Jambi, oegopost.id – SPBU baru Hj Ernawati diresmikan di Desa Simpang Karmeo pada Jumat (21/8/2026) setelah ia bertahun-tahun sukses merantau. Tokoh yang menjabat Ketua Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Provinsi Jambi ini mulai mengarahkan fokus investasinya ke tanah kelahiran.
Sebelumnya, pengusaha perempuan ini berkecimpung dalam bisnis perhotelan, katering, hingga layanan tiket penerbangan umrah. Pengalaman tinggal lama di Mekkah dan Mesir membentuk perjalanan kariernya sebelum kembali membangun perekonomian daerah.
Warga Simpang Karmeo Sambut Kehadiran SPBU Baru
Pengguntingan pita menandai pembukaan fasilitas pengisian bahan bakar yang sudah lama dinantikan masyarakat sekitar. Sekretaris Desa Simpang Karmeo mengapresiasi kehadiran stasiun pengisian ini karena memudahkan warga mendapatkan akses BBM.
Fasilitas baru tersebut menjadi alternatif penting bagi para pengendara agar tidak perlu mengantre panjang. Ernawati berharap keberadaan tempat pengisian BBM ini memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi seluruh pengguna kendaraan.
Dukungan Tokoh Masyarakat Terhadap Langkah Sosial Ernawati
Tokoh masyarakat bernama Sasmi turut menyampaikan kebanggaannya atas investasi yang berdampak langsung bagi warga Jambi. Menurutnya, rekam jejak Ernawati selama ini memang lebih dominan berfokus pada kegiatan keumatan dan kemasyarakatan.
Sasmi menilai unit usaha ini bernilai ekonomi tinggi sekaligus menjadi sarana penambah pahala. Keberadaan bisnis yang menopang kegiatan sosial memperkuat manfaat keberadaan pengusaha lokal bagi masyarakat luas.
Komitmen Pembagian Keuntungan SPBU Untuk Program ISMI
Saat memberikan sambutan, Ernawati meminta masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan dan keamanan area stasiun pengisian. Ia menegaskan bahwa operasional fasilitas ini membawa misi sosial yang sangat besar bagi organisasi.
Selama ini, ISMI Jambi memiliki berbagai program bantuan yang menyasar anak yatim serta kaum dhuafa. Organisasi tersebut juga menaruh perhatian serius pada pengembangan dan operasional rumah-rumah tahfiz di wilayah Jambi.
Ernawati menekankan pentingnya kemandirian finansial agar program sosial organisasi dapat berjalan terus-menerus tanpa henti. Menurutnya, organisasi kemasyarakatan tidak boleh hanya mengandalkan sumbangan insidental untuk membiayai agenda-agenda sosial mereka.
Dengan tegas, Ernawati berkomitmen mengalokasikan 50 persen keuntungan usahanya untuk membiayai kegiatan keagamaan dan bantuan sosial. Komitmen alokasi dana tersebut diperuntukkan bagi kesejahteraan anak yatim, warga miskin, serta pembinaan rumah tahfiz.
Langkah ini menandai babak baru perjalanan bisnis Ernawati yang bertekad mendedikasikan hasil usahanya demi kepentingan umat. Ia memohon doa dan dukungan seluruh warga agar stasiun pengisian bahan bakar ini beroperasi dengan lancar.(ar)









