Muaro Jambi, oegopost.id – Mayat di sawah Jambi menggegerkan warga Desa Danau Kedap, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi. Warga menemukan jasad seorang pria paruh baya di area persawahan pada Selasa pagi setelah pencarian sejak malam sebelumnya.
Warga langsung mengevakuasi jenazah ke rumah duka. Mereka juga mengatur proses pemakaman secara gotong royong bersama keluarga korban.
Kronologi Kejadian Berawal dari Aktivitas Berburu
Korban bernama Junaidi meninggalkan rumah pada Senin untuk berburu burung di area persawahan. Ia membawa senapan angin saat berangkat dari rumah orang tuanya.
Keluarga tidak lagi menerima kabar dari Junaidi hingga malam hari. Kondisi itu langsung memicu kekhawatiran dan mendorong warga melakukan pencarian.
Warga dan keluarga langsung membentuk tim pencarian pada malam hari. Mereka menyisir area persawahan yang menjadi lokasi terakhir korban terlihat.
Namun pencarian tidak membuahkan hasil karena kondisi gelap dan medan sulit. Warga kemudian melanjutkan pencarian pada pagi hari.
Korban Ditemukan Tertelungkup di Sawah
Warga akhirnya menemukan Junaidi dalam kondisi tidak bernyawa pada Selasa pagi. Posisi korban ditemukan tertelungkup di area persawahan desa.
Sekretaris Desa Zulkarnain membenarkan penemuan tersebut. Ia menyebut warga langsung menghentikan aktivitas pencarian setelah menemukan korban.
Warga kemudian membawa jenazah ke rumah duka untuk proses selanjutnya. Aparat desa ikut mengoordinasikan evakuasi bersama masyarakat.
Kepala Desa Iskandar membenarkan peristiwa penemuan jasad warganya. Ia menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian korban.
Iskandar mengingatkan warga agar tidak beraktivitas sendiri di area persawahan, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu. Ia menekankan pentingnya keselamatan saat berburu atau bekerja di lapangan.
Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut dengan ikhlas. Mereka juga memutuskan untuk tidak melakukan autopsi terhadap jenazah korban.
Keluarga menggambarkan Junaidi sebagai sosok yang baik selama hidupnya. Mereka juga mengapresiasi bantuan warga dalam proses pencarian.
Pemerintah desa mengeluarkan imbauan agar warga lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah. Mereka meminta warga tidak pergi ke sawah sendirian.
Selain itu, warga juga diminta memperhatikan kondisi cuaca, terutama saat hujan deras disertai petir. Pemerintah desa mengingatkan agar warga mematikan data seluler di gawai untuk mengurangi risiko saat cuaca ekstrem.
Imbauan ini disampaikan untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari. Warga diharapkan lebih waspada dan mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas.(ar)









