PHI Tanam 1.000 Mangrove dan Lamun di Pulau Pari untuk Karbon Biru

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PHI menanam 1.000 bibit mangrove dan 500 bibit lamun sebagai bagian upaya rehabilitasi ekosistem pesisir di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, pada Minggu (28/06/2026).( poto :infojambi.com )

PHI menanam 1.000 bibit mangrove dan 500 bibit lamun sebagai bagian upaya rehabilitasi ekosistem pesisir di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, pada Minggu (28/06/2026).( poto :infojambi.com )

Kepulauan Seribu, oegopost.id – PT PT Pertamina Hulu Indonesia melaksanakan penanaman mangrove Pulau Pari di kawasan pesisir Kepulauan Seribu pada Minggu (28/06/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang digelar secara serentak oleh PHI Regional 3 Kalimantan.

Perusahaan menjalankan aksi tersebut sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan, perlindungan ekosistem pesisir, serta upaya mitigasi perubahan iklim. PHI juga mengusung semangat #NowForClimate dalam kegiatan rehabilitasi ekosistem yang melibatkan masyarakat dan mitra lingkungan.

Kegiatan ini berfokus pada pemulihan kawasan pesisir yang mengalami tekanan akibat perubahan iklim. PHI menegaskan bahwa langkah ini menjadi bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan di sektor hulu migas.

Kolaborasi PHI dan Lindungi Hutan Pulau Pari Berkelanjutan

PHI menggandeng Lindungi Hutan serta petani lokal Pulau Pari dalam kegiatan penanaman 1.000 bibit mangrove dan 500 bibit lamun. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya rehabilitasi ekosistem pesisir yang mulai terdegradasi.

Sebanyak 40 pekerja PHI lintas fungsi ikut terlibat langsung dalam aksi penanaman tersebut. Mereka bekerja bersama masyarakat untuk mempercepat pemulihan vegetasi pesisir yang memiliki fungsi ekologis penting.

Baca Juga :  Kejati Jambi Hentikan Operasional Aset Sitaan PT PAL di Muaro Jambi

PHI menekankan bahwa kolaborasi ini tidak hanya berorientasi pada lingkungan, tetapi juga pada penguatan peran masyarakat pesisir. Keterlibatan aktif warga menjadi kunci keberhasilan pemulihan ekosistem secara berkelanjutan.

Rehabilitasi Mangrove dan Lamun untuk Karbon Biru Pesisir

Ekosistem mangrove dan lamun dikenal sebagai bagian dari blue carbon ecosystem yang mampu menyerap karbon dalam jumlah besar. Kedua ekosistem ini menyimpan karbon dalam biomassa dan sedimen selama puluhan hingga ratusan tahun.

Mangrove memiliki peran penting dalam melindungi garis pantai dari abrasi dan meredam energi gelombang laut. Sementara itu, padang lamun membantu menjaga kualitas air dan menjadi habitat penting bagi biota laut.

Kajian ilmiah menunjukkan mangrove mampu menyimpan karbon hingga tiga hingga lima kali lebih besar dibandingkan hutan tropis daratan. Kondisi ini menjadikan rehabilitasi mangrove dan lamun sebagai strategi penting dalam mitigasi perubahan iklim.

Komitmen PHI Dukung SDGs dan Mitigasi Iklim Global

Manager Environment PHI, Kemas Adrian, menegaskan bahwa perusahaan terus mendukung praktik bisnis berkelanjutan yang memberi dampak bagi lingkungan dan masyarakat. Ia menyebut program ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs.

Baca Juga :  Polri Tanam 2.000 Mangrove di Tanjab Barat untuk Jaga Pesisir

Inisiatif tersebut berkontribusi pada SDGs Tujuan 1, 8, 13, dan 15 yang mencakup pengentasan kemiskinan, pekerjaan layak, aksi iklim, serta perlindungan ekosistem daratan. PHI juga memperkuat sinergi dengan SKK Migas dalam pelaksanaan program tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Selain manfaat ekologis, program ini juga memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat Pulau Pari. Warga menyambut baik kegiatan ini karena membantu mengurangi abrasi yang semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Masyarakat mencatat adanya penurunan luas padang lamun serta kenaikan permukaan air laut di kawasan tersebut. Karena itu, rehabilitasi ekosistem menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan wilayah pesisir.

Melalui program ini, PHI berharap tercipta sinergi antara dunia usaha, masyarakat, dan organisasi lingkungan. Upaya ini diharapkan memperkuat ketahanan pesisir Indonesia sekaligus mendukung keberlanjutan ekonomi biru di masa depan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jadwal Sholat Kota Sungai Penuh Hari Senin 26 Oktober 2026
Resep Gulai Keladi Khas Kerinci yang Gurih
Subuh Keliling di Jambi, Kapolda Ingatkan Narkoba Vape
Wakapolda Jambi Hadiri Pengajian Al-Hidayah, Ajak Warga Jaga Kamtibmas
Kebakaran Maut di Rimbo Ulu Tebo Hanguskan Rumah dan Renggut Nyawa
WPI Jambi Resmi Dilantik, Perkuat Literasi Perempuan
Prakiraan Cuaca Jambi 25 Oktober: Waspada Potensi Hujan Petir
Polres Muaro Jambi Kenalkan Call Center 110 di Mendalo Darat
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Jadwal Sholat Kota Sungai Penuh Hari Senin 26 Oktober 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Resep Gulai Keladi Khas Kerinci yang Gurih

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Subuh Keliling di Jambi, Kapolda Ingatkan Narkoba Vape

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:10 WIB

Kebakaran Maut di Rimbo Ulu Tebo Hanguskan Rumah dan Renggut Nyawa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:59 WIB

WPI Jambi Resmi Dilantik, Perkuat Literasi Perempuan

Berita Terbaru

Jadwal sholat Kota Sungai Penuh Senin, 26 Oktober 2026 berlatar Masjid Agung Pondok Tinggi dan panorama bukit yang asri.(poto: AI).

Daerah

Jadwal Sholat Kota Sungai Penuh Hari Senin 26 Oktober 2026

Senin, 26 Okt 2026 - 07:30 WIB

Gulai Keladi.(poto: youtube Alzam UA).

Daerah

Resep Gulai Keladi Khas Kerinci yang Gurih

Minggu, 25 Okt 2026 - 14:45 WIB

Ilustrasi Dirut Bank BSN Alex Sofjan Noor mengisi kuliah umum perbankan syariah di UINSU Medan.(poto: AI).

Ekonomi

Pangsa Pasar Bank Syariah RI Masih 7,36 Persen, Ini Pemicunya

Minggu, 25 Okt 2026 - 14:30 WIB

Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., melaksanakan kegiatan Subuh Keliling di Masjid Nurul Huda, Sungai Putri, Kec. Telanaipura, Kota Jambi, pada Sabtu (24/10/2026).(poto: tribratanews.jambi.polri.go.id).

Daerah

Subuh Keliling di Jambi, Kapolda Ingatkan Narkoba Vape

Minggu, 25 Okt 2026 - 14:23 WIB