Rute Baru Batik Air Jakarta–Muara Bungo Resmi Mengudara, Ini Dampaknya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jambi Al Haris hadir langsung di Bandar Udara Muara Bungo pada Senin (15/6/2026).

Gubernur Jambi Al Haris hadir langsung di Bandar Udara Muara Bungo pada Senin (15/6/2026).

Jambi, oegopost.id – Penerbangan Jakarta Muara Bungo mulai beroperasi setelah maskapai Batik Air meluncurkan rute perdana Jakarta (CGK)–Muara Bungo (BUU).

Dengan pembukaan ini, maskapai memperkuat jaringan transportasi udara yang menghubungkan ibu kota dengan wilayah barat Provinsi Jambi.

Selain itu, kehadiran rute baru ini langsung menarik perhatian pemerintah daerah dan pemangku kepentingan. Mereka menilai layanan ini mampu mempercepat mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar arus ekonomi kawasan Sumatera bagian tengah.

Gubernur Jambi Hadiri Penerbangan Perdana

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris hadir langsung di Bandar Udara Muara Bungo pada Senin (15/6/2026). Ia menyaksikan langsung momen pendaratan perdana dan menyambut kedatangan pesawat pertama dari Jakarta.

Kemudian, sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam agenda tersebut. Di antaranya Bupati Bungo Dedi Putra, Wakil Bupati Merangin, serta Bupati Tebo. Selain itu, jajaran Forkopimda dan perwakilan DPR RI asal Jambi juga ikut menyaksikan peristiwa tersebut.

Lebih lanjut, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa wilayah barat Jambi membutuhkan akses transportasi yang lebih cepat. Ia menilai jumlah penduduk yang besar menuntut kehadiran layanan udara yang lebih efisien dan terjangkau.

Baca Juga :  Wali Kota Jambi Lepas 838 Jamaah Haji, Tekankan Kesehatan dan Kebersamaan

Di sisi lain, pemerintah provinsi terus mendorong pemerataan pembangunan agar tidak hanya terpusat di Kota Jambi. Oleh karena itu, konektivitas udara menjadi salah satu prioritas utama dalam pengembangan wilayah.

Selanjutnya, pemerintah provinsi menyiapkan pengembangan fasilitas di Bandar Udara Muara Bungo. Rencana tersebut mencakup pembangunan terminal VIP serta ruang khusus untuk penyambutan tamu penting.

Selain itu, Kementerian Perhubungan menyetujui pembangunan taxiway baru guna meningkatkan kapasitas operasional bandara. Dengan demikian, pengembangan ini diharapkan memperlancar arus penerbangan dan meningkatkan layanan.

Di samping itu, pemerintah memastikan ketersediaan lahan mendukung ekspansi jangka panjang bandara tersebut.

Kemudian, pemerintah daerah menilai posisi Bungo sangat strategis karena berada di jalur lintas Sumatera. Wilayah ini tidak hanya melayani Kabupaten Bungo, tetapi juga daerah sekitar seperti Kerinci, Sungai Penuh, Merangin, Tebo, hingga Dharmasraya.

Bupati Bungo Dedi Putra menegaskan bahwa kehadiran rute ini memperkuat posisi Bungo sebagai pintu gerbang ekonomi Jambi Barat. Ia juga menyoroti proses panjang pembangunan bandara yang dimulai dari pembebasan lahan seluas 360 hektare.

Baca Juga :  Parade Batik Sungai Penuh 2026 Bikin Kagum, Kolaborasi UMKM dan Desainer Curi Perhatian

Batik Air Optimistis Tingkat Okupansi Tinggi

Di sisi lain, Direktur Utama Batik Air, Daniel Putu Kunciro, mencatat sebanyak 139 penumpang menggunakan penerbangan perdana ini. Ia kemudian menyampaikan optimisme bahwa tingkat keterisian kursi akan stabil di atas target harian.

Selain itu, maskapai melihat potensi besar dari sektor perkebunan, pertambangan, dan pariwisata di wilayah Bungo. Karena itu, mereka menilai rute ini memiliki prospek jangka panjang yang kuat.

Namun demikian, maskapai tetap menekankan perlunya peningkatan fasilitas darat dan sistem penanganan bagasi agar layanan tetap optimal.

Terakhir, pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan mengapresiasi kolaborasi antara daerah, operator bandara, dan maskapai. Dengan sinergi tersebut, konektivitas logistik nasional dapat semakin kuat.

Akhirnya, pembukaan rute Jakarta–Muara Bungo tidak hanya mempercepat mobilitas, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Jambi bagian barat secara berkelanjutan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Jambi Terbitkan Surat Edaran Atasi Polusi Udara
Pemerintah Pusat Salurkan Bantuan Armada dan 500 Sumur Bor Karhutla Jambi
Polresta Jambi Sita Ratusan Motor Balap Liar Sepanjang Agustus 2026
Perumda Tirta Mayang Bagikan Masker Gratis Saat Kualitas Udara Memburuk
Kebakaran Lahan Samping Kampus UIN STS Jambi Merambat ke Buper, Warek III Turun Langsung Pemadaman
Kebakaran Lahan Sungai Buluh Hanguskan Satu Hektare Kebun Karet
Sanggar Budaya Muaro Jambi Sabet Juara I Festival Batanghari 2026
Karhutla Tebo Memicu Lonjakan Kasus ISPA 2026, Dinas Kesehatan Minta Warga Waspada
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Gubernur Jambi Terbitkan Surat Edaran Atasi Polusi Udara

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Pemerintah Pusat Salurkan Bantuan Armada dan 500 Sumur Bor Karhutla Jambi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Polresta Jambi Sita Ratusan Motor Balap Liar Sepanjang Agustus 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Kebakaran Lahan Samping Kampus UIN STS Jambi Merambat ke Buper, Warek III Turun Langsung Pemadaman

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Kebakaran Lahan Sungai Buluh Hanguskan Satu Hektare Kebun Karet

Berita Terbaru

Surat Edaran Nomor: 1835/SE/DLH-3/2026.(poto: seriusnews.id).

Daerah

Gubernur Jambi Terbitkan Surat Edaran Atasi Polusi Udara

Selasa, 25 Agu 2026 - 11:05 WIB