Jakarta, oegopost.id – PT Sokonindo Automobile menghadirkan teknologi Vehicle to Load DFSK E5 Plus untuk mendukung aktivitas luar ruang maupun kondisi darurat. Fitur modern ini memungkinkan mobil mengalirkan daya listrik langsung ke berbagai perangkat elektronik rumah tangga.
Pengendara bisa memanfaatkan mobil ini sebagai genset atau power bank berjalan saat melakukan kegiatan berkemah. Kehadiran teknologi V2L menjadi nilai tambah utama bagi SUV ini untuk bersaing di pasar kendaraan elektrifikasi Indonesia.
Menyuplai Listrik Rumah Hingga Tiga Ribu Watt
Product Expert PT Sokonindo Automobile Difi Driyana menjelaskan daya maksimum V2L E5 Plus mencapai 3,3 kW atau 3.300 Watt. Kapasitas besar tersebut sanggup menyalakan hingga tiga rumah sederhana berdaya listrik 900 Watt secara bersamaan.
Daya ini juga sanggup menyuplai dua rumah tangga menengah berkapasitas 1.300 Watt saat pemadaman listrik terjadi. Fitur ini mampu memberikan pasokan daya darurat untuk penerangan dan alat elektronik mendasar di rumah.
Redaksi media membuktikan langsung ketangguhan fitur tersebut dalam sesi pengujian perjalanan dari Jakarta menuju Bali. Para peserta memanfaatkan daya mobil untuk menyalakan kompor listrik dan memasak makanan instan hanya dalam waktu 15 menit.
Chief Operating Officer PT Sokonindo Automobile Franz Wang menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan teknologi yang tepat guna. Menurutnya, inovasi kendaraan harus memberikan manfaat nyata serta menciptakan pengalaman baru di sepanjang perjalanan pengguna.
Cara Mengaktifkan Fitur Dan Mengatasi Baterai Menipis
Pengoperasian fitur ini sangat praktis dan tidak membutuhkan prosedur yang rumit bagi para pengguna. Pengemudi hanya perlu memarkirkan kendaraan di lokasi aman lalu mematikan mesin mobil terlebih dahulu.
Product Expert PT Sokonindo Automobile Ichsan Aria Putra mengarahkan pengguna untuk membuka tutup charging bagian kanan mobil. Pengguna cukup memasangkan adaptor V2L ke soket pengisian daya hingga layar head unit menampilkan notifikasi otomatis.
Pengemudi tinggal menyetujui perintah pada layar untuk menyalurkan energi baterai ke perangkat luar. Sistem pintar mobil langsung mengalirkan arus listrik secara stabil menuju alat elektronik yang terhubung.
Pengguna tidak perlu khawatir mengenai batas minimum sisa baterai saat menjalankan fungsi V2L ini. Sistem mesin akan otomatis menyala sebagai generator internal untuk mengisi baterai ketika daya mulai menipis.
Mekanisme ini membuat pasokan listrik tetap mengalir lancar tanpa mengharuskan pengemudi mencari SPKLU terdekat. Inovasi cerdas ini membuktikan peran fleksibel kendaraan listrik dalam mendukung mobilitas harian masyarakat modern.(ar)









