Kerinci, oegopost.id – Pendakian Gunung Kerinci kembali mencatat tingginya minat wisatawan yang datang ke kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat. Sepanjang Mei 2026, sebanyak 621 orang melakukan pendakian ke Gunung Kerinci, gunung tertinggi di Pulau Sumatera.
Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat mencatat seluruh aktivitas pendakian tersebut melalui sistem pemesanan tiket daring “Ayo ke Taman Nasional” serta pendaftaran langsung di Pos R10 Pemantau Pendakian di Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci.
Dominasi Wisatawan Domestik Masih Terlihat
Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Kerinci BB TNKS, David, menyampaikan bahwa wisatawan domestik masih mendominasi jumlah pendaki pada periode tersebut. Dari total 621 orang, sebanyak 523 merupakan wisatawan nusantara.
Sementara itu, 98 pendaki lainnya berasal dari wisatawan mancanegara. Data ini menunjukkan bahwa Gunung Kerinci tetap memiliki daya tarik kuat, baik di tingkat nasional maupun internasional.
David menegaskan bahwa tren tersebut memperlihatkan posisi Gunung Kerinci sebagai salah satu destinasi pendakian favorit di Indonesia yang terus diminati berbagai kalangan.
Sistem Pendataan dan Akses Pendakian
BB TNKS menerapkan sistem pendataan yang lebih tertata untuk mengatur arus kunjungan pendaki. Wisatawan dapat melakukan pemesanan melalui platform daring resmi atau mendaftar langsung di pos pemantauan pendakian.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan jumlah pendaki tetap terkendali, sekaligus menjaga keamanan selama aktivitas di jalur pendakian. Pengelola juga terus mengawasi pergerakan wisatawan di kawasan konservasi tersebut.
Daya Tarik Alam dan Ekosistem Konservasi
Selain tantangan medan yang dikenal cukup berat, Gunung Kerinci menawarkan panorama alam yang masih terjaga. Hutan tropis yang mengelilinginya menjadi bagian penting dari ekosistem konservasi di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat.
Dari puncak gunung, pendaki dapat menyaksikan lanskap alam yang luas dengan keanekaragaman hayati yang tinggi. Kondisi ini menjadikan kawasan tersebut tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga wilayah penting bagi pelestarian lingkungan.
Aturan Pendakian dan Biaya Resmi
BB TNKS terus mengingatkan para pendaki untuk mematuhi seluruh aturan yang berlaku di kawasan taman nasional. Pengelola menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta keselamatan selama perjalanan pendakian.
Untuk mendaki, wisatawan dikenakan tarif masuk sebesar Rp45 ribu per orang pada hari kerja dan Rp55 ribu pada hari libur. Selain itu, setiap pendaki wajib membayar biaya asuransi sebesar Rp2.500 per orang sebagai bagian dari ketentuan resmi.(ar)









