Target Nasional 80 Persen, DPRD Jambi Pacu Penyelesaian Temuan BPK

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Banggar, Inspektorat dan TAPD, Sabtu (11/7/2026).(poto: jamberita.com).

Rapat Banggar, Inspektorat dan TAPD, Sabtu (11/7/2026).(poto: jamberita.com).

Jambi, oegopost.id – DPRD Provinsi Jambi berkomitmen penuh mengawal percepatan penyelesaian tindak lanjut rekomendasi BPK Provinsi Jambi yang sempat tertunda. Langkah ini menjadi prioritas utama legislatif demi mendongkrak kualitas tata kelola keuangan daerah dan menjaga akuntabilitas APBD. Pembenahan sistem ini menyasar berbagai temuan pemeriksaan yang berlarut serta berulang sepanjang periode tahun 2002 hingga 2025.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, menegaskan bahwa tindak lanjut hasil pemeriksaan tersebut bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif semata. Angka penyelesaian tersebut merefleksikan keseriusan pemerintah daerah dalam memperbaiki sistem keuangan secara mendasar. Pihaknya ingin memastikan setiap rupiah anggaran daerah memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat.

Kejar Kekurangan Empat Persen Target Penyelesaian Nasional

Secara nasional, pemerintah pusat mendorong seluruh pemerintah daerah untuk mencapai target penyelesaian minimal sebesar 80 persen. Berdasarkan pembahasan bersama antara Badan Anggaran DPRD, TAPD, dan Inspektorat, capaian Provinsi Jambi saat ini baru menyentuh angka 76 persen. Kondisi tersebut memaksa pemerintah daerah untuk segera mengejar ketertinggalan selisih empat persen dalam waktu dekat.

Ivan mengingatkan seluruh jajaran organisasi perangkat daerah agar tidak meremehkan selisih angka empat persen tersebut. Di balik persentase itu, terdapat tanggung jawab besar yang harus segera diselesaikan oleh instansi terkait. Proses penyelesaian tersebut meliputi penyetoran kembali uang ke kas daerah, koreksi administrasi, hingga perbaikan laporan keuangan.

Baca Juga :  TPP ASN Provinsi Jambi Belum Cair, Pemprov Tunggu Pusat

DPRD Provinsi Jambi tidak hanya berorientasi pada upaya mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP dari BPK. Anggota legislatif ingin melihat perubahan konkret pada sistem pengendalian internal di setiap instansi pemerintahan. Komitmen ini bertujuan untuk membangun budaya pengelolaan anggaran yang sehat, bersih, dan berintegritas tinggi.

Komisi Dewan Pimpin Langsung Pengawasan Setiap Instansi

Rapat bersama antara Banggar, TAPD, dan Inspektorat telah menghasilkan kesepakatan baru mengenai mekanisme pengawasan di lapangan. Kini, komisi-komisi di DPRD akan memimpin pengawasan langsung terhadap mitra kerja organisasi perangkat daerah masing-masing. Langkah taktis ini diyakini mampu mempercepat koordinasi dan penyelesaian masalah di tingkat teknis.

Selain itu, pihak legislatif juga meminta Inspektorat Provinsi Jambi mengirimkan laporan perkembangan secara berkala dan konsisten. Laporan rutin tersebut akan menjadi bahan evaluasi berkala bagi pimpinan maupun anggota dewan. Pimpinan dewan bahkan telah menjadwalkan rapat evaluasi lanjutan setelah tenggat waktu penyelesaian tindak lanjut berakhir.

Ivan memetakan beberapa sektor krusial yang harus segera mendapatkan perhatian khusus dari para kepala instansi. Sektor utama tersebut meliputi pengelolaan pendapatan daerah, belanja barang dan jasa, serta efisiensi anggaran perjalanan dinas. Pengelolaan aset daerah, penerapan status BLUD pada satuan pendidikan, dan dana BOSP juga masuk dalam radar prioritas.

Baca Juga :  Hari Ini Mutasi Jabatan Pemprov Jambi Bergulir di Rumah Dinas Gubernur

Sektor Infrastruktur Dan Pengelolaan Aset Jadi Prioritas

Proyek pembangunan infrastruktur fisik di berbagai wilayah turut menjadi perhatian serius yang membutuhkan pembenahan mendalam. Penyelesaian temuan BPK tidak hanya terbatas pada pengembalian kelebihan pembayaran ke kas daerah. Setiap instansi juga harus mengoreksi sistem pencatatan keuangan, menyempurnakan dokumen pendukung, serta memperkuat pengendalian internal.

Pemerintah daerah tidak boleh terjebak dalam rutinitas mengejar pemenuhan target persentase angka semata di atas kertas. Penyelenggara negara wajib membangun budaya tata kelola keuangan yang bersih agar temuan serupa tidak berulang kembali. Pengulangan temuan yang sama setiap tahun hanya akan menurunkan efektivitas serta efisiensi pemanfaatan dana APBD.

Ivan meminta seluruh kepala perangkat daerah segera menyusun rencana aksi yang konkret, transparan, dan terukur. Dokumen rencana aksi tersebut wajib memuat target waktu penyelesaian, penanggung jawab kegiatan, serta bukti fisik tindak lanjut. Skema ini akan mempermudah jalannya proses monitoring yang berkala oleh pihak DPRD maupun Inspektorat.

Upaya penguatan pengawasan internal ini harus berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas para aparatur sipil negara. Fokus peningkatan kompetensi menyasar para pejabat pengguna anggaran, PPK, PPTK, bendahara, hingga para pengurus barang. Sinergi yang kuat antara seluruh elemen pemerintahan menjadi kunci utama untuk mewujudkan tata kelola keuangan yang akuntabel.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Jambi Buka Suara Soal Hibah Aset Daerah Tanpa Persetujuan DPRD
Pemkab Muaro Jambi Gelar Peringatan HARGANAS ke-33 untuk Perkuat Ketahanan Keluarga
Wakil Bupati Tebo Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional dan Apresiasi Program S4-Genting
Peringatan Keras DPRD Jambi untuk Lima Pejabat Baru Pemprov
Bupati Kerinci Monadi Ikuti Kursus Pemantapan Pemimpin Daerah di Lemhannas RI
Kadis Perkim Jambi Kebut Program Bedah Rumah Warga
Alasan Al Haris Dobrak Tradisi Lelang Jabatan Pemprov Jambi
Resmi Dilantik, Dirut RSUD Raden Mattaher Jambi Pangkas Utang Rp64 Miliar
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:00 WIB

Pemprov Jambi Buka Suara Soal Hibah Aset Daerah Tanpa Persetujuan DPRD

Senin, 20 Juli 2026 - 17:00 WIB

Pemkab Muaro Jambi Gelar Peringatan HARGANAS ke-33 untuk Perkuat Ketahanan Keluarga

Senin, 20 Juli 2026 - 15:00 WIB

Wakil Bupati Tebo Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional dan Apresiasi Program S4-Genting

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:00 WIB

Peringatan Keras DPRD Jambi untuk Lima Pejabat Baru Pemprov

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:26 WIB

Bupati Kerinci Monadi Ikuti Kursus Pemantapan Pemimpin Daerah di Lemhannas RI

Berita Terbaru