah sakit tersebut melayani Medical Check-Up resmi bagi calon pekerja migran.
Dr. Filius Chandra menilai sistem itu mampu mempersingkat birokrasi. Sistem tersebut juga membantu masyarakat mendapatkan akses kerja luar negeri secara aman dan legal.
Siapkan Lulusan Masuk Pasar Global
Sebelum mendapat status Migran Center, UBR Jambi lebih dulu mengirim sejumlah lulusan ke Jepang. Kini, kampus memiliki peluang lebih luas untuk menyalurkan tenaga kerja ke berbagai negara maju.
UBR Jambi terus menghubungkan pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja internasional. Kampus ingin memastikan lulusan memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri global.
Melalui program tersebut, kampus tidak hanya menyerahkan ijazah kepada wisudawan. UBR Jambi juga membuka jalan karier bagi lulusan agar mampu bersaing di tingkat internasional.
Keberadaan Migran Center diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Jambi. Program ini juga membuka peluang kerja yang lebih luas bagi generasi muda daerah.(ar)









