Pemprov Jambi Klarifikasi Isu TKI Asal Bungo Diduga Dianiaya di Malaysia, Ternyata Kasus Lama

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ariansyah, Juru Bicara Pemprov Jambi yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi.( poto :bicarajambi.com )

Ariansyah, Juru Bicara Pemprov Jambi yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi.( poto :bicarajambi.com )

Jambi, oegopost.id – Klarifikasi TKI asal Bungo kembali menjadi perhatian setelah media sosial menyebarkan informasi tentang seorang perempuan yang disebut mengalami penganiayaan berat oleh majikannya di Malaysia.

Pemerintah Provinsi Jambi menegaskan informasi itu tidak sesuai dengan hasil penelusuran dan koordinasi yang dilakukan bersama pihak terkait.

Pemprov Jambi mengajak masyarakat untuk tidak langsung mempercayai informasi yang belum memiliki dasar yang jelas. Pemerintah juga meminta publik lebih teliti sebelum membagikan informasi ke ruang digital.

Pemprov Jambi Jelaskan Hasil Penelusuran

Juru Bicara Pemprov Jambi yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi, Ariansyah, menyampaikan bahwa perempuan dalam informasi yang beredar bukan berasal dari Kabupaten Bungo seperti yang ramai disebut di media sosial.

Tim pemerintah melakukan pengecekan dan koordinasi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Dari hasil itu, pemerintah menemukan perbedaan antara narasi yang beredar dengan kondisi sebenarnya.

Baca Juga :  Kebakaran Lahan di Muaro Jambi Hanguskan Kebun Pinang Warga di Sengeti

Ariansyah meminta masyarakat dan insan pers menerapkan prinsip cek dan verifikasi sebelum menyampaikan informasi kepada publik.

Ia juga mengingatkan pentingnya memeriksa sumber informasi dan memastikan keaslian foto maupun video. Menurutnya, sebagian konten visual yang beredar sering menggunakan dokumentasi lama atau materi yang sudah mengalami perubahan.

Pemprov Jambi menilai masyarakat perlu mengandalkan sumber resmi saat mencari informasi mengenai pekerja migran Indonesia.

Ariansyah menyarankan masyarakat memperoleh informasi melalui lembaga yang memiliki kewenangan dalam perlindungan pekerja migran, seperti Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, dan Dinas Tenaga Kerja serta Transmigrasi Provinsi Jambi.

Ia menegaskan bahwa verifikasi membantu masyarakat memahami situasi secara utuh dan mencegah munculnya keresahan akibat informasi yang keliru.

Baca Juga :  BPKAD Sarolangun Percepat Pendataan Aset Daerah Melalui Sistem Aplikasi Kemendagri

Pemkab Bungo Sebut Peristiwa Terjadi Dua Tahun Lalu

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bungo, Taufik Hidayat, juga memberikan penjelasan mengenai informasi yang kembali muncul.

Setelah berkoordinasi dengan Camat Rantau Pandan dan pihak keluarga, pemerintah daerah menyimpulkan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar dua tahun lalu.

Taufik menjelaskan bahwa perempuan yang menjadi objek informasi saat ini sudah kembali bekerja di Malaysia.

Ia menegaskan kondisi perempuan tersebut tidak seperti gambaran yang muncul dalam unggahan yang beredar saat ini.

Kasus ini memperlihatkan pentingnya budaya memeriksa informasi sebelum menyebarkannya.

Pemprov Jambi berharap masyarakat membiasakan mengecek sumber, waktu kejadian, serta keaslian foto dan video. Langkah tersebut membantu menjaga kualitas informasi dan mengurangi penyebaran kabar yang menyesatkan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kadin Tanjab Timur Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Kebakaran Nipah Panjang
Pengecekan Hotspot Karhutla Jambi: Polda Tegakkan Hukum Delapan Tersangka
Gubernur Jambi Jamu Paskibraka Nasional Achmad Fachri dan Rizki Putri di Rumah Dinas
Jaga Identitas Lokal, Pemkab Bungo Tampilkan Pertunjukan Seni Melayu Bungo di Jambi
Babinsa Koramil Muara Bungo Patroli Karhutla di Desa Gapura Suci
Polres Tebo Sapu Bersih Tambang Emas Ilegal di Aliran Sungai Batanghari
Kanwil Kemenkum Jambi dan BRIDA Sepakati Pelindungan Kekayaan Intelektual
Wagub Jambi Abdullah Sani Ajak Masyarakat Perkuat Peran Adat
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:39 WIB

Kadin Tanjab Timur Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Kebakaran Nipah Panjang

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:30 WIB

Pengecekan Hotspot Karhutla Jambi: Polda Tegakkan Hukum Delapan Tersangka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Gubernur Jambi Jamu Paskibraka Nasional Achmad Fachri dan Rizki Putri di Rumah Dinas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Jaga Identitas Lokal, Pemkab Bungo Tampilkan Pertunjukan Seni Melayu Bungo di Jambi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Babinsa Koramil Muara Bungo Patroli Karhutla di Desa Gapura Suci

Berita Terbaru

Sinsen menggelar program Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo untuk membekali siswa teknologi modern Honda dan standar pelayanan AHASS.(poto: ampar.id).

Otomotif

Sinsen Gelar Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo

Minggu, 23 Agu 2026 - 08:46 WIB