Jambi, oegopost.id – Uji kompetensi jasmani Akpol menjadi tahap penting dalam seleksi calon taruna dan taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Panda Polda Jambi 2026 yang digelar di Stadion Tri Lomba Juang KONI Kota Jambi, Jumat (22/5/2026).
Sebanyak 38 peserta mengikuti rangkaian tes fisik dalam uji kompetensi jasmani Akpol yang menentukan kesiapan mereka untuk melanjutkan pendidikan kepolisian.
Seleksi Ketat di Stadion KONI Jambi
Polda Jambi menggelar uji jasmani Akpol dengan pengawasan langsung dari jajaran pimpinan. Kapolda Jambi bersama pejabat utama turun langsung memantau jalannya tes sejak pagi.
Para peserta datang dengan semangat tinggi meski harus menghadapi tes fisik yang cukup berat. Panitia menekankan bahwa seluruh proses berjalan terbuka dan berdasarkan kemampuan masing-masing peserta.
Tes ini menjadi bagian penting untuk menyaring calon taruna yang siap secara fisik sebelum memasuki pendidikan di Akademi Kepolisian.
Rangkaian Tes Fisik yang Dijalani Peserta
Panitia membagi tes menjadi tiga bagian utama. Pada Kesamaptaan A, peserta berlari selama 12 menit untuk mengukur daya tahan tubuh.
Pada Kesamaptaan B, peserta menjalani pull up, chinning, sit up, push up, dan shuttle run. Sementara itu, Kesamaptaan C menguji kemampuan renang.
Setiap peserta berusaha menunjukkan hasil terbaik karena panitia langsung menilai performa di setiap tahapan.
Seorang panitia di lokasi menegaskan bahwa penilaian berlangsung objektif.
“Semua peserta kami nilai berdasarkan kemampuan masing-masing, tanpa perlakuan khusus,” ujarnya.
Prinsip BETAH Jadi Dasar Seleksi
Polda Jambi menjalankan seluruh proses seleksi dengan prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.
Kabid Humas Polda Jambi menegaskan bahwa uji jasmani Akpol menjadi tahap penting yang tidak bisa dianggap ringan.
“Peserta harus mengikuti semua tahapan dengan maksimal dan tetap menjaga sportivitas,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa panitia tidak memberi ruang untuk pungutan liar maupun percaloan dalam proses seleksi.
Polda Jambi terus mendorong lahirnya calon anggota Polri yang sehat, disiplin, dan berintegritas. Mereka menilai kesiapan fisik sebagai syarat dasar sebelum peserta masuk pendidikan Akpol.
Dengan sistem seleksi yang ketat, Polda Jambi ingin memastikan hanya peserta terbaik yang bisa melanjutkan ke tahap berikutnya.
Proses ini juga memperkuat transparansi rekrutmen Polri agar masyarakat tetap percaya pada sistem seleksi yang berjalan.
Penutup
Uji jasmani Akpol di Polda Jambi menilai lebih dari sekadar kemampuan fisik. Panitia juga menguji mental, disiplin, dan sportivitas peserta.
Dari 38 calon taruna, hanya mereka yang konsisten dan siap yang akan melanjutkan ke tahap berikutnya di Akademi Kepolisian.(ar)









