Merangin, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Merangin menggelar forum kemitraan JKN Merangin bersama para pemangku kepentingan utama di Ruang Rapat Kantor Bupati Merangin pada Kamis (6/8). Langkah strategis ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional sekaligus meningkatkan kualitas layanan medis bagi seluruh warga daerah.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Merangin, Zulhifni, membuka kegiatan penting tersebut secara resmi untuk mewakili Bupati Merangin M. Syukur. Selain itu, sejumlah pejabat pemerintah daerah, pimpinan fasilitas kesehatan, organisasi profesi, hingga perwakilan BPJS Kesehatan turut menghadiri agenda koordinasi lintas sektor ini.
Implementasi Regulasi Pemerintah Dalam Program Jaminan Kesehatan
Oleh karena itu, Zulhifni menegaskan bahwa penyelenggaraan forum kemitraan ini menjadi bentuk tindak lanjut nyata atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Selanjutnya, pemerintah daerah memanfaatkan ruang diskusi ini sebagai sarana komunikasi intensif guna menyelaraskan persepsi antarlembaga.
Melalui sinergi yang kuat, pihak penyedia layanan kesehatan dan BPJS Kesehatan dapat mendiskusikan berbagai persoalan krusial secara langsung. Maka dari itu, pola interaksi ini membuka kesempatan lebar bagi setiap pihak untuk menyampaikan saran konstruktif demi kemajuan bersama.
Identifikasi Kendala Lapangan Demi Solusi Layanan Kesehatan
Secara khusus, forum ini berfokus mendengarkan aspirasi dari seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam sistem pelayanan kesehatan harian. Di samping itu, para peserta memetakan berbagai hambatan operasional di lapangan untuk menemukan solusi yang paling efektif.
Hasilnya, Pemkab Merangin berkomitmen merumuskan langkah konkret dalam mengatasi masalah antrean maupun jangkauan fasilitas medis. Dengan demikian, upaya bersama ini akan mendorong peningkatan mutu layanan agar masyarakat merasakan manfaat program secara maksimal.
Sinergi Pemangku Kepentingan Mewujudkan Kesepakatan Lintas Sektor
Dalam arahannya, Sekda Merangin juga memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dan instansi medis yang hadir. Sebab, kesediaan para pemangku kepentingan untuk duduk bersama menjadi kunci utama keberhasilan program jaminan sosial di daerah.
Oleh sebab itu, Zulhifni berharap interaksi dalam forum ini melahirkan kesepakatan mufakat yang memberikan dampak positif yang nyata. Pada akhirnya, hasil keputusan bersama ini bakal menjadi pijakan utama dalam perbaikan sistem kesehatan di Kabupaten Merangin.
Apalagi, pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan program jaminan kesehatan berjalan makin optimal dan tepat sasaran. Komitmen berkelanjutan ini tentunya menegaskan komitmen Pemkab Merangin dalam menjamin hak kesehatan seluruh lapisan masyarakat.(ar)









