Merangin, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Merangin terus bergerak cepat mengidentifikasi dan mengaselerasi penerapan manajemen talenta asn merangin. Sekretaris Daerah Merangin, Zulhifni, turun langsung memimpin rapat percepatan pelaksanaan program strategis ini di Ruang Rapat Sekretariat Daerah, Rabu (2/9).
Langkah krusial ini berlangsung bersama Tim Pendamping Kantor Regional VII Badan Kepegawaian Negara. Rapat teknis tersebut menjadi bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam membenahi tata kelola kepegawaian.
Sejumlah pejabat daerah menghadiri agenda penting ini secara lengkap. Tampak hadir Kepala BKD, Kepala Balitbang yang juga menjabat Plt Kabag Organisasi, serta jajaran BKPSDMD.
Tim dari Bagian Organisasi Setda Merangin juga ikut mengawal jalannya diskusi teknis. Sementara itu, Analis SDM Aparatur Madya BKN Regional VII, Walter Simarmata, bertindak sebagai narasumber utama bersama tim pendamping.
Langkah Strategis Pemkab Merangin Memaksimalkan Persiapan Dokumen
Dalam arahannya, Sekda Zulhifni menegaskan komitmen penuh jajarannya untuk merampungkan seluruh dokumen tepat waktu. Pihaknya mengejar target penyelesaian sebelum pelaksanaan ekspos resmi yang dijadwalkan pada 15 September mendatang.
Ia meminta seluruh tim teknis bekerja ekstra keras memanfaatkan waktu yang semakin mendesak. Zulhifni menekankan pentingnya kerja fokus agar seluruh berkas siap tanpa ada kelengkapan yang terlewat.
“Kita berharap dalam waktu yang sesingkat-singkatnya ini semua persiapan bisa rampung, sehingga kita siap ikut serta dalam pemaparan nanti pada 15 September,” tegas Zulhifni.
Ia menuturkan bahwa seluruh jajaran harus siap bekerja siang dan malam. Kedisiplinan ini penting demi memastikan seluruh rangkaian kegiatan pemaparan berjalan maksimal.
Guna menjaga kelancaran koordinasi teknis, Zulhifni menginstruksikan pembentukan grup komunikasi lintas instansi. Saluran ini berfungsi menyelesaikan kendala berkas secara langsung bersama tim BKN.
“Saya minta grup koordinasi langsung aktif. Jangan sampai saat pemaparan nanti masih ada dokumen yang tertinggal,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa Kabupaten Merangin harus hadir dalam posisi siap penuh saat ekspos berlangsung. Sinergi antarlembaga menjadi kunci utama menghindari hambatan administrasi di lapangan.
Kolaborasi Bersama BKN Dorong Aksi Nyata Birokrasi
Narasumber dari Kanreg VII BKN, Walter Simarmata, menjelaskan bahwa pendampingan ini berfokus melahirkan aksi nyata. Langkah tersebut diharapkan memberikan dampak langsung bagi penataan birokrasi di Kabupaten Merangin.
Pertemuan ini menghasilkan beberapa kesepakatan penting yang akan langsung dieksekusi tim di lapangan. Kesepakatan mencakup penerbitan serta publikasi Surat Edaran, penyusunan SE Penghargaan, hingga penetapan tim teknis.
“Ujung dari pertemuan ini adalah fokus pada tindakan yang berdampak,” kata Walter saat memberikan pemaparan.
Ia mengapresiasi tinggi respons cepat yang ditunjukkan oleh jajaran Pemkab Merangin. Pihaknya optimistis koordinasi intensif selama sepekan ke depan dapat membuahkan hasil optimal.
Walter berharap Pemkab Merangin mampu menjadi salah satu daerah percontohan dalam pengelolaan pegawai. Model kerja sama ini mencerminkan bentuk kolaborasi yang sangat efektif dan efisien.
“Easily, Merangin bisa menjadi salah satu instansi tercepat dalam proses pembangunan Manajemen Talenta, mulai dari tahap awal hingga pelayanan,” tutur Walter menututup perbincangan.(ar)









