Merangin, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Merangin bergerak cepat melindungi kawasan inti Geopark Merangin dari ancaman Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Langkah itu dimulai melalui rapat koordinasi khusus yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Merangin, Zulhifni, di ruang kerjanya pada Senin (6/7/2026).
Rapat tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat perlindungan Geopark Merangin. Selain itu, pemerintah ingin memastikan seluruh pihak memiliki komitmen yang sama dalam menjaga kawasan tersebut dari aktivitas penambangan ilegal.
Tim Terpadu Satukan Seluruh Unsur Untuk Lindungi Geopark
Rapat koordinasi menghasilkan keputusan penting berupa pembentukan Tim Terpadu. Tim ini melibatkan Pemerintah Daerah, TNI, Polri, unsur keagamaan, serta unsur kemasyarakatan.
Selanjutnya, setiap unsur akan menjalankan perannya sesuai kewenangan masing-masing. Pemerintah berharap kolaborasi itu mampu memperkuat pengawasan sekaligus mempercepat penanganan aktivitas PETI.
Di sisi lain, keterlibatan tokoh agama dan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga tentang pentingnya menjaga Geopark Merangin. Langkah itu juga memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
Pemerintah Fokus Amankan Kawasan Inti Geopark Merangin
Sekda Merangin Zulhifni menegaskan pemerintah memprioritaskan perlindungan kawasan inti Geopark Merangin. Kawasan seluas sekitar dua kilometer persegi itu menjadi bagian paling penting yang harus bebas dari aktivitas PETI.
“Jadi, ada kawasan inti di Geopark ini lebih kurang 2 kilometer persegi. Ini yang kami rapatkan. Kawasan inti inilah yang harus kita sterilkan dari kegiatan PETI di sini,” ujar Zulhifni.
Karena itu, pemerintah memusatkan seluruh langkah awal pada kawasan inti tersebut. Pemerintah menilai perlindungan kawasan inti menjadi kunci menjaga kelestarian Geopark Merangin.
Pemkab Perkuat Dasar Hukum Dan Komitmen Bersama
Pemkab Merangin akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) Bupati sebagai dasar hukum Tim Terpadu. Dengan demikian, seluruh unsur memiliki pedoman yang jelas saat menjalankan tugas di lapangan.
Selain membahas penanganan PETI, rapat koordinasi juga menyoroti pentingnya kerja sama antarinstansi. Pemerintah ingin setiap lembaga bergerak dengan arah yang sama dalam menjaga kawasan Geopark Merangin.
Sementara itu, pemerintah juga menekankan pentingnya pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan di sekitar kawasan Geopark. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi menjaga kelestarian kawasan dalam jangka panjang.
Oleh sebab itu, Pemkab Merangin berharap Tim Terpadu mampu memberikan hasil nyata dalam waktu dekat. Pemerintah juga menargetkan penghentian kerusakan lingkungan yang terus mengancam kawasan akibat aktivitas PETI.
Pada akhirnya, sinergi seluruh unsur menjadi kunci keberhasilan perlindungan kawasan inti Geopark Merangin. Pemerintah optimistis langkah bersama tersebut dapat menjaga kelestarian kawasan dari ancaman penambangan emas tanpa izin.(ar)









