Gerbang Kantor Gubernur Jambi Ditutup Imbas Demo Karhutla Mahasiswa SAYKOJA

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat keamanan menutup rapat gerbang akses utama menuju Kantor Gubernur Jambi dan Gedung DPRD Provinsi Jambi di Telanaipura, Senin (5/10/2026).(poto: jamberita.com).

Aparat keamanan menutup rapat gerbang akses utama menuju Kantor Gubernur Jambi dan Gedung DPRD Provinsi Jambi di Telanaipura, Senin (5/10/2026).(poto: jamberita.com).

Jambi, oegopost.id  – Aparat keamanan menutup rapat gerbang akses utama menuju Kantor Gubernur Jambi dan Gedung DPRD Provinsi Jambi di Telanaipura, Senin (5/10/2026). Langkah pengamanan ketat ini mengantisipasi rencana aksi demonstrasi karhutla mahasiswa yang menyoroti krisis kebakaran hutan dan lahan.

Massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa SAYKOJA memusatkan titik kumpul awal di Simpang Empat Bank Indonesia (BI) Jambi. Sekitar 1.000 mahasiswa bersiap melakukan long march menuju dua gedung pusat pemerintahan daerah tersebut.

Mereka membawa misi besar untuk memperjuangkan hak seluruh masyarakat Jambi atas udara bersih dan lingkungan hidup yang sehat. Kondisi kabut asap dan ancaman kebakaran lahan di wilayah Jambi memicu gelombang kemarahan para mahasiswa.

Pemerintah Provinsi Jambi melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mengonfirmasi rencana kedatangan ribuan mahasiswa tersebut. Kepala Bidang Penanganan Konflik Kesbangpol Provinsi Jambi, Qomarruzaman, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima surat resmi pemberitahuan unjuk rasa.

Qomarruzaman memastikan perwakilan legislatif telah bersiap menerima aspirasi mahasiswa di depan gedung dewan. Anggota Komisi II dan Komisi III DPRD Provinsi Jambi berencana menemui langsung para demonstran untuk berdialog.

Baca Juga :  Razia Besar Hiburan Malam Jambi Sasar Perizinan

Mahasiswa Desak Bentuk Pansus Dan Buka Data

Dalam aksi damai ini, aliansi mahasiswa membawa empat tuntutan mendesak kepada para wakil rakyat. Tuntutan pertama menargetkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Audit Lingkungan Korporasi dalam batas waktu maksimal 7×24 jam.

Pansus dewan tersebut wajib melakukan audit investigatif terhadap seluruh areal konsesi perusahaan perkebunan dan pertambangan yang terbakar. Mahasiswa juga mendesak pelibatan auditor independen agar proses investigasi berjalan objektif serta membuka ruang partisipasi publik.

Poin kedua menitikberatkan pada pelaksanaan audit kepatuhan perusahaan secara terbuka melalui sistem open data access. Tim gabungan dewan dan auditor independen harus memeriksa kelayakan sarana pencegahan karhutla milik perusahaan swasta.

Pemeriksaan mencakup kesiapan fisik embung air, menara pantau api, hingga regu pemadam kebakaran milik korporasi. Mahasiswa menuntut parlemen mengumumkan seluruh hasil audit kepada publik lewat siaran pers dan saluran digital resmi.

Tuntut Pencabutan Izin Korporasi Serta Penegakan Hukum

Tuntutan ketiga mendesak DPRD Provinsi Jambi segera menerbitkan rekomendasi politik tegas kepada pemerintah pusat dan kepala daerah. Rekomendasi pemutusan izin operasional tersebut menyasar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian ATR/BPN, serta Gubernur Jambi.

Baca Juga :  Kontingen Jambi Raih Prestasi Gemilang di PPSN VI 2026

Pemerintah harus mencabut izin usaha setiap korporasi yang terbukti lalai atau sengaja membakar kawasan hutan dan lahan. Mahasiswa sekaligus menolak pemanfaatan kembali lahan bekas terbakar untuk kegiatan komersial secara instan.

Tuntutan keempat menyoroti proses penegakan hukum yang adil dan transparan tanpa tebang pilih. Mahasiswa mendesak legislatif mengawasi kinerja aparat penegak hukum dalam membongkar dugaan tindak pidana korporasi secara tuntas.

Aparat keamanan tidak boleh hanya memproses hukum petani kecil atau warga miskin di tingkat tapak. Hukum wajib menjerat korporasi besar jika terbukti melanggar undang-undang lingkungan hidup.

Gelombang unjuk rasa mahasiswa ini menjadi sorotan utama di tengah memburuknya kualitas udara Provinsi Jambi. Mahasiswa menuntut tindakan nyata dari pemangku kebijakan demi menjamin hak hidup sehat warga Jambi.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Penting Pembimas Kristen Kemenag Jambi: Kejar Hikmat Bukan Harta Jabatan
Kanwil Kemenag Jambi Evaluasi Kinerja Triwulan III Demi Pelayanan Publik Berdampak
Kontingen Jambi Raih Prestasi Gemilang di PPSN VI 2026
Ratusan Siswa Madrasah Bersaing di Olimpiade Sains Jambi
Bupati Agus Rubiyanto Tinjau Jalan Penghubung Teluk Rendah untuk Diusulkan pada 2027
Menatap Juara Umum MTQ Jambi: 5 Solusi Strategis Pembinaan Kafilah Sungai Penuh
Kabut Asap Selimuti Jambi Ganggu Jadwal Penerbangan Bandara Sultan Thaha
Anggaran Karhutla Jambi Rp30 Miliar Disorot, Publik Tuntut Bukti Konkret Kinerja Lapangan OPD
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:21 WIB

Pesan Penting Pembimas Kristen Kemenag Jambi: Kejar Hikmat Bukan Harta Jabatan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Kanwil Kemenag Jambi Evaluasi Kinerja Triwulan III Demi Pelayanan Publik Berdampak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Kontingen Jambi Raih Prestasi Gemilang di PPSN VI 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Ratusan Siswa Madrasah Bersaing di Olimpiade Sains Jambi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Bupati Agus Rubiyanto Tinjau Jalan Penghubung Teluk Rendah untuk Diusulkan pada 2027

Berita Terbaru

Ilustrasi: Desain modern Realme P4s Lite varian warna Nebula Black & Moonlight Silver dengan baterai 7.000 mAh.(poto: AI).

Teknologi

Realme P4s Lite Resmi Meluncur Bawa Baterai 7.000 mAh

Rabu, 7 Okt 2026 - 09:08 WIB

Ilustrasi perangkat flagship Samsung Galaxy Ultra. Model Galaxy S27 Ultra dirumorkan mengusung baterai 5.700mAh dengan pengisian 60W yang lebih efisien.(poto: AI).

Teknologi

Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra Isi Baterai Lebih Kencang

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:58 WIB