Muaro Jambni, oegopost.id – Jalur tengkorak Jalan Lintas Jambi-Muara Bulian kembali memakan korban jiwa setelah insiden tragis merenggut nyawa seorang pemuda. Peristiwa kecelakaan maut Mendalo Muaro Jambi ini terjadi tepat di kawasan Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi, pada Jumat dini hari (10/7/2026).
Warga setempat menemukan seorang pria pengendara sepeda motor dalam kondisi sudah tidak bernyawa di lokasi kejadian sekitar pukul 03.00 WIB. Korban tergeletak di tengah badan jalan dengan jarak sekitar 100 meter dari SPBU Perikanan Mendalo Darat.
Warga yang pertama kali mendatangi tempat kejadian perkara langsung berupaya memeriksa kondisi tubuh korban yang bersimbah darah. Namun, pengendara roda dua tersebut sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan akibat benturan keras. Sementara itu, sepeda motor milik korban terpental hingga beberapa meter dari posisi jasadnya.
Identifikasi Korban Sempat Mengalami Kendala Di Lapangan
Masyarakat di lokasi kejadian sempat kesulitan mengenali korban karena tidak menemukan kartu identitas di pakaian maupun kendaraan. Warga kemudian berinisiatif memotret wajah korban, sepeda motor, serta kalung yang melingkar di lehernya untuk disebarkan ke media sosial. Langkah cepat tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah kerabat mengenali ciri-ciri fisik kendaraan dan barang bawaan korban.
Petugas medis segera membawa jasad pria tersebut menuju RSUD Raden Mattaher Jambi menggunakan mobil ambulans. Pihak keluarga yang mendapatkan informasi langsung mendatangi rumah sakit untuk memastikan identitas anggota keluarga mereka. Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa korban merupakan warga Jalan Penerangan, Perumahan Kahuripan, Kota Jambi.
Setelah menyelesaikan seluruh proses administrasi dan identifikasi di rumah sakit, keluarga membawa pulang jenazah korban pada Jumat pagi. Isak tangis menyambut kedatangan peti jenazah sesampainya di rumah duka untuk segera menjalani proses pemakaman.
Polisi Selidiki Penyebab Pasti Insiden Tragis Ini
Aparat Kepolisian Sektor Jaluko bersama Satlantas Polres Muaro Jambi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas kepolisian masih terus mengumpulkan bukti guna mengungkap kronologi pasti dari insiden yang merenggut nyawa ini. Penyidik belum bisa menyimpulkan apakah korban mengalami kecelakaan tunggal atau terlibat tabrakan dengan kendaraan lain.
Pihak kepolisian mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh lapisan masyarakat yang berada di sekitar lokasi saat kejadian. Polisi meminta saksi mata yang melihat atau mendengar benturan untuk segera memberikan keterangan kepada penyidik. Informasi sekecil apa pun dari pengguna jalan sangat membantu petugas dalam mengurai tabir kecelakaan maut ini.
Kondisi jalur yang sepi pada dini hari memang kerap membuat pengendara memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Polisi berharap masyarakat tetap mengedepankan keselamatan berkendara dan mematuhi rambu lalu lintas yang tersedia.
Rangkaian Kasus Kecelakaan Fatal Sepanjang Tahun Ini
Data dari lapangan menunjukkan bahwa kawasan Mendalo Darat merupakan titik paling rawan kecelakaan di Kabupaten Muaro Jambi. Sebelum insiden Jumat dini hari, jalur ini sudah berulang kali menelan korban jiwa sepanjang tahun 2026.
Pada 20 Februari 2026, sebuah kecelakaan melibatkan sepeda motor dan truk boks terjadi di Simpang Tiga Mendalo. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang penumpang wanita lansia bernama Maryani (64) meninggal dunia di lokasi.
Selanjutnya, seorang pengendara bernama Indra Sucipto (27) juga tewas mengenaskan pada 7 April 2026 sekitar pukul 05.00 WIB. Korban yang melaju dari arah Kota Jambi menabrak bagian belakang truk Fuso yang sedang mogok di badan jalan.
Tidak berselang lama, tepatnya pada 22 April 2026, seorang pelajar bernama Wildan Alif Sispranata (17) kehilangan nyawa di Desa Mendalo Indah. Korban diduga gagal menyalip sebelum akhirnya terlibat kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan sekaligus.
Rentetan kejadian tragis ini memicu kekhawatiran mendalam bagi warga sekitar dan pengguna jalan harian. Ketua RT setempat meminta seluruh pengendara mobil, motor, maupun truk untuk meningkatkan kewaspadaan penuh saat melintasi wilayah Mendalo.(ar)









