Pertamina EP Jambi Gelar Simulasi Kebakaran Sumur Minyak untuk Uji Kesiapsiagaan HSSE

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertamina EP Jambi menguji kesiapsiagaan tim HSSE lewat simulasi kebakaran sumur minyak di Jambi.( poto : bicarajambi.com )

Pertamina EP Jambi menguji kesiapsiagaan tim HSSE lewat simulasi kebakaran sumur minyak di Jambi.( poto : bicarajambi.com )

Kota Jambi, oegopost.id – Pertamina EP Jambi menggelar simulasi kebakaran sumur minyak sebagai langkah untuk menguji kesiapsiagaan tim dalam menghadapi kondisi darurat di area operasi migas.

Kegiatan ini berlangsung di kawasan Sport Center Kenali Asam Atas, Kota Jambi, pada Selasa 23 Juni 2026. Selain itu, kegiatan ini menegaskan komitmen perusahaan terhadap standar keselamatan kerja yang ketat di lingkungan operasi.

Lebih lanjut, simulasi ini menunjukkan bahwa setiap personel harus siap bergerak cepat, tepat, dan terkoordinasi. Dengan demikian, perusahaan dapat memastikan seluruh prosedur keselamatan berjalan sesuai standar.

Dalam kegiatan tersebut, Pertamina EP Jambi menurunkan sembilan petugas untuk mengikuti Fire Ground HSSE. Kemudian, mereka langsung menjalankan skenario kebakaran sumur minyak yang disusun menyerupai kondisi nyata di lapangan.

Pertama, tim melakukan deteksi awal sumber api. Selanjutnya, mereka melaksanakan prosedur evakuasi. Setelah itu, mereka melanjutkan dengan teknik pemadaman untuk mencegah api meluas ke area lain. Dengan kata lain, setiap tahapan berjalan secara berurutan sesuai SOP keselamatan kerja.

Selain itu, seluruh personel bekerja dalam tekanan waktu yang ketat. Oleh karena itu, koordinasi tim menjadi faktor penting dalam memastikan seluruh proses berjalan efektif.

Baca Juga :  Kanwil Kemenkum Jambi Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan HUT ke-81 RI

Target Pemadaman 15 Menit Jadi Standar Ketat

Pertamina EP Jambi menetapkan target tegas dalam simulasi ini, yaitu api harus padam dalam waktu maksimal 15 menit. Dengan demikian, perusahaan mendorong setiap personel untuk mengutamakan kecepatan sekaligus ketepatan prosedur.

Di sisi lain, keberhasilan simulasi tidak hanya diukur dari cepatnya pemadaman. Justru, ketepatan langkah dan kekompakan tim menjadi indikator utama keberhasilan di lapangan.

Oleh sebab itu, setiap keputusan harus mengikuti standar operasional perusahaan tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

Officer HSE, Hakon Sitompul, menjelaskan bahwa simulasi ini dirancang untuk menguji kemampuan teknis sekaligus respons cepat tim. Menurutnya, setiap personel harus mampu mengambil keputusan dalam situasi darurat.

Selain itu, ia menegaskan bahwa koordinasi antaranggota tim menjadi kunci utama dalam penanganan insiden kebakaran. Dengan begitu, risiko dapat ditekan sejak tahap awal kejadian.

Lebih jauh, ia menambahkan bahwa latihan seperti ini membantu meningkatkan kesiapan mental dan teknis seluruh petugas di lapangan.

Baca Juga :  Imigrasi Jambi Gelar Workshop Fotografi dan Videografi untuk Perkuat Komunikasi Visual Digital

Herkiki Suko: Simulasi Jadi Bagian Rutin Kesiapsiagaan

Sementara itu, ERCM Officer Herkiki Suko menyampaikan bahwa simulasi ini menjadi bagian dari kegiatan rutin Pertamina EP Jambi. Oleh karena itu, perusahaan secara berkala melakukan latihan untuk memastikan seluruh personel memahami SOP keselamatan kerja.

Di samping itu, ia menekankan bahwa pemahaman SOP menjadi fondasi utama dalam mencegah insiden di area operasi migas. Dengan kata lain, disiplin prosedur menjadi faktor penentu keselamatan kerja.

Selanjutnya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini juga memperkuat budaya K3 di lingkungan perusahaan secara berkelanjutan.

Pada akhirnya, Pertamina EP Jambi terus memperkuat komitmennya terhadap keselamatan operasi migas melalui pelatihan dan simulasi berkala. Dengan demikian, perusahaan memastikan setiap personel siap menghadapi berbagai potensi keadaan darurat.

Selain itu, perusahaan juga menegaskan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya teori, tetapi harus terbukti melalui latihan lapangan yang terukur dan disiplin.

Dengan pendekatan ini, Pertamina EP Jambi berupaya menjaga standar keselamatan tinggi sekaligus memastikan operasional migas berjalan aman dan terkendali.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Pendalaman Materi Perancang Peraturan Perundang-Undangan
Patroli Terpadu Gajah Tebo: Sinergi Polda Jambi Amankan Kawasan Konservasi dari Karhutla
Petugas Gabungan Bagikan Masker Antisiapsi Kabut Asap di Bungo
Dishub Bungo Evaluasi Juru Parkir yang Menunggak Setoran di Muara Bungo
Bupati Merangin Apresiasi Komitmen Warga Durian Rambun Menjaga Hutan Adat
UNJA Dorong Kebijakan Kelurahan Sehat Maslahat Tahtul Yaman
Wagub Jambi dan Wamen LH Cek Penanganan Karhutla Tanjung Jabung Timur
MTsN 1 Kota Sungai Penuh Dominasi Juara KOMPAS Jenjang MTs
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 20:01 WIB

Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Pendalaman Materi Perancang Peraturan Perundang-Undangan

Minggu, 6 September 2026 - 19:52 WIB

Patroli Terpadu Gajah Tebo: Sinergi Polda Jambi Amankan Kawasan Konservasi dari Karhutla

Minggu, 6 September 2026 - 16:48 WIB

Petugas Gabungan Bagikan Masker Antisiapsi Kabut Asap di Bungo

Minggu, 6 September 2026 - 16:44 WIB

Dishub Bungo Evaluasi Juru Parkir yang Menunggak Setoran di Muara Bungo

Minggu, 6 September 2026 - 16:24 WIB

UNJA Dorong Kebijakan Kelurahan Sehat Maslahat Tahtul Yaman

Berita Terbaru