Jambi, oegopost.id – Kegiatan kurban Kejati Jambi Idul Adha 1447 Hijriah berlangsung penuh kebersamaan di lingkungan Kejaksaan Tinggi Jambi.
Sebanyak 14 ekor sapi dipotong di halaman belakang Masjid Baitul Adli, Rabu (27/5/2026), lalu panitia membagikan dagingnya kepada masyarakat dan sejumlah penerima manfaat.
Jumlah Hewan Kurban Meningkat
Tahun ini, Kejati Jambi menambah jumlah hewan kurban menjadi 14 ekor sapi. Pimpinan Kejati, para asisten, jaksa, ASN, dan masyarakat sekitar ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Asisten Intelijen Kejati Jambi, Dr. Muhamad Husaini, SH., MH., mengatakan kegiatan kurban rutin digelar setiap Idul Adha sebagai bentuk kepedulian sosial.
“Kami ingin menjaga semangat berbagi dan mempererat hubungan dengan masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai peningkatan jumlah sapi kurban menunjukkan semangat kebersamaan di lingkungan Adhyaksa terus tumbuh.
ASN dan Jaksa Turun Langsung
Para jaksa dan ASN terlihat aktif membantu seluruh proses kurban. Mereka menguliti sapi, memotong daging, hingga mengemasnya bersama panitia.
Suasana kekeluargaan terasa sejak pagi. Seluruh peserta bekerja sama agar proses pemotongan berjalan lancar dan cepat.
Kegiatan itu juga mempererat hubungan antarpegawai di lingkungan Kejati Jambi. Tidak sedikit pegawai yang memilih tetap berada di lokasi hingga seluruh proses selesai.
Daging Kurban Dibagikan ke Banyak Pihak
Panitia menyalurkan daging kurban kepada fakir miskin, pondok pesantren, masyarakat sekitar, tenaga kebersihan, pensiunan, dan ASN yang berhak menerima.
Panitia mengatur pembagian secara tertib agar masyarakat bisa menerima daging dengan nyaman dan merata.
“Kami berharap kurban ini membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat,” kata Husaini.
Warga sekitar menyambut pembagian daging kurban dengan antusias. Banyak penerima merasa terbantu dengan kegiatan sosial tersebut.
Idul Adha Jadi Momentum Berbagi
Kejati Jambi memanfaatkan Idul Adha sebagai momentum memperkuat nilai kepedulian dan solidaritas sosial. Melalui kegiatan ini, institusi Adhyaksa ingin terus hadir lebih dekat dengan masyarakat.
Selain menjalankan ibadah kurban, Kejati Jambi juga ingin menanamkan semangat gotong royong di lingkungan kerja. Karena itu, seluruh pegawai ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan kurban tahunan ini sekaligus menunjukkan bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial tetap menjadi bagian penting dalam pelayanan kepada masyarakat.(ar)









