Gunung Kerinci Catat 621 Pendaki pada Mei 2026, Wisata Alam Tetap Diminati

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemandangan Gunung Kerinci yang di sertai hamparan kebun teh ( poto : istimewa )

Pemandangan Gunung Kerinci yang di sertai hamparan kebun teh ( poto : istimewa )

Kerinci, oegopost.id – Pendakian Gunung Kerinci kembali mencatat tingginya minat wisatawan yang datang ke kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat. Sepanjang Mei 2026, sebanyak 621 orang melakukan pendakian ke Gunung Kerinci, gunung tertinggi di Pulau Sumatera.

Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat mencatat seluruh aktivitas pendakian tersebut melalui sistem pemesanan tiket daring “Ayo ke Taman Nasional” serta pendaftaran langsung di Pos R10 Pemantau Pendakian di Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci.

Dominasi Wisatawan Domestik Masih Terlihat

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Kerinci BB TNKS, David, menyampaikan bahwa wisatawan domestik masih mendominasi jumlah pendaki pada periode tersebut. Dari total 621 orang, sebanyak 523 merupakan wisatawan nusantara.

Sementara itu, 98 pendaki lainnya berasal dari wisatawan mancanegara. Data ini menunjukkan bahwa Gunung Kerinci tetap memiliki daya tarik kuat, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga :  Investor Kelola Pulau di Pesisir Selatan, Bangun Objek Wisata Pantai

David menegaskan bahwa tren tersebut memperlihatkan posisi Gunung Kerinci sebagai salah satu destinasi pendakian favorit di Indonesia yang terus diminati berbagai kalangan.

Sistem Pendataan dan Akses Pendakian

BB TNKS menerapkan sistem pendataan yang lebih tertata untuk mengatur arus kunjungan pendaki. Wisatawan dapat melakukan pemesanan melalui platform daring resmi atau mendaftar langsung di pos pemantauan pendakian.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan jumlah pendaki tetap terkendali, sekaligus menjaga keamanan selama aktivitas di jalur pendakian. Pengelola juga terus mengawasi pergerakan wisatawan di kawasan konservasi tersebut.

Daya Tarik Alam dan Ekosistem Konservasi

Selain tantangan medan yang dikenal cukup berat, Gunung Kerinci menawarkan panorama alam yang masih terjaga. Hutan tropis yang mengelilinginya menjadi bagian penting dari ekosistem konservasi di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat.

Baca Juga :  Kantor Bupati Muaro Bungo Jadi Pusat Interaksi Warga Setiap Minggu

Dari puncak gunung, pendaki dapat menyaksikan lanskap alam yang luas dengan keanekaragaman hayati yang tinggi. Kondisi ini menjadikan kawasan tersebut tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga wilayah penting bagi pelestarian lingkungan.

Aturan Pendakian dan Biaya Resmi

BB TNKS terus mengingatkan para pendaki untuk mematuhi seluruh aturan yang berlaku di kawasan taman nasional. Pengelola menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta keselamatan selama perjalanan pendakian.

Untuk mendaki, wisatawan dikenakan tarif masuk sebesar Rp45 ribu per orang pada hari kerja dan Rp55 ribu pada hari libur. Selain itu, setiap pendaki wajib membayar biaya asuransi sebesar Rp2.500 per orang sebagai bagian dari ketentuan resmi.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Terjun Sigerincing Merangin: Wisata Alam Tertinggi di Jambi dengan Panorama Asri dan Potensi Besar
Kantor Bupati Muaro Bungo Jadi Pusat Interaksi Warga Setiap Minggu
TMII Dipadati Wisatawan Saat Libur Kenaikan Yesus Kristus
Investor Kelola Pulau di Pesisir Selatan, Bangun Objek Wisata Pantai
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:00 WIB

Gunung Kerinci Catat 621 Pendaki pada Mei 2026, Wisata Alam Tetap Diminati

Senin, 1 Juni 2026 - 16:00 WIB

Air Terjun Sigerincing Merangin: Wisata Alam Tertinggi di Jambi dengan Panorama Asri dan Potensi Besar

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:29 WIB

Kantor Bupati Muaro Bungo Jadi Pusat Interaksi Warga Setiap Minggu

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:40 WIB

TMII Dipadati Wisatawan Saat Libur Kenaikan Yesus Kristus

Selasa, 21 April 2026 - 20:31 WIB

Investor Kelola Pulau di Pesisir Selatan, Bangun Objek Wisata Pantai

Berita Terbaru