Lapis Srikaya Tetap Jadi Favorit, Kue Tradisional yang Bertahan di Tengah Tren Modern

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lapis srikaya ini sejak dulu memang disukai. Teksturnya lembut, manisnya pas, dan aromanya khas dari santan dan telur.( Poto : RRI/Nurfitriani ).

Lapis srikaya ini sejak dulu memang disukai. Teksturnya lembut, manisnya pas, dan aromanya khas dari santan dan telur.( Poto : RRI/Nurfitriani ).

Jakarta, oegopost.idKue tradisional terus mempertahankan perannya dalam kekayaan kuliner Nusantara. Salah satu yang tetap digemari masyarakat adalah lapis srikaya, yang dikenal dengan perpaduan tekstur lembut dan rasa manis legit.

Lapis srikaya memiliki tampilan dua lapisan yang kontras. Pembuat kue menyusun lapisan bawah berwarna putih dari campuran tepung dan santan dengan tekstur padat namun lembut. Di atasnya, mereka menambahkan lapisan srikaya berwarna cokelat keemasan yang terbuat dari telur, santan, dan gula, sehingga menghadirkan rasa manis yang lebih kuat.

Para penjual biasanya menyajikan kue ini dalam potongan kotak di atas daun pisang. Cara penyajian tersebut memberikan aroma khas sekaligus menegaskan nuansa tradisional. Banyak orang memilih lapis srikaya sebagai camilan karena teksturnya lembut dan rasanya tidak terlalu berat.

Baca Juga :  IMF Ungkap Fakta Mengejutkan soal Ekonomi Indonesia

Linda, pemilik usaha kue rumahan di Bengkalis, mengungkapkan bahwa pelanggan masih menjadikan lapis srikaya sebagai salah satu pilihan favorit. Ia menilai cita rasa klasik membuat kue ini tetap diminati meski banyak kue modern bermunculan.

“Sejak dulu, orang-orang sudah menyukai lapis srikaya. Teksturnya lembut, manisnya pas, dan aromanya khas dari santan serta telur,” ujar Linda pada Rabu (22/4/2026).

Linda menjelaskan bahwa proses pembuatan kue ini membutuhkan ketelitian tinggi. Ia harus mengolah setiap lapisan dengan tepat agar hasilnya tidak berubah, baik dari segi tekstur maupun rasa.

Baca Juga :  Satgas 3 Juta Rumah Dibentuk, OJK Bantu Atasi Kendala KPR

“Kalau suhu tidak pas saat memasak srikaya, hasilnya bisa pecah. Jadi, kami harus benar-benar menjaga prosesnya,” jelasnya.

Masyarakat tidak hanya menikmati sebagai camilan sehari-hari, tetapi juga menyajikannya dalam berbagai acara seperti kenduri, arisan, dan perayaan keluarga. Kehadiran kue ini sering melambangkan kehangatan dan kebersamaan.

Di tengah perkembangan kuliner modern, lapis srikaya tetap bertahan dan memiliki tempat khusus di hati masyarakat. Kue ini tidak hanya menjaga warisan kuliner tradisional, tetapi juga membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM di berbagai daerah.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resep Ikan Asam Padeh Autentik, Sajian Pedas Asam yang Menggugah Selera
UU PPRT Disahkan! Ini Dampak Besar untuk PRT & Tanggapan BPJS Kesehatan yang Bikin Kaget
Program Makan Bergizi Gratis, Zulhas Ajak Sekolah Aktif Ubah Menu dan Laporkan Masalah ke SPPG
Kecurangan UTBK SNBT 2026 Terbongkar di Sejumlah Kampus
Harga Emas Antam Kembali Turun, Tren Pelemahan Masih Berlanjut
Sarapan 10 Menit: Olahan Telur Ceplok Kecap yang Praktis dan Bergizi
Kawal Haji Diluncurkan, Aplikasi Pengaduan Digital untuk Tingkatkan Layanan Jemaah
Sekolah Diminta Aktif Awasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 08:00 WIB

Lapis Srikaya Tetap Jadi Favorit, Kue Tradisional yang Bertahan di Tengah Tren Modern

Jumat, 24 April 2026 - 07:00 WIB

Resep Ikan Asam Padeh Autentik, Sajian Pedas Asam yang Menggugah Selera

Kamis, 23 April 2026 - 23:59 WIB

UU PPRT Disahkan! Ini Dampak Besar untuk PRT & Tanggapan BPJS Kesehatan yang Bikin Kaget

Kamis, 23 April 2026 - 23:00 WIB

Program Makan Bergizi Gratis, Zulhas Ajak Sekolah Aktif Ubah Menu dan Laporkan Masalah ke SPPG

Kamis, 23 April 2026 - 22:00 WIB

Kecurangan UTBK SNBT 2026 Terbongkar di Sejumlah Kampus

Berita Terbaru

Internet gratis dari program Kampung Internet mengubah hidup warga desa. Dari sulit sinyal, kini bisa raup jutaan rupiah lewat afiliator dan UMKM digital.( Poto : CNN Indonesia/ Yogi Anugrah ).

Teknologi

Internet Gratis, Eks TKI Ini Kini Hasilkan Rp6 Juta per Bulan

Jumat, 24 Apr 2026 - 10:00 WIB

Simak cara mengatasi bau kotoran kucing yang menyengat dengan langkah efektif, mulai dari pembersihan cepat hingga penggunaan bahan alami dan pembersih enzim.( Poto : Media Indonesai ).

Kesehatan

Cara Mengatasi Bau Kotoran Kucing yang Menyengat

Jumat, 24 Apr 2026 - 09:00 WIB