AI Ubah Komunikasi Publik, Kadis Kominfo Jambi Ingatkan Ancaman Disinformasi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi, Drs Ariansyah, M.E.( kiri ).poto : jambilink.id

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi, Drs Ariansyah, M.E.( kiri ).poto : jambilink.id

Jambi, oegopost.id – Komunikasi publik mengalami perubahan besar seiring berkembangnya teknologi Artificial Intelligence (AI) di berbagai sektor.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi, Drs Ariansyah, M.E., menyoroti langsung peluang dan tantangan AI dalam kerja kehumasan saat menjadi narasumber Rakernis Humas Siginjai Sakti Wira Bhakti di Mapolda Jambi, Senin (8/6/2026).

Ia menjelaskan pandangan tersebut di hadapan jajaran Humas Polda Jambi, PPID Polda Jambi, serta peserta dari Polres dan Polsek se-Provinsi Jambi yang mengikuti kegiatan secara langsung maupun virtual.

AI Tingkatkan Efisiensi Kerja Humas

Ariansyah menjelaskan bahwa AI sudah mengubah pola kerja komunikasi publik secara signifikan. Teknologi ini membantu humas mengolah data besar dengan lebih cepat dan akurat.

Ia menyebut berbagai pemanfaatan AI, seperti pemantauan isu media secara otomatis, analisis sentimen publik, penyusunan draf konten komunikasi, hingga pemetaan tren percakapan di ruang digital.

“AI meningkatkan efisiensi kerja humas, khususnya dalam pengolahan data dan analisis informasi berskala besar. Namun, manusia tetap mengendalikan keputusan strategis dan proses verifikasi informasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Arab Saudi Pasang Payung Pendingin di Masjid Namira Arafah untuk Haji 2026

Publik Ubah Cara Konsumsi Informasi

Ariansyah juga menyoroti perubahan perilaku masyarakat dalam menerima informasi. Ia melihat masyarakat kini mengakses informasi dengan cepat melalui platform digital.

Ia menilai konten visual dan video pendek lebih menarik perhatian publik dibandingkan teks panjang. Kondisi ini mendorong masyarakat untuk aktif merespons dan menyebarkan informasi secara langsung.

Perubahan ini membuat instansi pemerintah harus bergerak lebih cepat, lebih transparan, dan lebih adaptif dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Ariansyah mengingatkan bahwa perkembangan teknologi juga membawa risiko besar. Ia menyoroti potensi meningkatnya disinformasi, misinformasi, malinformasi, serta penggunaan deepfake pada 2026.

Ia menegaskan bahwa arus informasi yang cepat dapat memperbesar risiko kesalahan informasi jika lembaga tidak melakukan verifikasi secara ketat sebelum publikasi.

Baca Juga :  Cara Agar WhatsApp Tidak Bisa Ditelepon Tanpa Blokir Kontak

Strategi Media Harus Lebih Sistematis

Ariansyah mendorong instansi pemerintah untuk membangun strategi komunikasi yang lebih terstruktur. Ia menjelaskan bahwa humas harus menjalankan proses kerja secara berlapis dan terencana.

Ia merinci tahapan mulai dari monitoring isu, pemetaan informasi, pembangunan relasi media, peningkatan engagement publik, hingga evaluasi berkala.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan krisis komunikasi. Setiap instansi perlu mendeteksi isu lebih awal, memverifikasi data, menyusun pesan utama, menunjuk juru bicara, lalu menyampaikan rilis resmi secara cepat dan akurat.

Ariansyah menegaskan bahwa komunikasi publik berperan penting dalam mendukung pembangunan daerah. Ia meminta instansi pemerintah menjelaskan kebijakan secara terbuka kepada masyarakat.

Ia menekankan bahwa narasi pembangunan harus menjelaskan tujuan kebijakan, manfaat yang dirasakan masyarakat, serta dampak nyata yang dihasilkan pemerintah.

“Narasi pembangunan menjelaskan tujuan kebijakan, manfaat bagi masyarakat, dampak strategis, serta capaian yang pemerintah raih,” kata dia.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daftar HP Rilis Juni 2026: Xiaomi 17T hingga Redmi Turbo 5 Ramaikan Pasar Smartphone
ChatGPT dan Gemini Taklukkan Ujian Masuk Kampus Top Jepang
Cara Dapat Uang dari Instagram: Panduan Lengkap Instagram Gifts dan Subscription untuk Kreator Indonesia
10 Cara Menghasilkan Uang dari HP Secara Praktis di Era Digital yang Semakin Kompetitif
Notifikasi WhatsApp Tidak Muncul? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Anak Muda China Pakai Profesor AI untuk Nasihati Orangtua
Xiaomi 17 Max Usung Kamera 200 MP dan Baterai Jumbo
MacBook Neo Resmi Masuk Indonesia, Harga Mulai Rp10 Jutaan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 22:00 WIB

AI Ubah Komunikasi Publik, Kadis Kominfo Jambi Ingatkan Ancaman Disinformasi

Senin, 8 Juni 2026 - 13:00 WIB

Daftar HP Rilis Juni 2026: Xiaomi 17T hingga Redmi Turbo 5 Ramaikan Pasar Smartphone

Senin, 8 Juni 2026 - 10:00 WIB

ChatGPT dan Gemini Taklukkan Ujian Masuk Kampus Top Jepang

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:00 WIB

Cara Dapat Uang dari Instagram: Panduan Lengkap Instagram Gifts dan Subscription untuk Kreator Indonesia

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:00 WIB

10 Cara Menghasilkan Uang dari HP Secara Praktis di Era Digital yang Semakin Kompetitif

Berita Terbaru