DPRD Jambi Dorong Opsen Pajak demi Kemandirian Fiskal Daerah

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata.( poto: ANTARA).

Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata.( poto: ANTARA).

Jambi, oegopost.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi terus mendorong pemerintah provinsi setempat untuk memaksimalkan pemungutan tambahan pajak atau opsen. Langkah strategis ini bertujuan mempercepat terwujudnya kemandirian fiskal daerah Jambi secara merata di seluruh wilayah kabupaten dan kota.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, menegaskan bahwa penerapan kebijakan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan instrumen penting. Begitu pula dengan kebijakan opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Kedua instrumen tersebut mengacu langsung pada amanat Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD).

Menurut Ivan, publik tidak boleh melihat kebijakan fiskal terbaru ini sebagai sebuah kegagalan. Regulasi ini merupakan keputusan yang tepat untuk memperkuat struktur keuangan di Jambi. Namun, saat ini seluruh jajaran pemerintah daerah memang masih berada dalam fase transisi pelaksanaan.

Mengubah Skema Bagi Hasil Menjadi Pendapatan Daerah

Secara konsep, kebijakan fiskal teranyar ini sudah berjalan pada jalur yang benar. Skema baru ini mengubah pola penerimaan daerah yang sebelumnya menggunakan sistem Dana Bagi Hasil (DBH). Kini, sistem tersebut beralih menjadi komponen langsung dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga :  DPRD Jambi Dukung Kereta Batu Bara, Ini Dampak yang Disiapkan

Perubahan skema ini memberikan keuntungan besar bagi pemerintah kabupaten dan kota di Jambi. Mereka kini menerima pendapatan secara langsung dari sektor pajak kendaraan tanpa birokrasi yang panjang. Pola ini sekaligus memicu pemerintah daerah untuk lebih aktif dalam meningkatkan kepatuhan para wajib pajak.

Berdasarkan data kajian terbaru, akumulasi penerimaan opsen PKB dan BBNKB di Provinsi Jambi mencatatkan pertumbuhan positif. Total realisasi pendapatan diproyeksikan melonjak sekitar 26 persen pada tahun 2025 mendatang. Angka penerimaan tersebut bergerak naik dari Rp314,47 miliar menjadi Rp397,52 miliar.

Mengatasi Ketimpangan Realisasi Pendapatan Antar Wilayah

Meskipun secara agregat melonjak, catatan evaluasi menunjukkan adanya ketimpangan realisasi yang cukup mencolok. Lonjakan pertumbuhan pendapatan tersebut hampir sepenuhnya bertumpu pada pergerakan ekonomi di Kota Jambi. Fakta di lapangan menunjukkan enam dari 11 kabupaten dan kota justru mengalami penurunan penerimaan pada tahun pertama.

Salah satu contoh kasus nyata terjadi di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Tingkat kepatuhan pemilik kendaraan roda dua di daerah tersebut baru menyentuh angka 29,78 persen. Catatan ini mengonfirmasi bahwa lebih dari 70 persen kendaraan bermotor di sana belum melakukan daftar ulang.

Kondisi tersebut menjadi indikasi kuat bahwa ruang pertumbuhan PAD di Jambi masih sangat terbuka lebar. Pemerintah daerah dapat melipatgandakan pendapatan asalkan mampu meningkatkan kualitas pendataan di lapangan. Selain itu, optimalisasi sistem penagihan aktif juga menjadi kunci utama penyelesaian masalah ini.

Baca Juga :  Hotspot Jambi Tembus 4.412 Titik DPRD Minta Penguatan Darat

Memperkuat Fungsi Pengawasan Demi Pemerataan Kesejahteraan Rakyat

DPRD Provinsi Jambi berkomitmen penuh untuk mengawal ketat implementasi kebijakan opsen pajak ini. Jajaran legislatif akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara berkala dan intensif. Langkah ini penting agar kapasitas fiskal daerah dapat bertumbuh secara adil dan merata di seluruh kabupaten.

Ivan kembali mengingatkan bahwa target utama kebijakan ini bukan sekadar mengejar pertumbuhan angka nominal pajaknya semata. Poin yang jauh lebih krusial adalah bagaimana regulasi ini mampu memicu kemandirian fiskal daerah Jambi yang sesungguhnya. Kemandirian tersebut pada akhirnya harus memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat Jambi.

Pemerintah provinsi kini memikul tanggung jawab besar untuk membenahi seluruh kendala teknis selama masa transisi ini. Sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten menjadi penentu utama keberhasilan program pemungutan pajak. Melalui langkah penataan yang tepat, target kemandirian ekonomi daerah bukan lagi hal yang mustahil.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Alfin Siapkan Langkah Komprehensif Penanganan Karhutla Sungai Penuh
Kebakaran Lahan Empat Hektare di Muaro Jambi Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan
Pemprov Jambi Pacu Penyelesaian Temuan BPK Senilai Rp9,8 Miliar
Pemprov Jambi Merangkul Pemegang HGU Cegah Karhutla 2026
Bupati Fadhil Arief Buka Konfercab GP Ansor Batang Hari 2026
Dampak Erupsi Krakatau: Penerbangan Jambi Jakarta Dibatalkan Hari Ini
Empat Notaris Terancam Sanksi Akibat Pelanggaran Administrasi Jabatan
Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Pendalaman Materi Perancang Peraturan Perundang-Undangan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:52 WIB

Wali Kota Alfin Siapkan Langkah Komprehensif Penanganan Karhutla Sungai Penuh

Senin, 7 September 2026 - 19:45 WIB

Kebakaran Lahan Empat Hektare di Muaro Jambi Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan

Senin, 7 September 2026 - 19:40 WIB

Pemprov Jambi Pacu Penyelesaian Temuan BPK Senilai Rp9,8 Miliar

Senin, 7 September 2026 - 19:30 WIB

Pemprov Jambi Merangkul Pemegang HGU Cegah Karhutla 2026

Senin, 7 September 2026 - 19:22 WIB

Bupati Fadhil Arief Buka Konfercab GP Ansor Batang Hari 2026

Berita Terbaru

BPJS Kesehatan terus memperkuat standar layanan peserta JKN kesehatan melalui peluncuran program Customer eXcellence 126 atau CX126.(poto: ist).

Kesehatan

BPJS Kesehatan Dorong Standar Layanan Peserta JKN Lewat CX126

Senin, 7 Sep 2026 - 19:37 WIB

Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) penanggulangan puncak Karhutla secara virtual pada Senin (7/9/2026).(poto: jamberita.com).

Daerah

Pemprov Jambi Merangkul Pemegang HGU Cegah Karhutla 2026

Senin, 7 Sep 2026 - 19:30 WIB