Viral Siswi Sekolah Rakyat Jambi Dirawat, Dinsos Bantah Keracunan Katering

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siswi Sekolah Rakyat Kota Jambi Tengah menjalani perawatan di RSUD Abdul Manap.(poto: jambiprima.com).

siswi Sekolah Rakyat Kota Jambi Tengah menjalani perawatan di RSUD Abdul Manap.(poto: jambiprima.com).

Jambi, oegopost.id – Video tiga siswi sekolah rakyat jambi yang menjalani perawatan medis di RSUD Abdul Manap mendadak viral di media sosial. Unggahan berdurasi 55 detik tersebut memicu spekulasi publik terkait dugaan keracunan menu katering sekolah.

Perekam video menyebut para pelajar mengalami muntah-muntah setelah menyantap menu makan siang berupa ikan lele. Narasi dalam video menyoroti kondisi kesehatan siswa yang baru beberapa hari mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Salah satu siswi mengaku sudah terbiasa mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis tanpa kendala sebelumnya. Namun, ia mendadak mengeluhkan sakit perut hingga petugas membawanya ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

Dinsos Kota Jambi Tegaskan Pasien Menderita Maag

Kepala Dinas Sosial Kota Jambi Yunita Indrawati membantah keras tuduhan keracunan katering yang beredar luas tersebut. Pihaknya langsung bergerak cepat mengumpulkan data dari keluarga pasien untuk memastikan penyebab pasti gangguan kesehatan itu.

Baca Juga :  Kisah Dika di GSA 2025: Dari Praktik Teknik ke Inovasi Berbasis AI

Yunita menegaskan bahwa ketiga siswi tersebut menderita sakit maag dan bukan akibat makanan dari katering sekolah. Pihak keluarga membenarkan bahwa anak mereka memang memiliki riwayat penyakit maag yang sering kambuh.

Pola makan siswa yang tidak teratur sebelum bergabung dalam program sekolah turut memicu kambuhnya penyakit tersebut. Saat ini ketiga pelajar masih berada di ruang perawatan untuk memulihkan kondisi fisik mereka.

Rumah Sakit Masih Melakukan Observasi Kondisi Pasien

Direktur RSUD Abdul Manap Kota Jambi dr Yekti membenarkan keberadaan para pasien di ruang perawatan rumah sakit. Namun, manajemen rumah sakit belum merilis pernyataan resmi mengenai hasil diagnosis akhir medis para pelajar.

Tim medis rumah sakit saat ini masih menjalankan prosedur observasi serta pemantauan intensif terhadap perkembangan pasien. Pihak rumah sakit meminta publik menunggu keterangan resmi dari bagian pelayanan yang menangani kasus ini.

Baca Juga :  UPA BK UNJA Gelar Seminar Gerakan Kampus Sehat Mental 2026

Peristiwa ini terus menyedot perhatian netizen karena menyangkut keselamatan program konsumsi siswa di lingkungan sekolah. Pemerintah daerah memastikan pengawasan ketat tetap berjalan pada setiap fasilitas pelayanan pendidikan anak.

Pemkot Jambi Pastikan Belum Ada Bukti Keracunan

Pemerintah Kota Jambi menegaskan belum menemukan bukti ilmiah yang mengarah pada kasus keracunan makanan massal. Dinsos mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan spekulasi liar sebelum ada pengumuman resmi rumah sakit.

Evaluasi terhadap penyediaan menu katering Sekolah Rakyat tetap berjalan demi menjaga mutu gizi para peserta didik. Petugas lapangan terus mendampingi keluarga pasien guna memastikan pemenuhan seluruh kebutuhan medis selama masa perawatan.

Kondisi para siswi dilaporkan mulai stabil seiring penanganan rutin dari dokter ahli RSUD Abdul Manap. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga transparansi informasi agar situasi di tengah masyarakat tetap kondusif.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPI Pendidikan 2026 Naik: KPK Soroti Dana BOS dan Joki Skripsi
Kepala SMAN Titian Teras Jambi Ungkap Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Siswa
Dari Intimidasi Guru Hingga Penganiayaan Siswa: Rapor Merah Pendidikan Jambi
Siswa MTsN 1 Kota Sungai Penuh Siap Raih Prestasi di OMI Provinsi Jambi 2026
Pemkab Tebo Raih Rp1 Triliun dari Pusat untuk Pendidikan
KEMORI Peduli UNJA 2026 Sambut Mahasiswa Baru Melalui Kegiatan Kepramukaan
UNJA Dorong Riset Digital Lewat Workshop PIPS FKIP
Tiga Tim PPK Ormawa UNJA Lolos Verifikasi Abdidaya 2026
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:28 WIB

SPI Pendidikan 2026 Naik: KPK Soroti Dana BOS dan Joki Skripsi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Kepala SMAN Titian Teras Jambi Ungkap Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Siswa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:03 WIB

Dari Intimidasi Guru Hingga Penganiayaan Siswa: Rapor Merah Pendidikan Jambi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Siswa MTsN 1 Kota Sungai Penuh Siap Raih Prestasi di OMI Provinsi Jambi 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Pemkab Tebo Raih Rp1 Triliun dari Pusat untuk Pendidikan

Berita Terbaru

Ilustrasi Pegadaian.(poto: istimewa).

Ekonomi

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:37 WIB