Petugas Bandara Gagalkan Pengiriman 375 Gram Emas Tersembunyi di Kaleng Kopi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Bandara Sultan Thaha Jambi berhasil mengamankan 375 gram emas yang diduga ilegal pada Jumat (15/5/2026).( Poto :JAMBIlink ).

Petugas Bandara Sultan Thaha Jambi berhasil mengamankan 375 gram emas yang diduga ilegal pada Jumat (15/5/2026).( Poto :JAMBIlink ).

Jambi, oegopost.id – Petugas di Bandara Sultan Thaha Jambi menggagalkan upaya penyelundupan emas seberat 375 gram yang diduga ilegal pada Jumat (15/5/2026).

Mereka menemukan kasus ini saat menjalankan pemeriksaan rutin terhadap seluruh barang kiriman di jalur kargo udara.

Mesin X-Ray kemudian menampilkan pola warna yang tidak biasa pada salah satu paket.

Temuan itu langsung mendorong petugas untuk memperketat pemeriksaan karena mereka mencurigai adanya upaya penyelundupan.

Modus Penyamaran Emas dalam Kemasan Kopi

Petugas menemukan bahwa pelaku menyembunyikan emas dengan memasukkannya ke dalam kaleng bubuk kopi.

Pelaku juga membungkus emas berbentuk lempengan bundar itu dengan aluminium foil agar tidak mudah terdeteksi saat pemeriksaan awal.

Baca Juga :  Pria Bawa Sajam di Kerinci Diduga Peras Warga, Polisi Bertindak Cepat

General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Doni Marbun, menjelaskan bahwa petugas segera menindaklanjuti hasil pemindaian X-Ray yang menunjukkan kejanggalan.

Setelah itu, mereka langsung berkoordinasi dengan petugas keamanan untuk memeriksa paket secara lebih detail.

Polisi Amankan Emas dan Telusuri Pelaku

Petugas kepolisian membuka paket tersebut dan menemukan emas murni seberat 375 gram di dalam kaleng kopi.

Setelah penemuan itu, polisi langsung mengamankan barang bukti dan menyerahkannya kepada aparat di Polsek Jambi Selatan untuk proses hukum.

Petugas bandara bersama aparat keamanan kemudian mengumpulkan informasi tambahan untuk menelusuri asal paket dan identitas pihak yang terlibat dalam pengiriman tersebut.

Baca Juga :  Kapolda Jambi Buka Uji Kompetensi Penyidik Polri 2026

Polda Jambi Selidiki Asal Usul Emas

Penyidik dari Polda Jambi masih menyelidiki sumber emas, pengirim, serta penerima paket.

Mereka juga menelusuri apakah emas tersebut berasal dari aktivitas tambang ilegal atau perdagangan tanpa dokumen resmi.

Hingga saat ini, penyidik terus mengumpulkan bukti dan memeriksa berbagai pihak untuk memperjelas jaringan pengiriman barang tersebut.

Penutup

Kasus ini menunjukkan bahwa petugas bandara mampu mendeteksi modus penyelundupan yang semakin beragam.

Pengawasan ketat melalui X-Ray dan koordinasi cepat dengan aparat keamanan membantu mencegah barang ilegal keluar melalui jalur udara.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nobar Piala Dunia 2026 Jambi Libatkan UMKM, Pemprov Siapkan Dua Lokasi Strategis
Pemkab Merangin Bentuk Tim Terpadu, Kawasan Inti Geopark Merangin Jadi Prioritas Sterilisasi dari PETI
Pemotongan Dana Desa 2026 untuk KDMP Berdampak, Pembangunan Desa di Batang Hari Tertunda
Detik-detik Fajri Tenggelam di Sungai Tembesi, Bocah 8 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian
Alfin Tetapkan Pimpinan BAZNAS Kota Sungai Penuh Periode 2026–2031
Bus PO Al Hijrah Tabrak Kendaraan Parkir di Tebo, Diduga Hilang Kendali Usai Hantam Trotoar
Mantan Rektor Unja Kemas Arsyad Somad Meninggal, Dunia Pendidikan Jambi Berduka
PHI Tanam 1.000 Mangrove dan Lamun di Pulau Pari untuk Karbon Biru
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:00 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Jambi Libatkan UMKM, Pemprov Siapkan Dua Lokasi Strategis

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:00 WIB

Pemkab Merangin Bentuk Tim Terpadu, Kawasan Inti Geopark Merangin Jadi Prioritas Sterilisasi dari PETI

Senin, 6 Juli 2026 - 22:00 WIB

Pemotongan Dana Desa 2026 untuk KDMP Berdampak, Pembangunan Desa di Batang Hari Tertunda

Senin, 6 Juli 2026 - 21:00 WIB

Detik-detik Fajri Tenggelam di Sungai Tembesi, Bocah 8 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian

Senin, 6 Juli 2026 - 20:50 WIB

Alfin Tetapkan Pimpinan BAZNAS Kota Sungai Penuh Periode 2026–2031

Berita Terbaru