Satgas Gabungan Diturunkan, Pemkab Merangin Sisir Aktivitas PETI di Kawasan Geopark

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Merangin M. Syukur memimpin langsung apel pelepasan bersama Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi.(poto: meranginkab.go.id).

Bupati Merangin M. Syukur memimpin langsung apel pelepasan bersama Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi.(poto: meranginkab.go.id).

Merangin, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Merangin bergerak cepat menerjunkan Satgas Gabungan Pemberantasan PETI untuk menghentikan aktivitas tambang emas ilegal. Tim terpadu ini bertugas mengamankan kawasan Geopark Merangin dari ancaman kerusakan lingkungan yang kian memprihatinkan.

Pelepasan personel berlangsung resmi di Rumah Dinas Bupati Merangin pada Kamis (6/8). Bupati Merangin M. Syukur memimpin langsung apel pelepasan bersama Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi.

Ratusan petugas diterjunkan untuk menjaga kelestarian aset geologi milik daerah tersebut. Langkah ini menjadi komitmen nyata pemerintah dalam melindungi warisan dunia dari paparan tambang liar.

Pemerintah Kabupaten Merangin Terjunkan Tim Gabungan Lintas Sektor

Sebanyak 200 personel gabungan bersiap menyisir berbagai titik rawan di wilayah kabupaten. Pasukan ini terdiri dari unsur Polres Merangin, Kodim 0420/Sarko, hingga Satpol PP Merangin.

Dinas Lingkungan Hidup serta jajaran Forkopimda dan OPD terkait ikut memperkuat barisan. Seluruh instansi berkolaborasi demi mengawal kelestarian kawasan Geopark Merangin secara menyeluruh.

Baca Juga :  Dishub Bungo Evaluasi Juru Parkir yang Menunggak Setoran di Muara Bungo

Bupati M. Syukur memberikan arahan khusus kepada seluruh jajaran sebelum pasukan berangkat ke lapangan. Ia menegaskan pentingnya pembinaan serta penertiban terukur terhadap para penambang tanpa izin.

Aktivitas ilegal tersebut dinilai berpotensi merusak ekosistem alam dan fasilitas milik daerah. Oleh karena itu, operasi terpadu ini menyasar langsung ke area terdampak tambang liar.

Pelepasan Personel Operasi Penertiban Tambang Emas Tanpa Izin

“Geopark Merangin adalah aset berharga dan harga mati bagi kita semua,” tegas Syukur di hadapan peserta apel. Seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga warisan geologi dunia tersebut.

Bupati meminta jajaran Satgas Gabungan Pemberantasan PETI mengedepankan pendekatan profesional selama bertugas. Petugas harus mengutamakan keselamatan kerja mengingat kondisi medan lapangan terbilang cukup ekstrem.

Lokasi pengawasan memiliki karakteristik geografi yang menantang serta menyimpan bahaya tinggi bagi personel. Petugas akan berhadapan langsung dengan tebing curam, bebatuan licin, serta arus sungai deras.

Syukur mengimbau setiap anggota tetap waspada dan saling menjaga keselamatan selama menjalankan tugas penertiban. Kewaspadaan ekstra menjadi kunci agar operasi penertiban dapat berjalan lancar tanpa memakan korban.

Baca Juga :  Polri Tanam 2.000 Mangrove di Tanjab Barat untuk Jaga Pesisir

Penyisiran Lokasi Rawan Kerusakan Ekosistem Geopark Merangin Jambi

Tim gabungan mengawali langkah pengawasan di Situs Granitoid Air Batu, Desa Air Batu, Kecamatan Renah Pembarap. Kawasan ini menjadi salah satu cagar geologi penting yang mendapat prioritas pengawasan ketat.

Usai menyisir Desa Air Batu, rombongan melanjutkan operasi penertiban ke area Objek Wisata Muara Karing. Titik ini terletak di Desa Biuku Tanjung, Kecamatan Bangko Barat, yang juga masuk zona perlindungan.

Muara Karing memegang peranan kunci dalam struktur kawasan UNESCO Global Geopark Merangin. Kehadiran petugas di lokasi tersebut bertujuan memastikan tidak ada lagi aktivitas penambangan liar.

Pemerintah berharap penyisiran ini mampu menghentikan praktik penambangan emas ilegal secara permanen di kawasan Geopark. Penertiban ini diharapkan dapat menyelamatkan ekosistem sungai dan bebatuan purba dari kehancuran.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun
Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur
BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026
Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644
Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru
Pesan Penting Pembimas Kristen Kemenag Jambi: Kejar Hikmat Bukan Harta Jabatan
Kanwil Kemenag Jambi Evaluasi Kinerja Triwulan III Demi Pelayanan Publik Berdampak
Kontingen Jambi Raih Prestasi Gemilang di PPSN VI 2026
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:10 WIB

BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru

Berita Terbaru

Ilustrasi Pegadaian.(poto: istimewa).

Ekonomi

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:37 WIB