Hubungan Humanis, Lapas Narkotika Muara Sabak Fasilitasi WBP Nobar Final Piala Dunia 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana nonton bareng partai final piala dunia 2026 di Lapas Narkotika Kelas IIB Jambi, Senin (20/7/2026). (poto: ANTARA).

Suasana nonton bareng partai final piala dunia 2026 di Lapas Narkotika Kelas IIB Jambi, Senin (20/7/2026). (poto: ANTARA).

Muaro Sabak, oegopost.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Muara Sabak, Jambi menggelar kegiatan nonton bareng piala dunia 2026. Puluhan warga binaan pemasyarakatan (WBP) merasakan keseruan laga pamungkas tersebut bersama para petugas di dalam lingkungan lapas.

Pihak lapas sengaja memfasilitasi agenda nonton bersama ini untuk menjaga hubungan baik antar sesama. Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak, M. Askari Utomo menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi yang sangat efektif.

Askari menjelaskan bahwa pertandingan sepak bola merupakan tontonan yang paling digemari oleh masyarakat luas. Oleh karena itu, warga binaan juga berhak merasakan euforia final kompetisi tertinggi sepak bola internasional ini.

Laga final yang mempertemukan tim nasional Spanyol melawan Argentina tersebut berhasil memicu antusiasme luar biasa dari para penonton. Warga binaan terlihat sangat menikmati setiap momen pertandingan yang berlangsung sengit di layar lebar.

Upaya Lapas Penuhi Hak Rekreasional Warga Binaan

Kasubsi Registrasi Pembinaan Kemasyarakatan, Haidar Meshvara Sahid menegaskan bahwa agenda ini memegang peranan penting bagi psikologis narapidana. Kegiatan nonformal seperti ini sangat efektif untuk mendukung kesejahteraan fisik serta mental para warga binaan.

Langkah ini juga menjadi bentuk implementasi nyata dari regulasi hukum yang berlaku di Indonesia. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan pada Pasal 9 huruf c secara jelas menjamin hak rekreasional narapidana.

Baca Juga :  Persib Bandung VS PSIM di GBLA, Lima Pemain Terancam Absen Lawan Persija

Pihak manajemen lapas berharap hiburan positif ini dapat menghilangkan kejenuhan selama menjalani masa hukuman. Suasana kebersamaan yang hangat sengaja diciptakan untuk membangun mentalitas warga binaan yang lebih baik.

Acara nonton bersama ini membuktikan bahwa pembinaan di lapas mengedepankan pendekatan humanis. Petugas terus berupaya memberikan hak dasar yang layak demi mendukung proses reintegrasi sosial mereka.

Seleksi Ketat Melalui Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan

Sebanyak 21 warga binaan mendapat kesempatan berharga untuk mengikuti acara nonton pertandingan sepak bola dunia ini. Namun, pihak lapas menerapkan seleksi yang sangat ketat sebelum mengizinkan mereka bergabung di ruangan.

Haidar menjelaskan bahwa peserta yang hadir merupakan warga binaan dengan tingkat risiko menengah ke bawah. Indikator keamanan dan rekam jejak perilaku menjadi pertimbangan utama dalam proses pemilihan peserta tersebut.

Seluruh warga binaan yang menonton telah lulus verifikasi resmi dari Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Mereka umumnya menyandang status sebagai tahanan pendamping atau tamping yang dinilai memiliki kepatuhan tinggi.

Salah seorang warga binaan berinisial IN (56) menyatakan rasa gembira yang luar biasa atas undangan ini. Pria paruh baya tersebut mengaku sangat terhibur karena bisa menonton pertandingan lewat layar lebar.

Baca Juga :  Yuliana Klarisa Lolos Pelatnas Asian Games 2026, Atlet Jambi Tembus Seleknas

IN mengungkapkan bahwa fasilitas ini berhasil mengusir rasa jenuh yang kerap melanda di dalam kamar hunian. Momentum ini juga dia manfaatkan sebagai sarana mempererat komunikasi dan silaturahmi dengan petugas lapas.

Petugas Pastikan Pengamanan Tetap Berjalan Sangat Ketat

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), A. Yudhistira Hadiyan Pratama menjamin stabilitas keamanan internal tetap kondusif. Regu pengamanan tetap menjalankan prosedur penjagaan secara ketat dan waspada selama acara berlangsung.

Yudhistira memastikan petugas terus mengawasi gerak-gerik para peserta nonton bersama secara melekat. Pengawasan berlapis ini bertujuan untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.

Skema penjagaan eksternal dan internal tidak mengalami pengenduran sedikit pun meskipun suasana terkesan santai. Manajemen lapas sukses memadukan antara pemenuhan hak rekreasional dengan standar keamanan tingkat tinggi.

Acara yang berlangsung kondusif ini memperlihatkan sinergi yang solid antara petugas dan warga binaan. Lapas Narkotika Muara Sabak berhasil menghadirkan hiburan yang aman, tertib, dan humanis bagi seluruh penghuni.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Jambi Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 Gratis
Turnamen Domino Warga Pematang Gajah Sukses Mempererat Silaturahmi Antar Tetangga di Lingkungan RT
Kejurprov Atletik Jambi 2026 Jaring Ratusan Atlet Muda Potensial
Polda Jambi Gelar E-Sport Kapolda Cup 2026 Guna Jaring Atlet Daerah
Ratusan Warga Merangin Padati Nobar Bola Gembira Semifinal Spanyol Lawan Prancis
Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jambi Resmi Membuka Kejuaraan Menembak Kapolda Cup 2026
Stadion Swarna Bhumi Siap Gelar Turnamen Urawa Cup VI
Sekda Batang Hari Tutup Jambi Junior League 2026, Dorong Pembinaan Atlet Muda
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 12:00 WIB

Hubungan Humanis, Lapas Narkotika Muara Sabak Fasilitasi WBP Nobar Final Piala Dunia 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:00 WIB

Polda Jambi Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 Gratis

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:00 WIB

Turnamen Domino Warga Pematang Gajah Sukses Mempererat Silaturahmi Antar Tetangga di Lingkungan RT

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:30 WIB

Kejurprov Atletik Jambi 2026 Jaring Ratusan Atlet Muda Potensial

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:32 WIB

Polda Jambi Gelar E-Sport Kapolda Cup 2026 Guna Jaring Atlet Daerah

Berita Terbaru