Bupati Muaro Jambi Perketat Pengawasan Harga TBS Sawit di PKS

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno pastikan menindaklanjuti instruksi Kementerian Pertanian terkait kondisi harga TBS di lapangan. Pernyataan itu disampaikan di Muaro Jambi, Minggu (31/5/2026). ANTARA/HO-Amrizal Fadli.

Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno pastikan menindaklanjuti instruksi Kementerian Pertanian terkait kondisi harga TBS di lapangan. Pernyataan itu disampaikan di Muaro Jambi, Minggu (31/5/2026). ANTARA/HO-Amrizal Fadli.

Muaro Jambi, oegopost.id – Bupati Bambang Bayu Suseno memperketat pengawasan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di pabrik kelapa sawit (PKS) di wilayah Kabupaten Muaro Jambi.

Ia menindaklanjuti instruksi Kementerian Pertanian yang meminta pemerintah daerah aktif memastikan pabrik membeli TBS sesuai harga acuan pemerintah.

Pemerintah Daerah Turun Langsung Awasi Harga TBS

Bambang Bayu Suseno menegaskan pemerintah daerah langsung bergerak melakukan pemantauan harga TBS di lapangan. Ia meminta jajaran daerah turun ke pabrik kelapa sawit untuk mengecek harga pembelian secara rutin.

Pemerintah daerah juga mengidentifikasi pabrik yang membeli TBS di bawah harga acuan. Langkah ini bertujuan melindungi petani sawit agar tidak menerima harga yang merugikan.

Di wilayah Kabupaten Muaro Jambi, komoditas sawit menjadi sumber ekonomi utama masyarakat sehingga stabilitas harga sangat berpengaruh terhadap pendapatan petani.

Kementan Dorong Penguatan Pengawasan Daerah

Kementerian Pertanian meminta pemerintah daerah memperkuat pengawasan harga TBS di seluruh pabrik kelapa sawit. Kementan juga mendorong daerah untuk segera menindak pabrik yang melanggar aturan harga.

Baca Juga :  Jadwal Pemadaman Listrik PLN di Sumatera, Ini Wilayah Terdampak

Bambang Bayu Suseno menegaskan pemerintah daerah mengikuti instruksi tersebut dengan serius. Ia menilai pengawasan langsung di lapangan menjadi langkah penting untuk menjaga keadilan harga bagi petani.

139 Pabrik Terdeteksi Beli di Bawah Harga Acuan

Kementerian Pertanian mencatat sekitar 139 pabrik kelapa sawit membeli TBS di bawah harga acuan yang berlaku. Data ini menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan.

Bambang Bayu Suseno meminta tim daerah segera memverifikasi data tersebut dan memeriksa pabrik yang terindikasi melakukan pelanggaran di wilayah Kabupaten Muaro Jambi.

Pemkab Siapkan Sanksi Tegas bagi PKS Nakal

Pemerintah Kabupaten Kabupaten Muaro Jambi menyiapkan sanksi administratif bagi pabrik kelapa sawit yang melanggar aturan harga TBS. Pemerintah akan memberikan teguran hingga mencabut izin usaha bagi perusahaan yang tetap membeli di bawah ketentuan.

Bambang Bayu Suseno menegaskan pemerintah tidak akan memberi toleransi kepada pelanggaran yang merugikan petani.

Baca Juga :  Tiga Pekerja Tewas di Palka Tongkang, Polisi Usut Dugaan Gas Beracun

Ia juga meminta seluruh pabrik segera menyesuaikan harga pembelian TBS sesuai ketentuan pemerintah agar tidak terkena sanksi.

Penguatan Aturan Permentan 13 Tahun 2024

Pemerintah daerah memperkuat pelaksanaan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 13 Tahun 2024 tentang tata kelola penetapan harga TBS.

Bambang Bayu Suseno menegaskan aturan ini menjadi acuan utama seluruh pabrik kelapa sawit di Kabupaten Muaro Jambi dalam menentukan harga pembelian TBS.

Pemerintah daerah juga terus menyosialisasikan aturan tersebut agar pelaku usaha memahami kewajiban mereka dalam menjaga harga yang adil bagi petani.

Pengawasan Berlanjut untuk Stabilitas Harga

Pemerintah Kabupaten Kabupaten Muaro Jambi menjalankan pengawasan harga TBS secara berkelanjutan. Tim lapangan memantau langsung aktivitas pembelian di pabrik kelapa sawit.

Bambang Bayu Suseno memastikan pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga stabilitas harga sawit di tingkat petani.

Ia kembali menegaskan bahwa pemerintah akan menindak tegas setiap pabrik yang tidak mematuhi aturan harga acuan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Tanjab Barat Dorong Pengawasan Program MBG Lebih Ketat
Kajati Jambi Lantik Tiga Pejabat Eselon III, Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Kapolda Jambi Dukung Turnamen Kapolda Cup 2026 untuk Cetak Atlet Muda Berprestasi
Ombudsman Jambi Kawal SPMB 2026/2027, Buka Posko Pengaduan dan Percepat Penanganan Laporan
Al Haris Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Tanjab Timur
Kapolda Jambi dan Konsulat AS Bahas Tantangan Keamanan Digital
Bupati Tanjab Timur Desak Percepatan Infrastruktur, Soroti Jalan Rusak dan Pelabuhan Sabak
DPRD Kota Jambi Sepakat Surati Presiden Terkait Konflik Zona Merah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:00 WIB

DPRD Tanjab Barat Dorong Pengawasan Program MBG Lebih Ketat

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:00 WIB

Kajati Jambi Lantik Tiga Pejabat Eselon III, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:00 WIB

Kapolda Jambi Dukung Turnamen Kapolda Cup 2026 untuk Cetak Atlet Muda Berprestasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:00 WIB

Ombudsman Jambi Kawal SPMB 2026/2027, Buka Posko Pengaduan dan Percepat Penanganan Laporan

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:00 WIB

Al Haris Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Tanjab Timur

Berita Terbaru