Bungo, oegopost.id – UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bungo menggelar Forum Konsultasi Publik demi mengevaluasi sekaligus membenahi pelayanan publik Samsat Bungo. Oleh karena itu, kegiatan strategis ini berlangsung secara terbuka di Ruang Rapat Samsat Kabupaten Bungo pada Senin pagi.
Selain itu, jajaran pimpinan UPTD PPD Kabupaten Bungo memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat koordinasi antarinstansi. Pihaknya juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kritik, dan saran konstruktif.
Langkah Strategis Samsat Bungo Tingkatkan Kualitas Layanan Masyarakat
Kepala UPTD PPD Kabupaten Bungo Iskandar Muda menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap masukan masyarakat. Sebab, pihak manajemen menjadikan seluruh kritik publik sebagai bahan evaluasi mendasar untuk memperbaiki kinerja layanan harian.
Selanjutnya, Iskandar menekankan bahwa pengelola layanan publik wajib melakukan pembenahan internal secara berkelanjutan. Langkah ini bertujuan agar proses administrasi warga dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan nyaman.
Persiapan Matang UPTD PPD Bungo Hadapi Penilaian KemenPAN-RB
Di sisi lain, forum diskusi ini menjadi bagian penting dari persiapan matang UPTD PPD Samsat Kabupaten Bungo. Pasalnya, pihak Samsat sedang bersiap menghadapi penilaian pelayanan publik Pemprov Jambi oleh KemenPAN-RB pada tahun 2026.
Bahkan, kegiatan ini turut mempererat sinergi antara UPTD PPD Bungo, Satlantas Polres Bungo, dan Jasa Raharja. Kerjasama lintas sektoral ini terasa sangat krusial mengingat pelayanan Samsat berhubungan langsung dengan kebutuhan dasar warga.
Oleh sebab itu, Iskandar mendorong seluruh peserta forum agar menyampaikan pendapat secara jujur dan membangun. Hal ini dilakukan karena pihak Samsat membutuhkan gambaran riil mengenai harapan warga terhadap pengurusan Pajak Kendaraan Bermotor.
Dengan demikian, manajemen Samsat Bungo berkomitmen menghadirkan perubahan nyata dari hasil forum konsultasi ini. Pihaknya tentu menolak menjadikan acara tersebut sekadar agenda formalitas tahunan tanpa dampak konkret.
Sementara itu, panitia mengundang berbagai elemen masyarakat dalam forum yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut. Kehadiran tokoh masyarakat, akademisi, LSM, hingga wartawan berhasil memperkaya rekomendasi yang masuk ke meja evaluasi.
Hasilnya, UPTD PPD Bungo merasa sangat optimistis mampu menciptakan standar layanan baru yang jauh lebih transparan. Pihaknya berjanji akan terus memberikan kemudahan administrasi demi memuaskan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bungo.(ar)









