Wali Kota Alfin Matangkan Rencana Pembangunan Flyover Sungai Penuh Tapan Berkelanjutan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 29 September 2026 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., menggelar koordinasi awal terkait rencana flyover Sungai Penuh Tapan bersama Pelaksana Tugas Kepala Balai Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).(poto: istimewa).

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., menggelar koordinasi awal terkait rencana flyover Sungai Penuh Tapan bersama Pelaksana Tugas Kepala Balai Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).(poto: istimewa).

Sungai Penuh, oegopost.id – Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai mengompakkan langkah strategis untuk mewujudkan infrastruktur transportasi modern di wilayahnya. Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., menggelar koordinasi awal terkait rencana flyover Sungai Penuh Tapan bersama Pelaksana Tugas Kepala Balai Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

Pertemuan silaturahmi tersebut berlangsung hangat di ruang kerja Wali Kota Sungai Penuh pada Selasa. Pembahasan ini menjadi pijakan awal guna menyelaraskan rencana pembangunan jalan layang yang melintasi kawasan konservasi.

Pemerintah daerah menyadari penuh bahwa proyek infrastruktur ini bersinggungan langsung dengan kawasan hutan lindung TNKS. Oleh sebab itu, Wali Kota Alfin menegaskan pentingnya keterlibatan aktif dari berbagai instansi teknis dan pemangku kepentingan terkait.

Langkah ini bertujuan agar seluruh tahapan perencanaan hingga konstruksi berjalan sesuai regulasi yang berlaku. Penyelarasan tata ruang menjadi fokus utama agar fungsi konservasi tetap terjaga dengan baik.

Selain membahas proyek jalan layang, kedua pihak juga mencermati kembali penataan batas kawasan TNKS secara rinci. Diskusi mendalam tersebut membuka peluang kerja sama baru dalam pengelolaan dan pengukuhan kawasan hutan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Wali Kota Alfin Siapkan Langkah Komprehensif Penanganan Karhutla Sungai Penuh

Pemerintah kota bersama pengelola TNKS merancang berbagai program kolaborasi yang menguntungkan kedua belah pihak. Langkah sinergis ini membuktikan komitmen daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan di tengah pesatnya pembangunan.

“Kita ingin rencana ini dibahas secara komprehensif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena itu, koordinasi lintas lembaga sangat penting agar setiap tahapan dapat berjalan dengan baik,” ujar Wako Alfin.

Menurutnya, Pemkot Sungai Penuh siap menjembatani komunikasi instensif bersama Kementerian Kehutanan, Bappeda, BPJN, serta pengelola TNKS. Sinergi antarlektoral ini akan memastikan proyek strategis daerah tidak membentur aturan hukum yang ada.

Peluang Konektivitas Baru Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Antardaerah

Pembangunan jalan layang ini diproyeksikan menjadi jalur urat nadi baru yang menghubungkan wilayah Sungai Penuh dengan kawasan Tapan. Kehadiran infrastruktur modern tersebut bakal memangkas waktu tempuh serta meningkatkan efisiensi jalur distribusi logistik.

Baca Juga :  Distribusi 212 Air Zam Zam Jamaah Haji Batang Hari Tiba di Kemenag, Dibagikan Saat Kepulangan 27 Juni 2026

Masyarakat akan menikmati mobilitas yang lebih aman dan nyaman saat melintasi jalur antarwilayah tersebut. Kemudahan aksesibilitas ini diyakini mampu menggairahkan sektor perdagangan serta pariwisata daerah secara signifikan.

“Pemerintah Kota Sungai Penuh siap membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh pihak. Harapannya, setiap peluang pengembangan konektivitas dan kerja sama dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung kemajuan wilayah,” tambahnya.

Konektivitas yang terintegrasi akan membuka isolasi ekonomi serta mempercepat pemerataan pembangunan di Kawasan Kerinci dan sekitarnya. Penguatan infrastruktur jalan layang ini menjadi jawaban atas kebutuhan sarana transportasi publik yang representatif.

Pertemuan strategis ini mempertegas komitmen Pemkot Sungai Penuh dalam mengawal proyek infrastruktur secara transparan dan terukur. Kolaborasi erat bersama Balai TNKS memastikan bahwa kemajuan ekonomi daerah dapat berjalan iringan dengan kelestarian alam.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun
Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur
BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026
Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644
Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru
Pesan Penting Pembimas Kristen Kemenag Jambi: Kejar Hikmat Bukan Harta Jabatan
Kanwil Kemenag Jambi Evaluasi Kinerja Triwulan III Demi Pelayanan Publik Berdampak
Kontingen Jambi Raih Prestasi Gemilang di PPSN VI 2026
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:10 WIB

BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:21 WIB

Pesan Penting Pembimas Kristen Kemenag Jambi: Kejar Hikmat Bukan Harta Jabatan

Berita Terbaru