Merangin, Oegopost.id – Warga Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, bernapas lega pada Rabu (21/10/2026). Pasokan air bersih akhirnya tiba di pemukiman mereka. Bantuan ini mengakhiri kesulitan air akibat sumur warga yang mengering.
Perumda Tirta Merangin menggandeng BPBD Merangin untuk aksi cepat ini. Tim gabungan langsung menerjunkan armada tangki ke lapangan. Mereka merespons laporan warga yang kesulitan air bersih.
Langkah taktis ini menjaga ketersediaan kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah bergerak cepat meredam dampak musim kemarau panjang.
Menyasar Tiga Kawasan Pemukiman Paling Kering
Petugas memfokuskan suplai air bersih ke tiga lokasi padat penduduk. Tim menyisir Desa Mampu Baru, kawasan Pasar Senin, dan Jalan SMU. Ketiga wilayah ini mengalami defisit air paling parah.
Direktur Perumda Tirta Merangin, Antoni, membenarkan pengerahan armada tangki tersebut. Pihaknya mengambil tindakan cepat demi membantu warga yang terdampak kemarau. Tim teknis terus memetakan kawasan rawan agar bantuan tepat sasaran.
Antoni memandang pasokan air bersih sebagai hak vital warga. Perumda memilih mobil tangki sebagai solusi tercepat saat ini. Cara ini memotong kesulitan warga yang sudah berlangsung sepekan.
Pihak manajemen juga terus memantau debit air sumur warga. Langkah ini mempermudah rencana pengiriman bantuan berikutnya.
Warga Antusias Menyiapkan Jeriken dan Ember
Warga langsung menyambut gembira deru mesin mobil tangki air. Ratusan warga keluar rumah membawa wadah penampungan. Mereka menenteng ember, jeriken, hingga baskom besar ke tepi jalan.
Kepala Bagian Hubungan Langganan, Iman Achmad, mengemudikan sendiri truk tangki air tersebut. Ia turun langsung agar pembagian air berjalan lebih cepat. Warga tersenyum lega saat petugas mengisi wadah mereka.
Warga berbaris rapi di dekat selang mobil tangki. Setiap keluarga menerima pembagian air secara merata dan adil. Mereka mengucap syukur karena terbebas dari krisis air bersih.
Kiriman tangki air ini meringankan beban pengeluaran warga Tabir. Warga tidak perlu lagi membeli air galon untuk mandi dan mencuci. Bantuan darurat ini sangat menolong dapur keluarga tetap mengepul.
Pemkab Merangin bersama BPBD berjanji menyiagakan armada tambahan. Mereka siap memasok air lagi jika kemarau masih berlanjut. Petugas terus berjaga mengantisipasi lonjakan permintaan air dari desa tetangga.(ar)









