Mulai 2026, Muaro Jambi Stop Sewa Kendaraan Dinas, Ini Alasannya

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APBD anjlok, Pemkab Muaro Jambi stop sewa mobnas ( poto : jambione ).

APBD anjlok, Pemkab Muaro Jambi stop sewa mobnas ( poto : jambione ).

Muaro Jambi, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi akan menghentikan sewa kendaraan dinas Muaro Jambi mulai tahun 2026.

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menghemat anggaran sekaligus memaksimalkan penggunaan kendaraan yang sudah dimiliki.

Keputusan tersebut membuat puluhan kendaraan sewaan yang selama ini mendukung aktivitas sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak lagi beroperasi secara bertahap hingga November 2025.

Pemerintah memilih mengandalkan aset daerah yang tersedia daripada terus mengeluarkan biaya sewa setiap tahun.

Langkah ini menjadi salah satu strategi Pemkab Muaro Jambi untuk menjaga kondisi keuangan daerah di tengah meningkatnya kebutuhan belanja pemerintah.

Pemkab Pilih Pangkas Pengeluaran Rutin

Pemkab Muaro Jambi melihat biaya sewa kendaraan sebagai salah satu pos pengeluaran yang bisa dikurangi. Karena itu, pemerintah mengambil langkah tegas dengan menghentikan sistem sewa mulai tahun depan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Muaro Jambi, Muhammad Farhan, mengatakan pemerintah perlu mengelola anggaran secara lebih efektif agar kebutuhan prioritas tetap terpenuhi.

“Langkah ini di ambil karena keterbatasan anggaran daerah sekaligus untuk mengefektifkan penggunaan aset pemerintah yang selama ini belum di manfaatkan maksimal,” kata Farhan.

Baca Juga :  DPRD Jambi Dorong SPAM Mendalo-Jaluko untuk Atasi Defisit Air Bersih 200 Liter per Detik

Menurutnya, pemerintah tidak hanya berfokus pada penghematan. Pemkab juga ingin meningkatkan pemanfaatan kendaraan yang selama ini tersimpan atau belum di gunakan secara optimal.

Sekitar 50 Kendaraan Sewaan Segera Berhenti Beroperasi

Selama beberapa tahun terakhir, berbagai OPD di Muaro Jambi menggunakan kendaraan sewaan untuk menunjang kegiatan operasional.

Jumlah armada sewaan tersebut mencapai sekitar 40 hingga 50 unit. Pemerintah kini mulai mengakhiri penggunaan kendaraan itu sesuai masa kontrak masing-masing.

Dengan cara tersebut, proses penghentian berlangsung lebih teratur tanpa mengganggu aktivitas pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah juga memastikan setiap OPD tetap memiliki kendaraan yang cukup untuk menjalankan tugas sehari-hari.

Kendaraan Antar-OPD Akan Dibagi Ulang

Untuk menggantikan kendaraan sewaan, Pemkab Muaro Jambi akan memetakan seluruh kendaraan dinas yang tersedia di lingkungan pemerintahan.

Setelah melakukan pendataan, pemerintah akan memindahkan kendaraan dari OPD yang memiliki armada berlebih ke OPD yang masih kekurangan kendaraan operasional.

Langkah ini memungkinkan pemerintah memenuhi kebutuhan kendaraan tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan untuk menyewa armada baru.

Selain lebih hemat, kebijakan tersebut juga membantu pemerintah mengoptimalkan seluruh aset daerah yang sudah tersedia.

Baca Juga :  Wagub Jambi Abdullah Sani Ajak Masyarakat Perkuat Peran Adat

Kendaraan Rusak Akan Kembali Digunakan

Pemkab Muaro Jambi tidak hanya mengandalkan redistribusi kendaraan. Pemerintah juga menyiapkan program perbaikan untuk kendaraan dinas yang mengalami kerusakan ringan dan sedang.

Melalui program ini, pemerintah berharap lebih banyak kendaraan dapat kembali beroperasi dan mendukung kegiatan pemerintahan.

Perbaikan kendaraan di nilai lebih ekonomis di bandingkan mengalokasikan anggaran untuk biaya sewa tahunan.

Karena itu, pemerintah memasukkan rehabilitasi kendaraan sebagai bagian penting dalam strategi efisiensi anggaran daerah.

Arah Baru Pengelolaan Aset Daerah

Kebijakan penghentian sewa kendaraan dinas menunjukkan perubahan cara Pemkab Muaro Jambi mengelola anggaran dan aset daerah.

Jika sebelumnya pemerintah mengandalkan kendaraan sewaan untuk memenuhi kebutuhan operasional, kini pemerintah memilih memaksimalkan aset yang sudah di miliki.

Strategi tersebut tidak hanya mengurangi beban pengeluaran rutin, tetapi juga meningkatkan nilai guna kendaraan milik pemerintah.

Di tengah tantangan fiskal yang semakin besar, langkah ini menjadi salah satu upaya Pemkab Muaro Jambi untuk menjaga kesehatan anggaran sekaligus mempertahankan kualitas pelayanan publik.

Melalui pengelolaan aset yang lebih efektif, pemerintah berharap setiap rupiah anggaran dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan pembangunan daerah.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Pendalaman Materi Perancang Peraturan Perundang-Undangan
Patroli Terpadu Gajah Tebo: Sinergi Polda Jambi Amankan Kawasan Konservasi dari Karhutla
Petugas Gabungan Bagikan Masker Antisiapsi Kabut Asap di Bungo
Dishub Bungo Evaluasi Juru Parkir yang Menunggak Setoran di Muara Bungo
Bupati Merangin Apresiasi Komitmen Warga Durian Rambun Menjaga Hutan Adat
UNJA Dorong Kebijakan Kelurahan Sehat Maslahat Tahtul Yaman
Wagub Jambi dan Wamen LH Cek Penanganan Karhutla Tanjung Jabung Timur
MTsN 1 Kota Sungai Penuh Dominasi Juara KOMPAS Jenjang MTs
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 20:01 WIB

Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Pendalaman Materi Perancang Peraturan Perundang-Undangan

Minggu, 6 September 2026 - 19:52 WIB

Patroli Terpadu Gajah Tebo: Sinergi Polda Jambi Amankan Kawasan Konservasi dari Karhutla

Minggu, 6 September 2026 - 16:48 WIB

Petugas Gabungan Bagikan Masker Antisiapsi Kabut Asap di Bungo

Minggu, 6 September 2026 - 16:44 WIB

Dishub Bungo Evaluasi Juru Parkir yang Menunggak Setoran di Muara Bungo

Minggu, 6 September 2026 - 16:24 WIB

UNJA Dorong Kebijakan Kelurahan Sehat Maslahat Tahtul Yaman

Berita Terbaru