Tebo, oegopost.id – Tim gabungan penanggulangan bencana bertindak cepat memadamkan insiden kebakaran lahan di Tebo yang membakar kawasan Desa Semambu, Kecamatan Sumay. Peristiwa tersebut menghanguskan lahan milik masyarakat serta sebagian kawasan konsesi PT Tebo Alam Lestari (PT TAL).
Kepala BPBD Kabupaten Tebo, Joko Ardiawan, mengonfirmasi kabar ini melalui sambungan telepon pada Sabtu (25/7/2026). Ia menjelaskan bahwa kobaran api sejatinya melahap area tersebut sejak Kamis (23/7/2026).
Gerak cepat para personel di lapangan berhasil menahan laju api secara efektif. Hasilnya, amukan si jago merah tidak meluas ke kawasan sekitar yang lebih luas.
Tim Gabungan Mobilisasi Helikopter Water Bombing Untuk Pemadaman
Operasi penanganan karhutla ini menyatukan personel Satgas Karhutla Provinsi Jambi dan Satgas Karhutla Kabupaten Tebo. Kedua tim bahu-membahu menyisir titik api demi melokalisasi area yang terbakar.
Petugas memanfaatkan peralatan penanggulangan karhutla milik Satgas BPBD Provinsi Jambi dalam aksi pemadaman tersebut. Selain armada darat, tim mengerahkan helikopter water bombing untuk menyiramkan air dari udara.
Kerja keras seluruh personel di lapangan membuat kobaran api cepat mereda dan terkendali. Petugas langsung memastikan tidak ada lagi sisa kepulan asap yang berbahaya.
Pendataan sementara mencatat total area terdampak mencapai kurang lebih tiga hektare. Saat ini lokasi kejadian sudah aman dan steril dari potensi titik api susulan.
Pihak Berwenang Selidiki Penyebab Kebakaran Lahan Desa Semambu
Meski situasi sudah terkendali, pihak berwenang terus melakukan penyelidikan mendalam di lokasi kejadian. Petugas mengumpulkan bukti-bukti awal guna mengungkap pemicu utama kebakaran tersebut.
Joko Ardiawan menegaskan bahwa tim penyidik masih memeriksa kondisi lapangan secara menyeluruh. Pihaknya akan menyampaikan hasil pemeriksaan resmi setelah proses penyelidikan selesai.
Sementara itu, ancaman kebakaran lahan tetap mengintai wilayah Kabupaten Tebo hingga saat ini. Walaupun hujan berintensitas ringan masih sesekali turun, potensi karhutla tetap berada pada tingkatan tinggi.
Kecamatan Sumay menjadi salah satu wilayah yang mendapatkan porsi perhatian khusus dari petugas. Desa Semambu sendiri tercatat berulang kali masuk dalam daftar daerah rawan karhutla saat musim kemarau.
BPBD Tebo Imbau Masyarakat Tidak Membakar Lahan
BPBD Kabupaten Tebo mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh warga di wilayah rawan. Pihaknya meminta masyarakat tidak membuka lahan pertanian atau perkebunan dengan cara membakar.
Masyarakat yang melihat kemunculan titik api sekecil apa pun harus segera melapor kepada petugas. Laporan cepat dari warga sangat krusial untuk mencegah bencana karhutla berskala besar.
Kesadaran bersama menjadi kunci utama dalam menjaga ekosistem hutan dan lahan di Jambi. Sinergi antara warga dan petugas akan menekan potensi kerugian material maupun kerusakan lingkungan.(ar)









