Payakumbuh, oegopost.id – Ribuan pesepeda dari berbagai provinsi di Sumatera mengikuti Gowes Silaturahmi Adventure (GSA) yang digelar oleh Asosiasi Sepeda Rekreasi Indonesia. Kegiatan ini berlangsung meriah di Kota Payakumbuh dan menjadi bagian dari peringatan hari jadi ke-5 organisasi tersebut.
Peserta datang dari Sumatera Barat, Riau, Jambi, hingga Sumatera Utara. Sejak pagi, kawasan kegiatan sudah dipadati komunitas sepeda yang siap mengikuti rute gowes bersama.
Start Resmi di Tugu Kudo Payakumbuh
Pemerintah Kota Payakumbuh melepas peserta di kawasan Tugu Kudo, Galanggang Pacuan Kuda Kubu Gadang, Payakumbuh. Wakil Wali Kota Elzadaswarman hadir mewakili Wali Kota Zulmaeta dalam pelepasan tersebut.
Peserta kemudian menempuh rute sejauh 25 kilometer. Panitia menyusun rute yang melintasi kawasan perkotaan, permukiman warga, dan ruang terbuka publik.
Rute tersebut memberi pengalaman berbeda bagi peserta. Mereka melintasi berbagai titik kota yang juga menampilkan wajah Payakumbuh kepada tamu dari luar daerah.
Wakil Wali Kota Elzadaswarman memberikan apresiasi kepada Asosiasi Sepeda Rekreasi Indonesia atas konsistensi dalam menggerakkan olahraga rekreasi. Ia menilai kegiatan ini memperkuat budaya hidup sehat di masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa GSA tidak hanya menjadi ajang olahraga. Kegiatan ini juga mempertemukan komunitas dari berbagai daerah dalam satu kegiatan bersama.
“Selamat ulang tahun ke-5 untuk ASRI. Pemerintah Kota Payakumbuh mendukung penuh kegiatan positif seperti ini,” ujarnya.
Efek Ekonomi untuk Warga Lokal
Pemerintah Kota Payakumbuh menilai kegiatan ini memberi dampak langsung bagi ekonomi daerah. Ribuan peserta dari luar daerah meningkatkan aktivitas di berbagai sektor.
Sektor kuliner, penginapan, dan usaha mikro kecil mengalami peningkatan permintaan selama kegiatan berlangsung. Wisata lokal juga ikut ramai dikunjungi peserta.
Elzadaswarman menyebut efek kegiatan ini bersifat berantai. Setiap event besar mendorong perputaran ekonomi di banyak lini masyarakat.
Pemerintah daerah melihat GSA 2026 sebagai penguat posisi Payakumbuh sebagai kota event komunitas di Sumatera. Kegiatan ini juga membuka peluang promosi wisata daerah secara lebih luas.
Kehadiran peserta dari berbagai provinsi memperkuat jejaring komunitas sepeda. Hal ini sekaligus memperluas potensi Payakumbuh sebagai destinasi sport tourism.(ar)









