Arifah Fauzi Minta Maaf Usai Usulan Gerbong Wanita Tuai Polemik

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arifah Fauzi meminta maaf atas usulan pemindahan gerbong wanita KRL ke tengah yang memicu polemik usai insiden di Bekasi Timur.( Poto : instgram/okezone.news).

Arifah Fauzi meminta maaf atas usulan pemindahan gerbong wanita KRL ke tengah yang memicu polemik usai insiden di Bekasi Timur.( Poto : instgram/okezone.news).

Jakarta, oegopost.id – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menyampaikan Arifah Fauzi minta maaf gerbong wanita setelah ucapannya memicu polemik di tengah masyarakat.

Ia mengusulkan pemindahan gerbong khusus perempuan ke bagian tengah rangkaian KRL. Ia juga menyarankan agar penumpang laki-laki menempati gerbong di bagian depan dan belakang. Pernyataan terkait Arifah Fauzi minta maaf gerbong wanita ini langsung menuai kritik, terutama di media sosial.

Disampaikan Setelah Insiden di Bekasi

Arifah menyampaikan usulan itu setelah insiden tabrakan antara Kereta Api Argo Bromo dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026.

Baca Juga :  Tifauziah Tyassuma dan Roy Suryo Dikabarkan Ditangkap Terkait Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi

Melalui akun Instagram pribadinya, ia mengakui kesalahan dalam penyampaian pernyataan tersebut. Ia menilai ucapannya tidak tepat jika dikaitkan dengan situasi pascakecelakaan.

Tekankan Keselamatan Penumpang

Arifah menegaskan bahwa keselamatan seluruh penumpang harus menjadi prioritas utama. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada korban dan keluarga korban.

“Saya memohon maaf kepada masyarakat, khususnya korban dan keluarga korban yang merasa tidak nyaman. Saya tidak berniat mengabaikan keselamatan siapa pun,” ujarnya.

Baca Juga :  SIM Kedaluwarsa Tidak Bisa Diperpanjang, Ini Cara Mengurusnya

Ia menambahkan bahwa semua pihak harus mengutamakan keselamatan tanpa membedakan laki-laki dan perempuan.

Usulan Berasal dari Diskusi

Sebelumnya, Arifah berdiskusi dengan PT Kereta Api Indonesia mengenai posisi gerbong khusus perempuan. Dari diskusi itu, ia menilai penempatan di tengah dapat mengurangi penumpukan penumpang di ujung rangkaian.

Namun, ia kini menyadari bahwa waktu penyampaian usulan tersebut kurang tepat dan berpotensi menimbulkan salah tafsir.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rombongan Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Basarnas Sisir Perairan Anak Krakatau
Pemkot Sungai Penuh Raih Pemimpin Daerah Award 2026 Kategori Inovasi Daerah
KPU RI Tegaskan Pelaksanaan PAW Anggota DPRD Wajib Berpedoman pada UU Pemda
Gubernur NTB dan NTT Tinjau Bantuan Gempa Manggarai Timur di Posko Pengungsian
Kebakaran Desa Adat Sade Lombok: Gubernur NTB Tinjau Langsung Penanganan Darurat
Nuzran Joher Resmi Jadi Ketua Ombudsman RI Masa Jabatan 2026–2031
Achmad Fachri Mubarok, Siswa SMKN 1 Jambi Jadi Komandan Kelompok 8 Paskibraka Nasional 2026
Evakuasi Korban Terjebak Gempa NTT Terus Berjalan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:08 WIB

Rombongan Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Basarnas Sisir Perairan Anak Krakatau

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Pemimpin Daerah Award 2026 Kategori Inovasi Daerah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:57 WIB

KPU RI Tegaskan Pelaksanaan PAW Anggota DPRD Wajib Berpedoman pada UU Pemda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:20 WIB

Gubernur NTB dan NTT Tinjau Bantuan Gempa Manggarai Timur di Posko Pengungsian

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade Lombok: Gubernur NTB Tinjau Langsung Penanganan Darurat

Berita Terbaru

Plt Sekwan DPRD Kota Jambi membagikan masker gratis bersama Pramuka guna melindungi warga dari paparan kabut asap.(poto : jambilink.id).

Daerah

Plt Sekwan DPRD Kota Jambi Bagikan Masker Gratis

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:46 WIB