Jambi, oegopost.id – Aksi penanaman mangrove HUT Bhayangkara ke-80 berlangsung di Tanjung Jabung Barat saat Ditpolairud Polda Jambi bersama Polres Tanjung Jabung Barat melakukan penanaman 2.000 mangrove dan menebar 2.000 bibit ikan di kawasan Pantai Kelapa Mangrove Parit 9, Kelurahan Tungkal I, Kamis (28/05/2026).
Kegiatan ini fokus menjaga lingkungan pesisir sekaligus memperingati HUT Bhayangkara ke-80.
Sejak pagi pukul 08.00 WIB, aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat bergerak bersama di lokasi. Mereka langsung turun ke area pesisir untuk menanam mangrove dan menebar bibit ikan tanpa banyak acara seremonial.
Mangrove Jadi Benteng Alami Pesisir
Petugas menanam mangrove untuk memperkuat garis pantai dan mencegah abrasi yang terus mengancam wilayah pesisir Tanjung Jabung Barat.
Akar mangrove membantu menahan gelombang laut dan menjaga tanah tetap stabil. Selain itu, mangrove juga menyediakan habitat bagi berbagai biota laut yang hidup di sekitar pesisir.
Kombes Pol. Erlan Munaji menjelaskan bahwa Polri ingin memperluas peran mereka tidak hanya di bidang keamanan.
“Polri ikut turun menjaga lingkungan karena pesisir juga bagian penting dari kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Tebar Bibit Ikan untuk Pulihkan Ekosistem
Selain menanam mangrove, petugas juga menebar 2.000 bibit ikan di lokasi kegiatan. Mereka memilih jenis ikan yang cocok dengan kondisi perairan setempat.
Langkah ini membantu mempercepat pemulihan ekosistem laut dan mendukung ketersediaan sumber daya ikan di masa depan.
Masyarakat pesisir menyambut kegiatan ini karena mereka berharap hasil tangkapan ikan bisa meningkat dalam beberapa tahun ke depan.
Kolaborasi Polri, TNI, dan Pemda
Jajaran Polres Tanjung Jabung Barat ikut menggerakkan personel di lapangan bersama TNI dan pemerintah daerah.
Dandim 0419/Tanjab, Dinas Perikanan, serta Bhayangkari juga turun langsung membantu proses penanaman dan penebaran bibit ikan.
Semua pihak bergerak bersama tanpa sekat, menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan membutuhkan kerja kolektif.
Komitmen Polri untuk Lingkungan Berkelanjutan
Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus berjalan, tidak hanya saat momen peringatan HUT Bhayangkara.
“Kami ingin kegiatan ini memberi dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan, bukan sekadar acara tahunan,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat ikut menjaga mangrove yang sudah ditanam agar tumbuh dan memberikan manfaat jangka panjang.
Dampak Langsung untuk Warga Pesisir
Warga pesisir Tanjung Jabung Barat berharap kegiatan ini membantu menjaga hasil laut tetap stabil. Mangrove yang tumbuh akan melindungi garis pantai sekaligus menjadi tempat berkembang biak ikan.
Jika ekosistem tetap terjaga, nelayan bisa mendapatkan hasil tangkapan yang lebih baik dan berkelanjutan.
Aksi ini menunjukkan bahwa menjaga alam tidak hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama masyarakat.(ar)









