Tebo, oegopost.id – Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi mendampingi kunjungan budaya rombongan Kerajaan Perak Malaysia berziarah ke Bukit Siguntang, Desa Muara Sekalo, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, Sabtu (6/6/2026).
Rombongan Kerajaan Perak Malaysia dipimpin Datuk Raja Patih Ross Shah bin Raja Habib Ismail Saufi. Mereka hadir untuk melakukan ziarah budaya di wilayah yang memiliki nilai sejarah bagi masyarakat Melayu.
Pemerintah Kabupaten Tebo dan tokoh masyarakat menyambut kedatangan rombongan dengan hangat. Kedua pihak langsung berinteraksi dalam suasana akrab.
Bukit Siguntang Jadi Lokasi Ziarah Bersejarah
Rombongan kemudian menuju Bukit Siguntang yang berada di Desa Muara Sekalo. Lokasi ini dikenal memiliki nilai sejarah dan budaya bagi masyarakat Melayu di Tebo.
Peserta ziarah mengikuti rangkaian kegiatan dengan suasana khidmat. Mereka juga menunjukkan rasa hormat terhadap nilai-nilai budaya leluhur yang masih dijaga masyarakat setempat.
Kegiatan berlangsung tertib dari awal hingga akhir. Suasana kekeluargaan terlihat selama rombongan berada di lokasi.
Komitmen Menjaga Adat Melayu
Dalam kegiatan itu, Nazar Efendi menegaskan pentingnya menjaga adat Melayu. Ia meminta masyarakat terus melestarikan budaya yang sudah di wariskan leluhur.
Ia juga menyebut generasi muda perlu memahami nilai adat sebagai identitas daerah. Menurutnya, pelestarian budaya harus berjalan secara berkelanjutan.
“Sebagai seorang putra yang lahir dan besar di lingkungan yang memegang adat istiadat Melayu, tentunya sudah menjadi kewajiban kami untuk menjaga adat dan tradisi budaya agar tetap terjaga di negeri ini,” ujarnya.
Kunjungan ini tidak hanya berfokus pada ziarah budaya. Kegiatan juga memperkuat hubungan antara masyarakat Melayu di Tebo dan Kerajaan Perak Malaysia.
Kedua pihak membangun komunikasi budaya yang lebih erat melalui pertemuan ini. Mereka berharap hubungan serumpun terus berkembang di masa depan.
Pemerintah daerah menilai kegiatan seperti ini penting untuk menjaga warisan budaya. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat diplomasi budaya antarwilayah Melayu.(ar)









