Kecelakaan Maut di Jalinsum Sarolangun, RX King vs Sigra Tewaskan Pengendara di Pelawan Jaya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan maut Jalinsum Sarolangun kembali terjadi  tepatnya di kawasan Simpang Singkut 4, Desa Pelawan Jaya, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun.( ilustrasi poto : chatGPT)

Kecelakaan maut Jalinsum Sarolangun kembali terjadi tepatnya di kawasan Simpang Singkut 4, Desa Pelawan Jaya, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun.( ilustrasi poto : chatGPT)

Sarolangun, oegopost.id – Kecelakaan maut Jalinsum Sarolangun kembali terjadi di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di kawasan Simpang Singkut 4, Desa Pelawan Jaya, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun, pada Senin (15/6/2026) malam.

Peristiwa ini melibatkan sepeda motor Yamaha RX King dan mobil Daihatsu Sigra yang bertabrakan dari arah berlawanan.

Benturan keras antara kedua kendaraan tersebut langsung memicu kecelakaan fatal di lokasi kejadian. Pengendara sepeda motor tidak mampu bertahan setelah mengalami luka berat akibat tabrakan tersebut.

Kecelakaan terjadi saat Yamaha RX King dan Daihatsu Sigra melaju di jalur yang sama dari arah berlawanan. Kedua kendaraan kemudian bertabrakan secara frontal atau adu kambing di kawasan Simpang Singkut 4.

Benturan keras membuat pengendara motor terpental dan jatuh di badan jalan. Warga sekitar yang mendengar suara tabrakan langsung keluar rumah dan mendatangi lokasi kejadian.

Korban yang merupakan warga Kecamatan Pelawan mengalami luka fatal. Petugas medis yang tiba di lokasi langsung melakukan pemeriksaan, namun korban sudah meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga :  Warga Talang Belido Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak Muaro Jambi sebagai Protes Lambannya Perbaikan

Korban Meninggal di Lokasi Kejadian

Petugas memastikan pengendara Yamaha RX King tidak bisa diselamatkan karena mengalami cedera parah. Identitas korban kemudian dikonfirmasi sebagai warga Kecamatan Pelawan.

Sementara itu, pengemudi mobil Daihatsu Sigra tidak mengalami luka serius. Namun, aparat kepolisian langsung mengamankan pengemudi tersebut untuk proses pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui kronologi kecelakaan secara detail.

Peristiwa ini langsung menarik perhatian warga sekitar. Banyak pengguna jalan memperlambat laju kendaraan mereka saat melintas di lokasi kejadian karena melihat kerumunan warga.

Kepadatan warga di sekitar lokasi membuat arus lalu lintas di Jalinsum sempat tersendat. Sejumlah kendaraan harus berhenti atau berjalan perlahan karena kondisi jalan yang tidak stabil akibat kerumunan.

Petugas kepolisian yang menerima laporan dari masyarakat segera bergerak menuju lokasi kejadian. Polisi kemudian melakukan pengaturan lalu lintas untuk mencegah kemacetan lebih panjang di jalur utama tersebut.

Setelah situasi mulai terkendali, arus kendaraan kembali berjalan meski masih tersisa perlambatan di sekitar titik kecelakaan.

Polisi Amankan Kendaraan dan Lakukan Olah TKP

Polisi bersama relawan langsung melakukan evakuasi korban dari lokasi kejadian. Jenazah korban kemudian dibawa untuk proses lebih lanjut.

Baca Juga :  Nissan Grafit 2026 Meluncur, MPV Murah 7 Penumpang Siap Tantang Calya dan Sigra

Petugas juga mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan, yakni Yamaha RX King dan Daihatsu Sigra. Kedua kendaraan tersebut mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan keras.

Selain itu, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti awal di lapangan. Aparat juga meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk membantu mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Pengemudi Daihatsu Sigra turut menjalani pemeriksaan untuk kepentingan penyelidikan. Polisi masih mendalami faktor yang memicu tabrakan frontal tersebut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melanjutkan proses penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan maut di Jalinsum Sarolangun tersebut. Semua bukti di lapangan dan keterangan saksi menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan fatal di Jalinsum wilayah Sarolangun dan menjadi perhatian warga sekitar terhadap keselamatan berkendara di jalur lintas utama tersebut.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Sungai Penuh Apresiasi Sunatan Massal Minker-JS ke-13
Nobar Piala Dunia 2026 Jambi Libatkan UMKM, Pemprov Siapkan Dua Lokasi Strategis
Pemkab Merangin Bentuk Tim Terpadu, Kawasan Inti Geopark Merangin Jadi Prioritas Sterilisasi dari PETI
Pemotongan Dana Desa 2026 untuk KDMP Berdampak, Pembangunan Desa di Batang Hari Tertunda
Detik-detik Fajri Tenggelam di Sungai Tembesi, Bocah 8 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian
Alfin Tetapkan Pimpinan BAZNAS Kota Sungai Penuh Periode 2026–2031
Bus PO Al Hijrah Tabrak Kendaraan Parkir di Tebo, Diduga Hilang Kendali Usai Hantam Trotoar
Mantan Rektor Unja Kemas Arsyad Somad Meninggal, Dunia Pendidikan Jambi Berduka
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:22 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Apresiasi Sunatan Massal Minker-JS ke-13

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:00 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Jambi Libatkan UMKM, Pemprov Siapkan Dua Lokasi Strategis

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:00 WIB

Pemkab Merangin Bentuk Tim Terpadu, Kawasan Inti Geopark Merangin Jadi Prioritas Sterilisasi dari PETI

Senin, 6 Juli 2026 - 22:00 WIB

Pemotongan Dana Desa 2026 untuk KDMP Berdampak, Pembangunan Desa di Batang Hari Tertunda

Senin, 6 Juli 2026 - 21:00 WIB

Detik-detik Fajri Tenggelam di Sungai Tembesi, Bocah 8 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian

Berita Terbaru