Pemerintah Pangkas Harga Patokan Ekspor Emas pada Akhir Mei 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah menurunkan Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi emas untuk periode akhir Mei 2026 seiring melemahnya harga emas dunia.( Poto : Bank Sinarmas ).

Pemerintah menurunkan Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi emas untuk periode akhir Mei 2026 seiring melemahnya harga emas dunia.( Poto : Bank Sinarmas ).

Jakarta, oegopost.id – Kementerian Perdagangan menurunkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) emas untuk periode kedua Mei 2026.

Kebijakan itu muncul setelah harga emas dunia bergerak melemah dalam beberapa pekan terakhir.

Pemerintah menetapkan HPE emas sebesar US$ 150.555,29 per kilogram. Nilai itu turun 1,72 persen dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai US$ 153.194,87 per kilogram.

Selain itu, pemerintah juga memangkas HR emas menjadi US$ 4.682,80 per troy ounce dari sebelumnya US$ 4.764,90 per troy ounce.

Kemendag memberlakukan aturan tersebut mulai 15 hingga 31 Mei 2026.

Pemerintah menuangkan kebijakan itu dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1343 Tahun 2026 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertambangan yang terkena bea keluar.

Baca Juga :  Koperasi Desa Merah Putih di Jambi: Penggerak Ekonomi atau Ancaman bagi Warung Rakyat?

Harga Emas Dunia Mengalami Koreksi

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana, mengatakan penurunan HPE dan HR terjadi karena harga emas global sedang melemah.

Data Kemendag menunjukkan harga emas dunia terkoreksi sekitar 1,72 persen.

Tommy menjelaskan pasar emas kini memasuki fase koreksi dan konsolidasi setelah sebelumnya mencatat kenaikan cukup tinggi.

Situasi itu mendorong investor melepas sebagian aset emas untuk mengambil keuntungan.

Penguatan dolar Amerika Serikat ikut menekan harga emas dunia. Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS juga membuat investor lebih tertarik pada instrumen berbunga dibandingkan emas.

Menurut Tommy, perubahan kondisi pasar global langsung memengaruhi harga emas internasional.

Baca Juga :  Bank Mandiri: Perbankan Indonesia Tetap Solid di Tengah Tekanan Global

Karena itu, pemerintah ikut menyesuaikan HPE dan HR agar tetap mengikuti perkembangan pasar.

Penetapan Harga Libatkan Banyak Instansi

Kemendag menyusun HPE dan HR emas bersama sejumlah kementerian dan lembaga terkait.

Pemerintah memakai data teknis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang mengacu pada harga emas London Bullion Market Association (LBMA).

Selain Kementerian ESDM, pemerintah juga melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perindustrian dalam proses pembahasan.

Melalui penyesuaian tersebut, pemerintah ingin menjaga stabilitas perdagangan komoditas emas nasional.

Kebijakan itu juga memberi kepastian bagi pelaku usaha ekspor di tengah perubahan harga emas dunia.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemberdayaan Perempuan Desa Mengupeh Lewat Batik Lipe
Pemkab Tanjabbar Siap Fasilitasi Pasar Produk Ecoprint Kuala Dasal ke Jaringan Luar
Lindungi Karya Lokal, Kemenkum Jambi Pacu Daya Saing UMKM Bungo
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik Serempak di Akhir Pekan
Pertamina EP Jambi Sukses Lakukan Monetisasi Gas Lapangan Sengeti Senilai Rp1,6 Triliun
Kanwil DJPb Jambi Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi
Polda Jambi Komitmen Amankan Operasional Hulu Migas Regional
Hari Koperasi Nasional ke-79: SAH Sebut Koperasi Motor Penggerak Ekonomi Daerah
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:30 WIB

Pemberdayaan Perempuan Desa Mengupeh Lewat Batik Lipe

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:00 WIB

Pemkab Tanjabbar Siap Fasilitasi Pasar Produk Ecoprint Kuala Dasal ke Jaringan Luar

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:30 WIB

Lindungi Karya Lokal, Kemenkum Jambi Pacu Daya Saing UMKM Bungo

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:46 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik Serempak di Akhir Pekan

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:00 WIB

Pertamina EP Jambi Sukses Lakukan Monetisasi Gas Lapangan Sengeti Senilai Rp1,6 Triliun

Berita Terbaru