Merangin, oegopost.id – Bupati Merangin H M Syukur bersama Wakil Bupati H A Khafid resmi membuka tradisi Lubuk Larangan Desa Telun di Kecamatan Nalo Tantan pada Rabu (2/9). Momen panen raya kearifan lokal ini membuahkan hasil unik karena warga hanya memperoleh satu jenis ikan, yaitu ikan juaro.
Bupati Merangin mengawali acara dengan melempar jala ke sungai bersama wakil bupati. Pelemparan jala yang membuat pakaian bupati basah kuyup tersebut langsung menjaring banyak ikan juaro di lokasi.
Tradisi Menjaga Ekosistem Sungai Dan Pelestarian Budaya
Bupati Merangin H M Syukur mengapresiasi masyarakat yang terus menjaga kearifan lokal tersebut. Pengalaman membuka tradisi sungai ini menjadi yang pertama bagi dirinya selama menjabat sebagai Bupati Merangin.
Bupati menegaskan bahwa tradisi ini efektif memelihara ekosistem sungai sekaligus memberi manfaat ekonomi. Wakil Bupati H A Khafid turut membenarkan pentingnya pelestarian budaya lokal tersebut.
Pemerintah Kabupaten Merangin memberikan solusi lanjutan setelah warga selesai memanen seluruh ikan. Bupati meminta Pemerintah Desa Telun segera mengajukan bantuan bibit ikan baru kepada Dinas Perikanan Kabupaten Merangin.
Komitmen Pembangunan Infrastruktur Jalan Dan Bantuan Rumah Ibadah
Pemerintah Kabupaten Merangin memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan di Desa Telun dan wilayah sekitarnya. Program peningkatan jalan raya tersebut masuk dalam agenda prioritas tahun anggaran 2027.
Masyarakat menyambut positif kepastian program pembangunan infrastruktur jalan dari Pemkab Merangin tersebut. Warga optimistis peningkatan akses jalan akan memperlancar mobilitas dan aktivitas harian mereka.
Selain menjanjikan perbaikan jalan, Bupati H M Syukur dan Wabup H A Khafid menyerahkan bantuan uang tunai Rp10 juta. Bupati menyerahkan dana bantuan tersebut untuk mendukung percepatan pembangunan masjid di Desa Telun.
Camat Nalo Tantan Ny Anggi Sukoso menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian besar pimpinan daerah. Ia memuji kepedulian bupati yang juga merencanakan pembangunan rumah dinas camat baru di wilayahnya.
Warga menyambut gembira rencana pembangunan rumah dinas camat tersebut dengan tepuk tangan meriah. Camat menegaskan bahwa warga Nalo Tantan selalu memegang teguh semangat gotong royong.
Kepala Desa Telun Amir Badaruddin menjelaskan bahwa warga baru membuka area sungai ini setelah lima tahun. Pengurus desa akan mengalokasikan seluruh dana hasil penjualan ikan juaro untuk membiayai pembangunan masjid.
Masyarakat Desa Telun mengikuti pesta rakyat ini dengan penuh antusiasme dan semangat kebersamaan. Jajaran pejabat Pemkab Merangin, mulai dari Asisten Setda hingga para Kepala Dinas, turut menghadiri acara ini hingga selesai.(ar)









