Arab Saudi, oegopost.id – Jemaah haji Jambi mulai kembali ke hotel di Makkah setelah menuntaskan rangkaian ibadah Armuzna yang mencakup Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Pemantauan terbaru menunjukkan para jemaah berada dalam kondisi sehat dan siap melanjutkan tahapan ibadah berikutnya.
Petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi bersama Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Merangin melakukan monitoring melalui sambungan video pada Sabtu (30/5).
Hasil pemantauan menunjukkan jemaah asal Merangin yang tergabung dalam Kloter BTH 19 dan BTH 23 tetap sehat setelah menjalani puncak ibadah haji.
Kesehatan Jemaah Haji Jambi Tetap Terjaga
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Merangin, H. Abdel Aziz, mengatakan para jemaah mampu menjalani seluruh rangkaian ibadah Armuzna dengan baik.
Ia menjelaskan bahwa beberapa jemaah sempat mengeluhkan gangguan kesehatan ringan akibat aktivitas fisik yang padat. Namun kondisi tersebut tidak menghambat mereka untuk mengikuti seluruh tahapan ibadah.
“Secara keseluruhan, kondisi kesehatan jamaah terpantau baik. Meskipun ada beberapa jemaah yang sempat mengeluhkan masalah kesehatan, hal tersebut dinilai masih dalam batas wajar. Mereka pun tetap bisa mengikuti seluruh rangkaian ibadah di Armuzna dengan lancar,” kata Abdel Aziz.
Aktivitas di Arafah, Muzdalifah, dan Mina memang membutuhkan stamina yang kuat. Karena itu, petugas kesehatan terus memantau kondisi jemaah selama pelaksanaan puncak haji berlangsung.
Pendampingan intensif dari petugas membantu jemaah menjaga kondisi tubuh agar tetap prima. Langkah tersebut juga mendukung kelancaran pelaksanaan seluruh rangkaian ibadah.
Jamaah Puas dengan Pelayanan Haji
Dalam sambungan video yang sama, sejumlah jemaah menyampaikan pengalaman mereka selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
Para jemaah menilai pelayanan yang mereka terima berjalan baik. Mereka merasa nyaman karena dukungan fasilitas yang tersedia mampu menunjang aktivitas ibadah setiap hari.
Salah seorang jemaah asal Merangin mengaku puas dengan layanan konsumsi yang tersedia selama pelaksanaan haji. Ia juga menilai fasilitas penginapan memberikan kenyamanan bagi jemaah untuk beristirahat.
Selain itu, layanan transportasi membantu mobilitas jemaah menuju berbagai lokasi ibadah. Pengaturan jadwal yang rapi juga membuat proses pelaksanaan ibadah berjalan lebih lancar.
“Penyelenggaraan haji tahun ini cukup memuaskan, baik dari segi konsumsi yang berlimpah, akomodasi yang nyaman, dan transportasi yang baik. Penyelenggaraan ibadah juga sudah disusun dengan cermat dan rapi, sehingga tidak banyak menyulitkan jamaah,” ujar salah seorang jemaah.
Menurut para jemaah, sistem yang tertata membuat mereka lebih fokus menjalankan ibadah. Mereka tidak menghadapi banyak kendala selama mengikuti agenda yang telah ditentukan.
Perhatian untuk Lansia dan Perempuan Mendapat Apresiasi
Para jemaah juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Haji Republik Indonesia atas berbagai layanan yang mereka terima selama musim haji.
Mereka menilai pemerintah memberikan perhatian yang baik kepada jemaah lanjut usia dan perempuan. Perhatian tersebut membantu kelompok rentan menjalankan ibadah dengan lebih nyaman.
Jemaah melihat petugas memberikan pendampingan yang memadai kepada lansia selama menjalani rangkaian ibadah. Upaya itu membantu mereka mengikuti setiap tahapan dengan lebih aman.
Abdel Aziz berharap seluruh jemaah dapat mempertahankan kondisi kesehatan hingga seluruh rangkaian ibadah selesai.
“Mudah-mudahan jamaah selalu diberikan kesehatan sampai pulang ke Tanah Air nanti, Aamiin ya Rabbal Alamin,” ujarnya.
Jemaah Nafar Tsani Sudah Tiba di Makkah
Karom 1 Kloter BTH 25 Jambi, Muhammad Mahili Mansyur, melaporkan bahwa seluruh jemaah yang memilih nafar tsani telah menyelesaikan prosesi melontar jumrah di Jamarat.
Setelah menyelesaikan ibadah tersebut, para jemaah langsung menuju hotel di Makkah untuk beristirahat dan memulihkan tenaga.
“Semua jemaah Kloter BTH 25 hari ini yang mengambil nafar tsani pulang kembali ke Makkah,” tulis Mahili Mansyur melalui pesan WhatsApp.
Waktu istirahat menjadi sangat penting setelah beberapa hari menjalani aktivitas fisik yang cukup berat di Mina. Para jemaah memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memulihkan stamina sebelum menjalani tahapan ibadah berikutnya.
Bersiap Menjalani Tawaf Ifadah
Mahili mengatakan para jemaah akan melanjutkan rangkaian ibadah haji dengan melaksanakan Tawaf Ifadah, Sa’i, dan Tahalul di Masjidil Haram.
Ia memastikan kondisi jemaah secara umum tetap baik. Beberapa jemaah yang sempat menjalani perawatan kesehatan di Mina juga telah kembali pulih.
“Alhamdulillah sehat semua ada beberapa yang sakit sempat dirawat di tenda Mina kemarin, sekarang sudah sehat semua, agenda selanjutnya hari ini istirahat lanjut besok malam Tawaf Ifadah rangkaian terakhir ibadah haji,” katanya.
Para jemaah kini fokus menjaga kondisi fisik agar dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar. Kesehatan menjadi faktor utama dalam menghadapi tahapan akhir pelaksanaan haji.
Tim Kesehatan Sigap Mendampingi Jamaah
Mahili memberikan apresiasi kepada tim kesehatan kloter yang terus mendampingi jemaah selama menjalankan ibadah haji.
Menurutnya, petugas kesehatan selalu hadir ketika jemaah membutuhkan pemeriksaan maupun penanganan medis. Respons cepat tersebut membuat jemaah merasa lebih tenang.
“Jemaah tidak usah khawatir, Tim Kesehatan Kloter cepat tanggap terhadap kesehatan jemaah,” ujarnya.
Ia menilai kesiapsiagaan petugas kesehatan menjadi salah satu faktor penting yang mendukung kelancaran ibadah haji tahun ini. Kehadiran mereka sangat membantu jemaah lanjut usia maupun jemaah yang memiliki riwayat penyakit tertentu.
Dengan kondisi kesehatan yang tetap terjaga dan dukungan petugas yang siaga, jemaah haji Jambi kini bersiap menyelesaikan rangkaian ibadah terakhir sebelum kembali ke Tanah Air.(ar)









