Bungo, oegopost.id – Program TMMD Ke-129 Tahun 2026 resmi dimulai di Kabupaten Bungo dengan fokus pada percepatan pembangunan pedesaan. Bupati Bungo H. Dedy Putra, S.H., M.Kn., memimpin langsung upacara pembukaan lintas sektoral ini di Lapangan Bola Kaki Desa Tanjung Agung, Kecamatan Muko Muko Bathin VII, pada Rabu (15/7/2026). Sinergi ini mempertemukan kekuatan TNI, pemerintah daerah, kementerian, serta masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.
Acara pembukaan ini dihadiri oleh Kasiter Korem 042/Gapu Kolonel Kav Endi Siswanto Yusuf dan para Dandim jajaran Korem 042/Gapu. Selain itu, hadir pula Danbrigif TP 35/Siginjai, Danyonif, unsur Forkopimda Kabupaten Bungo dan Tebo, serta jajaran TNI-Polri. Tokoh masyarakat, kepala OPD, camat, kepala desa, serta Ketua beserta anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIV juga turut memadati lokasi upacara.
Rangkaian pembukaan TMMD Ke-129 ini diawali dengan penandatanganan naskah kerja sama resmi. Kodim 0416/Bungo Tebo menandatangani kesepakatan tersebut bersama Pemerintah Kabupaten Bungo. Setelah itu, Bupati menyerahkan alat kerja secara simbolis kepada personel Satgas TMMD sebagai tanda mulainya seluruh proyek pembangunan.
Akses Transportasi Darat Menjadi Prioritas Utama Pembangunan
Bupati Bungo Dedy Putra menegaskan bahwa semangat gotong royong menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan program ini. Kerja sama yang kuat membuat seluruh sasaran fisik dan nonfisik selesai tepat waktu. Pemerintah daerah meyakini program ini memberikan manfaat langsung yang berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat desa.
Dedy Putra juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Kodim 0416/Bungo Tebo atas komitmen nyata mereka. TNI terus membuktikan kemanunggalan dengan rakyat melalui dukungan penuh pada pembangunan daerah. Langkah taktis ini efektif meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa di tingkat lokal.
Sementara itu, Letkol Inf Yudi Susilo Yudhanto, S.E., M.P.A., selaku Dansatgas TMMD Ke-129 menjelaskan visi program tahun ini. Pihaknya mengusung tema besar “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” Komitmen ini menjadi landasan pacu bagi seluruh personel satgas dalam mengeksekusi program di lapangan.
Satgas TMMD Fokus Membuka Jalan Dua Kilometer
Dansatgas mengungkapkan bahwa sasaran fisik utama meliputi pembukaan badan jalan baru sepanjang 2.000 meter. Jalan tersebut memiliki lebar 12 meter untuk menunjang aktivitas transportasi. Infrastruktur baru ini membuka akses isolasi geografis dan memperlancar mobilitas harian warga sekitar secara signifikan.
Pembangunan jalan ini juga berfungsi sebagai roda penggerak utama pertumbuhan ekonomi masyarakat. Warga Desa Tanjung Agung dan wilayah sekitarnya akan menikmati kemudahan distribusi hasil pertanian. Peningkatan aksesibilitas ini memangkas waktu tempuh perjalanan logistik menuju pusat kabupaten.
Selain jalan, Satgas TMMD mengeksekusi Program Unggulan TNI AD untuk meningkatkan kualitas hidup warga. Mereka melakukan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) bagi keluarga prasejahtera. Personel di lapangan juga membangun sarana TNI Manunggal Air, fasilitas MCK, serta melakukan rehabilitasi mushala desa.
Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Perkuat Karakter Masyarakat Desa
Satgas TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik semata. Mereka juga aktif menjalankan program ketahanan pangan terpadu dan gerakan penanaman pohon. Di samping itu, petugas membagikan bantuan nutrisi secara intensif bagi anak-anak penderita stunting di wilayah tersebut.
Program nonfisik TMMD Ke-129 menghadirkan berbagai penyuluhan penting untuk mengedukasi masyarakat. Tim satgas memberikan penyuluhan wawasan kebangsaan, hukum, serta keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Warga juga menerima edukasi mengenai sektor pertanian, kesehatan, dan program keluarga berencana (KB).
Layanan kesehatan masyarakat bergerak melalui optimalisasi Posyandu dan Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM). Dandim Letkol Inf Yudi Susilo Yudhanto berharap seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan lancar sesuai rencana awal. Dukungan penuh dari masyarakat dan instansi terkait memastikan pemerataan pembangunan di Kabupaten Bungo berjalan cepat.(ar)









