Jambi, oegopost.id – Air zam zam Batang Hari menjadi bagian penting dalam kepulangan jamaah haji asal Batang Hari Regency, Jambi, Indonesia pada musim haji 2026. Panitia menyiapkan 212 kemasan air zam zam berukuran lima liter untuk seluruh jamaah yang berangkat tahun ini.
Petugas memastikan setiap jamaah menerima satu kemasan tanpa ada kekurangan. Mereka juga mencatat jumlah tersebut sesuai data keberangkatan jamaah haji Batang Hari.
Air Zam Zam Diambil dari Asrama Haji Jambi
Petugas mengambil air zam zam dari Asrama Haji Jambi dan mengirimkannya ke kantor Kementerian Haji dan Umrah. Proses pengiriman berlangsung sekitar satu minggu sebelum jadwal distribusi kepada jamaah.
Kasi Bina Haji dan Pelayanan Haji dan Umroh Kabupaten Batang Hari, Elisdar, menjelaskan bahwa pihaknya menerima seluruh paket sesuai jumlah jamaah. Ia juga memastikan timnya melakukan pengecekan sebelum proses serah terima berlangsung.
Tim pemeriksa langsung menghitung dan memverifikasi setiap kemasan. Mereka memastikan tidak ada kemasan yang rusak, bocor, atau hilang dalam proses distribusi.
Elisdar menyampaikan bahwa pihaknya menemukan seluruh kemasan dalam kondisi baik. Ia menegaskan bahwa jumlah 212 paket sesuai dengan jumlah jamaah yang berangkat.
“Air zam zam ini kami terima sesuai jumlah jamaah, yaitu 212 orang. Kondisinya lengkap dan tidak ada yang rusak,” ujar Elisdar di Muara Bulian.
Tim juga mencatat hasil pengecekan tersebut sebagai bagian dari administrasi kepulangan jamaah. Mereka mengutamakan ketelitian agar tidak terjadi kesalahan distribusi.
Pembagian Dilakukan Saat Pengambilan Koper Jamaah
Panitia menjadwalkan pembagian air zam zam bersamaan dengan pengambilan koper besar jamaah haji pada 27 Juni 2026. Mereka mengatur mekanisme ini agar proses kepulangan berjalan lebih tertib dan efisien.
Jamaah dapat datang langsung sesuai jadwal yang telah ditentukan. Petugas kemudian menyerahkan air zam zam bersamaan dengan barang bawaan lain.
Panitia juga menyiapkan sistem antrean agar proses pengambilan tidak menumpuk. Langkah ini membantu mempercepat layanan kepada jamaah.
Panitia juga membuka kesempatan bagi keluarga untuk mengambil air zam zam jika jamaah tidak hadir. Keluarga wajib membawa identitas resmi dan bukti hubungan dengan jamaah yang bersangkutan.
Petugas memeriksa dokumen tersebut sebelum menyerahkan paket. Mereka melakukan verifikasi untuk memastikan penyerahan tepat sasaran.
Setiap jamaah tetap memperoleh satu kemasan air zam zam berukuran lima liter. Panitia menyiapkan seluruh paket agar jamaah bisa membawa pulang oleh-oleh tersebut ke daerah asal.(ar)









