Jambi, oegopost.id – Menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, pemeriksaan kesehatan hewan kurban di Kota Jambi mulai diperketat. Pemerintah Kota Jambi menurunkan puluhan petugas untuk mengecek kondisi hewan kurban agar tetap sehat, layak potong, dan aman dikonsumsi masyarakat.
Wali Kota Maulana melepas langsung petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban di lapangan Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi, Rabu (20/05/2026). Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha turut mendampingi kegiatan tersebut.
Petugas Periksa Hewan di Sejumlah Titik
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi membentuk tim pemeriksa bersama Dinas Kesehatan dan mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Jambi.
Tim itu akan mendatangi lokasi penjualan dan tempat pemotongan hewan kurban di berbagai wilayah Kota Jambi. Mereka memeriksa kondisi fisik hewan sekaligus memastikan hewan tidak membawa penyakit.
Petugas mengecek mata, mulut, kulit, dan pergerakan hewan. Mereka juga memastikan usia hewan sudah memenuhi syarat kurban.
Wali Kota Maulana mengatakan kebutuhan hewan kurban di Kota Jambi terus meningkat setiap tahun. Karena itu, pemerintah memperkuat pengawasan agar masyarakat merasa aman saat membeli hewan kurban.
“Peningkatan kebutuhan hewan kurban harus kita imbangi dengan kepastian bahwa hewan yang dipotong benar-benar sehat,” kata Maulana.
Pemkot Buka Hotline Pengaduan
Pemkot Jambi juga menyiapkan hotline khusus untuk menerima laporan dari masyarakat dan peternak.
Maulana meminta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bergerak cepat membuka layanan pengaduan tersebut. Menurutnya, warga membutuhkan jalur pelaporan yang mudah saat menemukan hewan dengan kondisi mencurigakan.
Masyarakat nantinya bisa melapor melalui hotline maupun Call Center 112 jika melihat hewan sakit atau tidak layak potong.
“Kalau ada tanda mencurigakan pada hewan kurban, masyarakat bisa langsung melapor agar petugas segera turun,” ujarnya.
Dengan cara itu, pemerintah berharap petugas bisa menangani laporan lebih cepat dan mencegah penyebaran penyakit hewan.
Kota Jambi Terima Sapi Kurban Presiden
Pada Idul Adha tahun ini, Kota Jambi kembali menerima bantuan sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia.
Sapi dengan bobot sekitar 800 kilogram itu rencananya akan disembelih di Masjid Baitul Mustofa di kawasan Perumahan Rumah Kito.
Maulana berharap masyarakat bisa merasakan manfaat dari bantuan sapi kurban tersebut. Menurutnya, ukuran sapi yang besar memungkinkan lebih banyak warga menerima daging kurban.
ASN Pemkot Jambi Ikut Berkurban
Selain menerima bantuan sapi Presiden, Pemkot Jambi juga menggelar pemotongan hewan kurban dari partisipasi ASN dan keluarga besar pemerintah kota.
Program itu rutin berjalan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
Panitia nantinya menyalurkan daging kurban kepada warga kurang mampu, masjid, pegawai harian lepas, dan sejumlah lembaga sosial di Kota Jambi.
Pemkot berharap kegiatan kurban ini dapat memperkuat semangat berbagi saat Idul Adha sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.
Fokus Jaga Ketahanan Pangan
Dalam kesempatan itu, Maulana juga mengapresiasi kinerja Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi.
Menurutnya, dinas tersebut mampu menjaga ketahanan pangan meski Kota Jambi tidak memiliki lahan pertanian yang luas.
Pemerintah memanfaatkan lahan tidur untuk mendukung kebutuhan pangan masyarakat. Upaya itu membuat Kota Jambi meraih penghargaan “Kota Aman Pangan Level Sedang” tertinggi di Provinsi Jambi.
“Kita memang tidak punya lahan pertanian luas, tetapi kita tetap bisa menjaga ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan yang ada,” tutup Maulana.
Penutup
Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat pengawasan hewan kurban menjelang Idul Adha 1447 Hijriah. Lewat pemeriksaan kesehatan dan layanan pengaduan cepat, Pemkot ingin memastikan masyarakat mendapatkan hewan kurban yang sehat dan aman dikonsumsi.(ar)









