DeepSeek Luncurkan Model AI Baru, Performa Koding Melesat dengan Biaya Jauh Lebih Murah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi model AI DeepSeek-V4.1-Flash-1017 yang tawarkan performa koding tinggi dengan biaya jauh lebih murah.(poto: AI).

Ilustrasi model AI DeepSeek-V4.1-Flash-1017 yang tawarkan performa koding tinggi dengan biaya jauh lebih murah.(poto: AI).

Jakarta, Oegopost.id – Perusahaan teknologi asal China kembali membuat gebrakan besar di kancah kecerdasan buatan global. Pengembang meluncurkan model AI DeepSeek terbaru bernama DeepSeek-V4.1-Flash-1017 secara resmi pada Sabtu, 17 Oktober 2026.

Model mutakhir ini menyempurnakan versi DeepSeek-V4.1-Flash yang sudah beredar di pasar teknologi sebelumnya. Pihak perusahaan merancang pembaruan ini khusus untuk mempercepat penanganan tugas pemrograman sekaligus eksekusi agen pintar.

Pengembang mengklaim varian teranyar ini sanggup menyelesaikan berbagai perintah rumit dalam durasi waktu yang lebih singkat. Selain itu, sistem menyajikan baris kode dan jawaban teknis secara jauh lebih padat serta ringkas.

Langkah pembaruan tersebut menyeimbangkan antara efisiensi anggaran operasional dan ketajaman daya komputasi secara maksimal. Pengguna kini dapat menikmati lompatan kemampuan pemrosesan tanpa perlu mengorbankan stabilitas performa sistem.

Uji Penilaian Benchmark Buktikan Ketangguhan Rekayasa Perangkat Lunak

DeepSeek menguji ketangguhan arsitektur barunya lewat parameter rekayasa perangkat lunak DeepSWE versi 1.1. Pada pengujian internal tersebut, DeepSeek-V4.1-Flash-1017 mencetak torehan skor impresif hingga menembus 77 persen.

Capaian angka tersebut melampaui raihan pendahulunya yang sebelumnya hanya mengantongi persentase sebesar 74,2 persen. Skor pengujian internal ini bahkan berhasil menyalip sejumlah nama besar di industri pemodelan kecerdasan buatan global.

Model asal Tiongkok ini mengungguli produk raksasa teknologi lain seperti Claude Opus 5 serta GPT-5.6-Sol. Sistem mutakhir tersebut juga melangkahi catatan capaian benchmark yang diraih oleh model Kimi K3 dan GLM 5.3.

Baca Juga :  Anak Muda China Pakai Profesor AI untuk Nasihati Orangtua

Pihak perusahaan melatih model ini menggunakan pendekatan inovatif bernama Reinforcement Learning with Self-feedback atau RLSF. Metode cerdas ini memakai skor evaluasi internal bentukan model itu sendiri sebagai kompas kendali latihan.

Pola pelatihan mandiri ini memangkas ketergantungan sistem pada tim penilai manusia dan evaluator eksternal. Pendekatan tersebut mematangkan keahlian model dalam menggarap alur proyek perangkat lunak dari hulu ke hilir.

Sistem kini mampu membangun pemrograman permainan interaktif hingga merancang model tiga dimensi berakurasi tinggi. Hebatnya lagi, peranti kecerdasan buatan ini sanggup memproduksi animasi video penjelasan singkat secara mandiri dan runtut.

Kendati demikian, pihak pengembang mengingatkan bahwa angka benchmark pengujian internal tidak selalu mencerminkan kondisi lapangan. Pengalaman nyata para pemrogram aplikasi saat merakit perangkat lunak harian bisa menunjukkan dinamika yang berbeda.

Biaya Pengerjaan Pemrograman Jauh Lebih Hemat Dan Efisien

Keunggulan paling mencolok dari produk baru ini terletak pada tarif pengerjaan komputasi yang sangat ramah kantong. Pengembang memangkas ongkos eksekusi rata-rata per tugas hingga menyentuh angka di bawah 0,20 dollar Amerika Serikat.

Besaran nominal tersebut merosot tajam jika publik membandingkannya dengan versi terdahulu yang menelan 0,50 dollar AS. Efisiensi luar biasa ini membuka pintu lebar bagi para pengembang aplikasi independen untuk menekan anggaran riset.

Baca Juga :  Arab Saudi Pasang Payung Pendingin di Masjid Namira Arafah untuk Haji 2026

Pengguna bahkan bisa mengaktifkan mode hemat daya guna memangkas pengeluaran hingga tersisa 0,10 dollar AS saja. Walau berjalan pada konfigurasi hemat, sistem tetap sanggup mempertahankan tingkat akurasi tinggi di atas angka 72 persen.

Kondisi tersebut kontras dengan biaya operasional deretan produk kompetitor yang beredar luas di pasaran komputasi dunia. Sejumlah model tandingan seperti GPT-6 Astra, Gemini 3.8 Flash, dan Claude Opus 5 mematok tarif 2 hingga 10 dollar AS.

Guna menghadirkan performa terbaik, pengembang mengoptimalkan integrasi sistem pada beberapa wadah pengembangan perangkat lunak modern. Pengguna dapat menghubungkannya secara mulus dengan DeepSeek Harness, Tencent CodeBuddy, maupun platform produktivitas WorkBuddy.

Pihak pengembang menyarankan para pemrogram untuk memakai DeepSeek Harness versi v0.2.1-rc.1 ke atas demi menjaga kelancaran kerja. Publik sekarang dapat langsung mengakses DeepSeek-V4.1-Flash-1017 lewat laman web resmi, aplikasi ponsel, dan antarmuka pemrograman API.

DeepSeek juga membagikan seluruh bobot model secara terbuka melalui platform teknologi Hugging Face serta ModelScope. Langkah transparansi data ini memudahkan komunitas pemrogram dunia untuk mengeksplorasi serta membedah teknologi mutakhir tersebut lebih dalam.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Meta dan Google Berebut Pasar Asisten AI Konsumen
Cara Mudah Backup Pesan WhatsApp ke Google Drive Agar Riwayat Percakapan Aman
WhatsApp Siap Blokir Akses Akun Pengguna Ponsel Jadul
Update Windows 11 Makin Ngebut, Microsoft Rombak Total Sistem Manajemen RAM
Cara Cek Aplikasi Boros Kuota di Ponsel Pintar Agar Paket Data Tidak Cepat Lenyap
10 Fitur Tersembunyi Windows Paling Ampuh Dongkrak Produktivitas Harian Laptop
Kenali Konten Hasil Rekayasa AI, Google Hadirkan SynthID Detector untuk Publik Global
Tertinggal dari Vietnam, Kecepatan Internet Seluler Indonesia Butuh Perbandingan Adil Versi ATSI
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Cara Mudah Backup Pesan WhatsApp ke Google Drive Agar Riwayat Percakapan Aman

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:37 WIB

WhatsApp Siap Blokir Akses Akun Pengguna Ponsel Jadul

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Update Windows 11 Makin Ngebut, Microsoft Rombak Total Sistem Manajemen RAM

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Cara Cek Aplikasi Boros Kuota di Ponsel Pintar Agar Paket Data Tidak Cepat Lenyap

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:23 WIB

DeepSeek Luncurkan Model AI Baru, Performa Koding Melesat dengan Biaya Jauh Lebih Murah

Berita Terbaru

Konsol PlayStation dan Nintendo Switch bersanding dengan tumpukan kaset game fisik serta kartu permainan di atas meja.(poto: AI).

Games

Sony Hapus Kaset Game, Nintendo Pertahankan Format Fisik

Kamis, 22 Okt 2026 - 08:05 WIB

Mahasiswa GERAM Kaltim kecewa atas respons Gubernur Rudy Mas'ud saat temui massa aksi di Samarinda, Rabu (21/10/2026).(poto: kompas.com).

Nasional

Aksi Demo di Samarinda Memanas Usai Gestur Gubernur Kaltim

Kamis, 22 Okt 2026 - 07:57 WIB

Ilustrasi Aktivitas pengisian bahan bakar kendaraan oleh petugas di salah satu SPBU Pertamina.(poto: AI).

Kriminal

Polres Ciamis Tangkap Truk Fuso Penguras Ribuan Liter Solar

Kamis, 22 Okt 2026 - 07:48 WIB

Pengguna mengatur fitur investasi reksa dana otomatis di ponsel pintar untuk mendukung konsistensi menabung rutin.(poto: AI).

Bisnis

Ajaib Rilis Fitur Investasi Reksa Dana Otomatis dari OJK

Kamis, 22 Okt 2026 - 06:45 WIB