Jalan Lintas Kuamang Kuning Rusak Parah, Warga Tanam Batang Pisang untuk Cegah Kecelakaan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga protes dengan menanm pisang di tengah jalan karena jalan tak kunjung di perbaiki.( poto : jambiprima.com )

Warga protes dengan menanm pisang di tengah jalan karena jalan tak kunjung di perbaiki.( poto : jambiprima.com )

Bungo, oegopost.id – Jalan Lintas Kuamang Kuning yang menghubungkan Dusun Kuning Gading dan Dusun Purwosari, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo, kini berada dalam kondisi memprihatinkan.

Lubang besar, genangan air, dan permukaan jalan yang berlumpur mengganggu aktivitas warga serta meningkatkan risiko kecelakaan.

Pantauan di lokasi menunjukkan kerusakan muncul di sejumlah titik ruas jalan. Masyarakat setiap hari menggunakan jalur tersebut sebagai akses utama menuju antar dusun sekaligus jalur angkutan hasil perkebunan.

Warga memilih memasang batang pisang di tengah lubang sebagai tanda peringatan bagi pengguna jalan. Mereka melakukan cara itu agar pengendara dapat melihat titik kerusakan dari jarak yang cukup aman.

Genangan air menutupi sebagian lubang sehingga pengendara sulit memperkirakan kondisi permukaan jalan. Karena itu, pengendara roda dua dan roda empat harus menurunkan kecepatan saat melintas.

Baca Juga :  Pemkab Bungo Tetapkan Tanggap Darurat Akibat Banjir dan Longsor

Lumpur yang menutupi badan jalan juga membuat kendaraan lebih sulit dikendalikan. Kondisi tersebut semakin terasa ketika hujan turun dan volume genangan bertambah.

Kerusakan Jalan Hambat Aktivitas dan Tingkatkan Biaya Transportasi

Warga menyebut kerusakan jalan sudah terjadi dalam waktu yang cukup lama. Namun sampai sekarang belum terlihat langkah perbaikan permanen di ruas tersebut.

Akibat kondisi itu, masyarakat membutuhkan waktu lebih lama untuk bepergian. Selain itu, kendaraan lebih cepat mengalami kerusakan sehingga biaya operasional ikut meningkat.

Ruas ini memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat Kuamang Kuning. Setiap hari warga memanfaatkan jalan tersebut untuk mobilitas, distribusi kebutuhan pokok, serta pengangkutan hasil perkebunan sawit.

Kelancaran akses jalan ikut menentukan perputaran ekonomi masyarakat. Ketika kondisi jalan memburuk, kegiatan distribusi dan aktivitas harian ikut terdampak.

Baca Juga :  Belanja Poltekkes Jambi 2026 Rp8,8 Miliar, Ini Polanya

Masyarakat meminta pemerintah segera melakukan perbaikan agar aktivitas kembali berjalan lancar dan aman. Mereka berharap penanganan dilakukan sebelum kerusakan meluas dan menimbulkan korban.

Salah seorang warga Dusun Kuning Gading, Purman, menyampaikan kekhawatirannya terhadap kondisi jalan saat ini.

“Kami sudah lama mengeluhkan kondisi jalan ini. Lubangnya makin besar dan saat hujan tertutup air sehingga sangat berbahaya bagi pengendara. Kami berharap pemerintah segera melakukan perbaikan sebelum terjadi kecelakaan yang lebih serius,” ujar Purman.

Warga berharap perbaikan dapat segera dimulai agar akses antar dusun kembali normal. Mereka juga ingin distribusi hasil perkebunan dan kebutuhan sehari-hari berjalan lebih lancar tanpa hambatan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun
Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur
BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026
Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644
Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru
Pesan Penting Pembimas Kristen Kemenag Jambi: Kejar Hikmat Bukan Harta Jabatan
Kanwil Kemenag Jambi Evaluasi Kinerja Triwulan III Demi Pelayanan Publik Berdampak
Kontingen Jambi Raih Prestasi Gemilang di PPSN VI 2026
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:10 WIB

BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru

Berita Terbaru

Ilustrasi Pegadaian.(poto: istimewa).

Ekonomi

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:37 WIB