Jambi, oegopost.id – Pengawasan BBM subsidi kembali menjadi fokus Kapolsek Batin XXIV IPTU Edi Susanto setelah masyarakat melaporkan dugaan pelangsiran BBM di Kecamatan Batin XXIV.
Kapolsek langsung memimpin pengecekan ke SPBU Durian Luncuk bersama jajaran untuk memastikan informasi yang berkembang di masyarakat.
Petugas kemudian memantau aktivitas SPBU secara menyeluruh dan mengecek kondisi di lapangan.
Tidak Ada Aktivitas Pelangsiran Saat Pengecekan
Saat tiba di lokasi, petugas tidak menemukan aktivitas pelangsiran BBM seperti yang dilaporkan sebelumnya.
SPBU juga tidak melayani pengisian BBM karena stok bahan bakar sedang kosong pada saat pemeriksaan berlangsung.
IPTU Edi Susanto menegaskan bahwa ia tetap memanggil pihak pengelola SPBU untuk memberikan arahan langsung terkait aturan penyaluran BBM subsidi.
“Kemungkinan ada, tetapi saat saya berada di lokasi sudah tidak ada lagi. Kebetulan stok BBM juga sedang kosong. Namun manajer dan seluruh pegawai SPBU sudah saya panggil. Saya tegaskan agar pengisian BBM dilakukan sesuai barcode dan aturan yang berlaku,” ujar Edi, Selasa (16/6/2026).
Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan BBM subsidi di wilayah hukum Batin XXIV.
Ia meminta pengelola SPBU menjalankan aturan pemerintah dan PT Pertamina secara ketat agar distribusi BBM berjalan tepat sasaran.
Ia juga menekankan penggunaan sistem barcode dalam setiap transaksi BBM untuk mencegah penyalahgunaan.
SPBU Lakukan Pembenahan Internal
Manajer Operasional SPBU Durian Luncuk, Midra, langsung menindaklanjuti arahan kepolisian dengan mengumpulkan seluruh operator dan karyawan.
Ia memberikan penegasan ulang agar seluruh pelayanan BBM mengikuti prosedur resmi tanpa pengecualian.
“Kami sudah memanggil seluruh operator dan karyawan bersama Kapolsek IPTU Edi Susanto. Kami tegaskan pelayanan BBM harus sesuai prosedur, memakai barcode, dan mengikuti aturan. Tidak boleh ada penyimpangan,” kata Midra.
Ia juga menyampaikan komitmen SPBU untuk mendukung pengawasan distribusi BBM subsidi agar berjalan sesuai aturan.
Kapolsek menegaskan bahwa ia tidak akan ragu menindak pelanggaran distribusi BBM subsidi jika di temukan di lapangan.
Ia juga terus memperkuat koordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga ketertiban distribusi BBM di wilayahnya.
Masyarakat menyambut baik langkah cepat kepolisian yang langsung turun ke lapangan menindak laporan warga.
Warga berharap pengawasan BBM subsidi tidak hanya berjalan saat ada laporan, tetapi di lakukan secara rutin.
Mereka juga meminta masyarakat ikut aktif melapor jika menemukan dugaan penyimpangan agar bisa segera di tindaklanjuti.(ar)









