Jambi, oegopost.id – Pertamina EP PEP Jambi berkomitmen penuh untuk mengedepankan aspek keselamatan di seluruh wilayah operasionalnya. Langkah nyata ini tidak hanya berlaku bagi internal perusahaan, melainkan juga menyasar masyarakat yang bermukim di sekitar jalur pipa migas.
Manajemen membuktikan komitmen tersebut melalui pelaksanaan program Selaras Migas di Kantor Kelurahan Kenali Asam Atas, Kecamatan Kota Baru, Kamis (6/11/2025). Kegiatan dengan tema Sosialisasi Pengamanan Jalur Pipa dan Fasilitas Produksi ini menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Jambi.
Sosialisasi ini secara khusus membidik kalangan ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Kenali Asam Atas. Pihak penyelenggara memilih mereka sebagai sasaran utama karena paling sering berada di rumah dan rentan menghadapi insiden kebakaran skala ringan.
Potensi bahaya di area domestik berkisar dari hubungan arus pendek listrik hingga kebocoran kompor gas. Ibu-ibu memegang peran krusial untuk segera memadamkan kobaran api atau mencegahnya agar tidak meluas.
Edukasi Penting bagi Ibu Tanggap Darurat Kebakaran
Pihak penyelenggara menghadirkan narasumber ahli dari personel Fire and Safety PEP Jambi bersama petugas Damkar Kota Jambi. Sinergi ini bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif dari sisi penanganan domestik maupun industri migas.
Lurah Kenali Asam Atas, Budi Prasetiyono, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif preventif dari Pertamina EP Jambi ini. Beliau juga meminta warganya untuk menyerap seluruh materi pelatihan dengan sebaik-baiknya.
Budi mengimbau masyarakat agar saling menjaga lingkungan tempat tinggal masing-masing dari bahaya kebakaran. Langkah awal dimulai dengan mengenali faktor pemicu dan cara mencegahnya sejak dini.
Ia juga berpesan agar warga tidak panik dan tetap tenang apabila sewaktu-waktu menghadapi situasi darurat di rumah. Warga yang hadir memiliki tanggung jawab menularkan ilmu berharga ini kepada tetangga sekitar yang absen.
Simulasi Praktis Mencegah Bahaya Kebocoran Pipa Migas
Kepala Dinas Damkar Kota Jambi, Mustari Affandi, membuka sesi edukasi dengan memaparkan taktik pencegahan serta penanggulangan kebakaran. Ia merinci berbagai penyebab kebakaran dan langkah antisipasi yang wajib warga lakukan di area perumahan.
Mustari mengingatkan warga untuk memeriksa instalasi listrik di rumah secara berkala demi menghindari korsleting. Ia juga menekankan pentingnya pemilihan dan penggunaan alat pemadam api yang tepat kepada peserta.
Ketika api mulai menyala, masyarakat harus segera memperhatikan arah mata angin sebelum bertindak. Warga wajib menjauhkan benda-benda yang mudah terbakar dari titik api serta langsung menghubungi petugas Damkar terdekat.
Sementara itu, tim Fire and Safety PEP Jambi mengenalkan fasilitas tanggap darurat mereka kepada masyarakat. Mereka memaparkan alur mitigasi jika sewaktu-waktu terjadi kebocoran pada jalur pipa migas.
Edukasi Komitmen Pertamina Menjaga Distribusi Energi Nasional
Tim teknis PEP Jambi mengurai jenis-jenis kebakaran beserta media pemadaman yang paling sesuai untuk setiap kondisi. Sosialisasi ini menjadi langkah preventif yang sangat mendesak seiring padatnya pemukiman di sekitar jalur pipa migas.
Setelah menerima teori di dalam ruangan, seluruh peserta langsung menuju area simulasi luar ruangan. Petugas Damkar mendampingi ibu-ibu secara langsung dengan menyediakan berbagai alat peraga keselamatan.
Para peserta mempraktikkan cara menjinakkan kobaran api menggunakan kain basah dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Mereka juga belajar mengatasi kebocoran tabung gas secara aman tanpa menimbulkan kepanikan.
Field Manager PEP Jambi, Kurniawan Triyo Widodo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian nyata terhadap keselamatan warga sekitar. PEP Jambi berkomitmen penuh memastikan seluruh kegiatan operasional berjalan aman dan lancar.
Kerja sama yang solid dengan masyarakat akan mendukung kelancaran distribusi energi nasional secara berkelanjutan. Melalui program ini, tingkat kesadaran warga akan potensi bahaya minyak mentah yang mudah terbakar pasti meningkat.
Pertamina EP Jambi berencana memperluas jangkauan program serupa pada tahun 2025 ke wilayah operasi lainnya. Target sosialisasi berikutnya mencakup kawasan Kabupaten Muaro Jambi serta Kabupaten Batanghari.(ar)









