Pemkot Sungai Penuh Pasang Sensor Debit Air Antisipasi Banjir

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Sungai Penuh siap pasang sensor debit air bantuan BNPB.(ilustrasi poto: metrojambi.com).

Pemkot Sungai Penuh siap pasang sensor debit air bantuan BNPB.(ilustrasi poto: metrojambi.com).

Sungai Penuh, oegopost.id – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperkuat langkah mitigasi bencana dengan memperluas jangkauan sistem peringatan dini di kawasan rawan. Langkah strategis ini terwujud lewat rencana pemasangan sensor debit air banjir bantuan dari pemerintah pusat.

Perangkat pemantau canggih ini menyasar sejumlah wilayah yang kerap menghadapi ancaman luapan sungai saat musim hujan. Pemerintah pusat menyalurkan bantuan teknis ini guna menekan potensi kerugian material maupun keselamatan warga.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sungai Penuh, Safrizal, mengonfirmasi rencana penempatan perangkat tersebut di wilayahnya. Pihaknya mengarahkan pemanfaatan empat unit alat pemantau otomatis pada lokasi-lokasi berisiko tinggi.

Pemasangan Sensor Debit Air Otomatis Di Empat Lokasi Rawan

Alat pemantau ini bekerja penuh secara otomatis untuk merekam setiap dinamika pergerakan arus sungai. Perangkat tersebut langsung mentransmisikan data perubahan volume air secara real time ke sistem pusat data BPBD.

Baca Juga :  Wali Kota Jambi Lepas 838 Jamaah Haji, Tekankan Kesehatan dan Kebersamaan

Sistem penerusan informasi yang serba cepat ini memberi ruang bagi warga untuk merespons ancaman lebih awal. Masyarakat memiliki waktu luang yang cukup guna mengamankan barang berharga sebelum air meluap.

Safrizal menegaskan keberadaan alat ini sangat krusial dalam memperpendek rantai penyebaran informasi darurat. Sinyal bahaya yang terikirim lebih cepat akan membantu warga mempersiapkan langkah penyelamatan mandiri secara terukur.

BNPB Melakukan Kajian Teknis Menentukan Titik Pemasangan Sensor

Badan Nasional Penanggulangan Bencana memegang kendali penuh dalam menentukan titik koordinat penempatan alat tersebut. Tim ahli BNPB akan turun langsung menguji karakteristik aliran sungai di Kota Sungai Penuh.

Survei teknis lapangan ini bertujuan mengukur sejauh mana tingkat kerentanan luapan air pada tiap pemukiman. Hasil observasi mendalam tersebut menjadi acuan utama sebelum petugas memasang unit pemantau.

Baca Juga :  Kanwil Kemenkum Jambi Perkuat Layanan e-Grasi Lewat Koordinasi

Safrizal menyebutkan bahwa ketepatan penentuan lokasi akan menentukan efektivitas kerja alat di lapangan. Pemilihan titik yang akurat memastikan fungsi pemantauan debit air berjalan optimal sepanjang hari.

Sistem Peringatan Dini Mengoptimalkan Evakuasi Mencegah Bencana Banjir

Jajaran BPBD Kota Sungai Penuh mengapresiasi dukungan penuh dari pemerintah pusat dalam pengadaan teknologi mitigasi ini. Pihaknya optimistis keberadaan infrastruktur baru ini mampu meningkatkan kesiapsiagaan jajaran petugas serta warga lokal.

Pemerintah daerah berharap modernisasi peralatan pemantau bencana dapat menekan risiko kerusakan di daerah rawan. Penggunaan teknologi yang tepat terbukti efektif meminimalkan dampak buruk akibat luapan sungai secara mendadak.

Proses evakuasi mandiri kini dapat berjalan lebih tertata berkat adanya peringatan awal yang presisi. Warga yang bermukim di sepanjang bantaran sungai kini memiliki tingkat perlindungan yang jauh lebih baik.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kadin Tanjab Timur Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Kebakaran Nipah Panjang
Pengecekan Hotspot Karhutla Jambi: Polda Tegakkan Hukum Delapan Tersangka
Gubernur Jambi Jamu Paskibraka Nasional Achmad Fachri dan Rizki Putri di Rumah Dinas
Jaga Identitas Lokal, Pemkab Bungo Tampilkan Pertunjukan Seni Melayu Bungo di Jambi
Babinsa Koramil Muara Bungo Patroli Karhutla di Desa Gapura Suci
Polres Tebo Sapu Bersih Tambang Emas Ilegal di Aliran Sungai Batanghari
Kanwil Kemenkum Jambi dan BRIDA Sepakati Pelindungan Kekayaan Intelektual
Wagub Jambi Abdullah Sani Ajak Masyarakat Perkuat Peran Adat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:39 WIB

Kadin Tanjab Timur Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Kebakaran Nipah Panjang

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:30 WIB

Pengecekan Hotspot Karhutla Jambi: Polda Tegakkan Hukum Delapan Tersangka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Gubernur Jambi Jamu Paskibraka Nasional Achmad Fachri dan Rizki Putri di Rumah Dinas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Jaga Identitas Lokal, Pemkab Bungo Tampilkan Pertunjukan Seni Melayu Bungo di Jambi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Babinsa Koramil Muara Bungo Patroli Karhutla di Desa Gapura Suci

Berita Terbaru

Sinsen menggelar program Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo untuk membekali siswa teknologi modern Honda dan standar pelayanan AHASS.(poto: ampar.id).

Otomotif

Sinsen Gelar Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo

Minggu, 23 Agu 2026 - 08:46 WIB