Jambi, oegopost.id – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, mendorong pemerintah daerah segera membangun pelabuhan utama ekspor. Ia menilai Jambi masih bergantung pada pelabuhan luar daerah sehingga daerah belum memaksimalkan potensi ekonominya.
Ivan menjelaskan, pelaku usaha masih mengirim komoditas seperti kopi, kayu manis, dan pinang melalui pelabuhan di luar Jambi. Kondisi ini membuat daerah lain lebih banyak menikmati manfaat ekonomi dari aktivitas ekspor tersebut.
Ekspor Jambi Masih Bergantung pada Daerah Lain
Pelaku ekspor Jambi saat ini menggunakan jalur logistik melalui Pelabuhan Teluk Bayur, Pelabuhan Belawan, serta wilayah Belakang Padang.
Ivan menilai ketergantungan tersebut mengurangi potensi pendapatan daerah. Ia menegaskan Jambi bisa meningkatkan nilai ekspor jika memiliki pelabuhan langsung yang melayani rute internasional.
Ia juga menyebut rantai distribusi yang panjang meningkatkan biaya logistik. Kondisi ini membuat daya saing komoditas Jambi di pasar global melemah.
Pelabuhan Talang Duku Belum Maksimal untuk Ekspor
Ivan menyoroti keterbatasan Pelabuhan Talang Duku dalam melayani peti kemas internasional. Ia menjelaskan pelabuhan tersebut belum melayani ekspor rutin ke luar negeri.
Saat ini, pelabuhan tersebut lebih banyak menangani angkutan domestik. Aktivitasnya didominasi komoditas curah seperti batu bara dan Crude Palm Oil (CPO).
Ivan menilai kondisi ini belum mendukung target peningkatan ekspor daerah. Ia juga memperingatkan potensi penumpukan barang jika pelabuhan dipaksakan melayani rute internasional tanpa jadwal tetap.
Dorongan Lanjutkan Pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung
Ivan meminta pemerintah melanjutkan proyek Pelabuhan Ujung Jabung yang sudah direncanakan sejak 2010. Ia menilai pelabuhan tersebut bisa menjadi pintu utama ekspor Jambi.
Ia juga mendorong pengembangan kawasan industri di sekitar pelabuhan agar aktivitas ekonomi berjalan lebih terintegrasi. Dengan sistem itu, Jambi bisa memperkuat posisi dalam rantai perdagangan internasional.
Perlu Kolaborasi Pemerintah dan Swasta
Ivan mendorong pemerintah pusat dan swasta bekerja sama dalam membangun pelabuhan utama. Ia menilai skema pembiayaan kreatif bisa mempercepat pembangunan infrastruktur tersebut.
Ia juga menekankan pentingnya kepastian arah kebijakan agar investor tertarik masuk. Pemerintah daerah perlu menentukan lokasi strategis pelabuhan utama secara jelas.
Ivan menyebut beberapa opsi lokasi seperti Sabak, Ujung Jabung, Talang Duku, hingga Kuala Tungkal. Ia meminta pemerintah menyusun kebijakan terpadu untuk menentukan titik ekspor utama Jambi.(ar)









