Kasus Kebakaran Lahan Baru Landa Muaro Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas melakukan upaya pemadaman api di Kecamatan Kumpeh Ilir Muaro Jambi, Kamis (9/7/2026).(poto: ANTARA)

Petugas melakukan upaya pemadaman api di Kecamatan Kumpeh Ilir Muaro Jambi, Kamis (9/7/2026).(poto: ANTARA)

Muaro Jambi, oegopost.id – Kasus kebakaran lahan baru kembali mengancam wilayah Kabupaten Muaro Jambi sejak Rabu, 8 Juli 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat melaporkan kemunculan dua titik api baru di dua kecamatan berbeda. Langkah penanganan cepat segera tim satgas darat lakukan guna menghentikan sebaran api agar tidak semakin meluas.

Petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat. Kerja keras tim di lapangan membuahkan hasil positif dalam waktu yang relatif singkat. Anggota satgas darat berhasil menjinakkan kobaran api sebelum melalap vegetasi yang lebih luas.

“Dua titik api baru berhasil dipadamkan oleh petugas satgas darat,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Muaro Jambi, Paruhuman Lubis, di Sengeti, Kamis.

BPBD Muaro Jambi Temukan Dua Titik Api

Tambahan dua lokasi ini mengonfirmasi tren peningkatan peristiwa kebakaran dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, pihak BPBD mencatat telah terjadi tiga titik kebakaran di wilayah hukum Muaro Jambi. Penemuan terbaru ini menggenapi total kasus kebakaran lahan yang ditangani menjadi lima titik.

Laporan lapangan menyebutkan kebakaran paling mutakhir melanda dua kawasan terpisah secara hampir bersamaan. Lokasi pertama berada di Desa Tanjung, Kecamatan Kumpeh Ilir, yang berkobar pada Rabu malam. Amukan si jago merah di desa tersebut menghanguskan lahan kosong dengan estimasi luas mencapai lima hektare.

Baca Juga :  Polda Jambi Klarifikasi Status Anggota RC, Tegaskan Semua Proses Sesuai Hukum

Petugas berjibaku menembus kegelapan malam demi mengisolasi pergerakan lidah api di lokasi. Beruntung, personel gabungan berhasil memadamkan sepenuhnya amukan api menjelang Kamis pagi. Langkah ini mencegah dampak kabut asap yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

Total Luas Lahan Terbakar Capai Delapan Hektare

Sementara itu, titik kebakaran kedua terdeteksi di Kelurahan Ness, Kecamatan Jambi Luar Kota. Peristiwa yang terjadi pada hari yang sama tersebut menghanguskan lahan kosong seluas satu hektare. Petugas posko terdekat langsung melakukan pemadaman total agar api tidak mendekati pemukiman warga.

Jika diakumulasikan, total luas lahan yang terbakar di Kabupaten Muaro Jambi dalam sebulan terakhir mencapai hampir delapan hektare. Berdasarkan hasil identifikasi lapangan, seluruh area yang terbakar merupakan jenis tanah mineral. Karakteristik tanah ini cukup membantu petugas dalam mempercepat proses pemadaman di area terbuka.

Baca Juga :  Bunga Bangkai Muaro Jambi Mekar, Warga Antusias Datang Lihat Langsung

“Beruntung yang terbakar adalah lahan mineral,” ujar Paruhuman Lubis menjelaskan kondisi medan operasional timnya.

Menurutnya, jika api sampai menyentuh kawasan lahan gambut, proses pemadaman tentu akan jauh lebih sulit dan memakan waktu lama. Karakter gambut yang menyimpan bara di dalam tanah sering kali memicu api berkobar kembali secara tiba-tiba.

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Hutan Dan Lahan

Hingga saat ini, pihak BPBD belum dapat memastikan penyebab utama dari serangkaian kebakaran tersebut. Guna mengungkap faktor pemicu di lapangan, BPBD telah melakukan koordinasi intensif dengan aparat kepolisian. Penyelidikan ini penting untuk memberi efek jera jika ada unsur kesengajaan dari oknum masyarakat.

“Pihak kami masih terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Paruhuman Lubis menambahkan.

Menyikapi situasi musim kemarau yang kian kering, BPBD Muaro Jambi kini memperketat pengawasan di zona rawan. Fokus utama petugas mengarah pada langkah pencegahan dini serta penanggulangan cepat (quick response) di seluruh wilayah. Peta rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi acuan utama patroli rutin tim satgas di lapangan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Muaro Jambi Kenalkan Call Center 110 di Mendalo Darat
Kapolda dan Kajati Jambi Bahas Penegakan Hukum Transparan
Cuaca Jambi Hari Ini: Hujan Ringan dan Udara Kabur
Asap Tebal Hambat Helikopter Padamkan Karhutla Gambut Jambi
Pemkot Jambi Salurkan Bansos Beras Tahap 4 untuk 49 Ribu KPM
Ribuan Santri Padati Lapangan MTQ Rayakan Hari Santri di Bungo
Jadwal Sholat Sungai Penuh Hari Ini, Jumat 23 Oktober 2026
Cuaca Jambi Hari Ini: Kerinci Hujan, Sarolangun Tembus 36 Derajat
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Polres Muaro Jambi Kenalkan Call Center 110 di Mendalo Darat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Kapolda dan Kajati Jambi Bahas Penegakan Hukum Transparan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Cuaca Jambi Hari Ini: Hujan Ringan dan Udara Kabur

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Asap Tebal Hambat Helikopter Padamkan Karhutla Gambut Jambi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Pemkot Jambi Salurkan Bansos Beras Tahap 4 untuk 49 Ribu KPM

Berita Terbaru

Ilustarsi Seorang pemuda melihat kotak iPhone 18 yang dipajang di etalase toko elektronik Charsou Mall, Teheran.(poto: AI).

Gadget

iPhone 18 Masuk Pasar Gelap Iran Meski Ditekan Sanksi

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:48 WIB

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.(poto: istimewa).

Internasional

Panas Pemilu Israel: Netanyahu dan Rival Saling Serang Pakai AI

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:41 WIB

Simulasi empat agen AI Gemini saat berkoordinasi melawan Ender Dragon di game Minecraft.(poto: AI).

Games

Empat Agen AI Gemini Sukses Tamatkan Minecraft

Sabtu, 24 Okt 2026 - 11:51 WIB

Ilustrasi Gamer memainkan game via Xbox Cloud Playtime di smartphone dengan kuota waktu tanpa konsol fisik di ruang keluarga.(poto: AI).

Games

Xbox Uji Cloud Playtime, Main Game Tanpa Konsol

Sabtu, 24 Okt 2026 - 11:46 WIB